0
News
    Home Berita Calvin Verdonk Featured John Herdman Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial TIMNAS Bulgaria Timnas Indonesia

    Meski Kalah dari Bulgaria, John Herdman Puji Performa Calvin Verdonk di Timnas Indonesia - Bolasport

    6 min read

     

    Meski Kalah dari Bulgaria, John Herdman Puji Performa Calvin Verdonk di Timnas Indonesia



    Calvin Verdonk mendapatkan sorotan khusus dari pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

    BOLASPORT.COM - Timnas Indonesia menelan kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga final FIFA Series 2026. Meski takluk, John Herdman memberikan kredit terhadap penampilan Calvin Verdonk.

    Bentrokan Timnas Indonesia vs Bulgaria digelar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Senin (30/3/2026) malam.

    Pasukan John Herdman tampil mengesankan sejak awal pertandingan dengan mengusung skema menyerang yang agresif di hadapan pendukung mereka sendiri.

    Bulgaria yang memiliki peringkat FIFA lebih bagus dari Indonesia justru terpaksa bermain bertahan menghadapi serangan demi serangan yang dilancarkan oleh Skuad Garuda.

    Meski mendominasi jalannya pertandingan, Timnas Indonesia akhirnya kebobolan melalui titik penalti pada menit ke-35 setelah Kevin Diks melakukan pelanggaran terhadap Zdravko Dimitrov di dalam kotak terlarang.

    Marin Petkov yang ditunjuk sebagai eksekutor berhasil mengeksekusi penalti dengan sempurna.

    Penalti tersebut menjadi satu-satunya gol yang tercipta sepanjang pertandingan dan mengantarkan Bulgaria menjadi juara FIFA Series 2026 edisi Indonesia.

    Meskipun gagal menjadi juara, pelatih John Herdman memberikan pujian khusus kepada Calvin Verdonk yang dianggapnya tampil memukau sepanjang pertandingan.

    Verdonk yang merupakan pemain LOSC Lille menunjukkan kualitas permainan yang luar biasa dan menjadi kunci dalam menjalankan sistem yang diterapkan oleh pelatih asal Inggris tersebut.

    Baca Juga: Kata Pelatih Bulgaria Usai Kalahkan Timnas Indonesia dan Juara FIFA Series 2026

    Daya juang dan kualitas permainan pemain berusia 28 tahun itu membuat Herdman takjub dan optimistis pada masa depan Timnas Indonesia.

    "Ya, saya akan mulai dengan Calvin. Saya rasa performanya malam ini luar biasa. Dia adalah pemain yang sangat lengkap," ujar Herdman kepada awak media termasuk BolaSport.com usai pertandingan.

    "Dia punya kecerdasan taktis, kecepatan, daya jelajah, akselerasi, dan dia jeli melihat peluang umpan. Jadi, Anda sudah melihat gaya permainan kami. Kami meminta para pemain untuk berani dan bermain di area tengah."

    "Menurut saya, hal ini penting bagi Indonesia mengingat tipe pemain yang kita miliki."

    "Saya rasa Calvin adalah bagian besar dari masa depan kita dalam hal kemampuan mengatur tempo lini tengah."

    "Melawan Bulgaria, tim Eropa yang terbiasa bermain di kompetisi besar, menurut saya kita menguasai lini tengah sepanjang malam dengan pemain seperti Verdonk, Pelupessy, dan Tjoe-A-On."

    "Saya rasa saat Verdonk masuk, dia benar-benar menunjukkan pemahamannya terhadap sistem kami," pungkas pelatih berusia 50 tahun tersebut.

    Baca Juga: Kata Jay Idzes usai Timnas Indonesia Kalah Tipis dari Bulgaria di Final FIFA Series: Awal yang Baik

    FIFA Series 2026 merupakan ajang perdana bagi John Herdman bersama Timnas Indonesia setelah resmi ditunjuk sebagai pelatih pada awal tahun ini.

    Meski gagal menjadi juara, gaya permainan Timnas Indonesia di bawah arahan eks juru taktik Timnas Kanada itu menunjukkan peningkatan kualitas yang signifikan.

    Sistem permainan yang diterapkan Herdman terlihat mulai dipahami dengan baik oleh para pemain termasuk kemampuan beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan formasi.

    Dalam dua pertandingan berbeda di FIFA Series 2026, Herdman menerapkan dua sistem permainan yang berbeda dan timnya mampu beradaptasi dengan baik.

    Peran Calvin Verdonk di lini tengah menjadi kunci kesuksesam Timnas Indonesia dalam mengontrol jalannya pertandingan melawan tim sekaliber Bulgaria.

    Beckham Putra juga mendapatkan sorotan dari Herdman karena mampu mengisi peran inside forward dengan baik di depan kotak penalti lawan.

    Herdman mengapresiasi kemampuan adaptasi timnya yang mampu berpindah dari formasi 4-4-2 ke sistem lima bek kemudian beradaptasi secara taktis di tengah pertandingan.

    Meski kekalahan tipis ini menyisakan kekecewaan, penampilan Timnas Indonesia secara keseluruhan memberikan harapan baru bagi sepak bola Indonesia di masa depan.

    Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

    Komentar
    Additional JS