0
News
    Home Berita Featured Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Indonesia Timnas Irak

    Laga Versus Timnas Indonesia Jadi Titik Balik, Pelatih Irak Siap Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026 - Semua Halaman - Bolasport

    6 min read

     

    Laga Versus Timnas Indonesia Jadi Titik Balik, Pelatih Irak Siap Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026 - Semua Halaman - Bolasport.com

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

    Selasa, 31 Maret 2026 | 07:40 WIB

    Timnas Irak selangkah lagi lolos ke Piala Dunia 2026 melalui final play-off interkontinental melawan Bolivia di Meksiko (31/3/2026). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

    BOLASPORT.COM - Pelatih timnas Irak asal Australia, Graham Arnold, siap mengukir sejarah dengan mengembalikan Singa Mesopotamia ke Piala Dunia.

    Sudah 40 tahun lamanya timnas Irak absen dari panggung turnamen terakbar sejagat.

    Piala Dunia 1986 menjadi penampilan pertama, sekaligus satu-satunya sejauh ini, bagi Singa Mesopotamia.

    Saat itu Irak menjadi juru kunci Grup B tanpa raihan satu pun angka kendati performanya tidak jelek-jelek amat.

    Mereka kalah beruntun hanya dengan skor tipis-tipis dari Paraguay (0-1), Belgia (1-2), dan tuan rumah Meksiko (0-1).

    Empat dekade berselang, Piala Dunia kembali ke Negeri Sombrero sebagai salah satu tuan rumah edisi 2026.

    Hal ini menjadi momentum terbaik bagi Irak untuk comeback ke panggung yang sama dengan jarak tinggal selangkah lagi.

    Tim asuhan Graham Arnold akan bersua Bolivia pada final play-off interkontinental di Monterrey, Selasa (31/3/2026) malam waktu setempat atau Rabu pagi WIB.

    Berpengalaman menjadi lawan saat masih membesut timnas Australia, Arnold terheran-heran mengapa negara dengan kultur sepak bola sekuat Iran sudah lama absen di Piala Dunia.

    "Di Irak, mereka semua memiliki semangat yang sama dan sangat mencintai sepak bola," ucap Arnold , seperti dikutip BolaSport.com dari ESPN.

    "Selama bertahun-tahun saya melatih atau bertanding melawan Irak, mereka selalu menjadi tim yang sangat tangguh."

    "Kemudian saya pun bertanya-tanya, mengapa mereka belum lolos kualifikasi Piala Dunia selama 40 tahun?" kata pelatih gaek berumur 62.

    Baca Juga: RESMI - Bek Persib Dipanggil Timnas Irak untuk Play-off Piala Dunia 2026

    Secara pribadi, Arnold ingin membuat sejarah dengan menjadi pelatih kedua yang meloloskan timnas Irak ke Piala Dunia.

    Sosok juru taktik dengan masa bakti terlama untuk timnas Australia itu mulai hijrah menukangi Singa Mesopotamia sejak 9 Mei 2025.

    Ketika itu Irak sedang menjalani putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

    Arnold meninggalkan jabatannya di Australia pada 20 September 2024.

    Pelatih Australia, Graham Arnold, saat memantau para pemainnya bertanding melawan timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2024).Pelatih Australia, Graham Arnold, saat memantau para pemainnya bertanding melawan timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (10/9/2024). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

    Momennya terjadi 10 hari setelah kegagalan mengalahkan timnas Indonesia di Jakarta pada matchday 2 Grup C.

    Bertanding di Gelora Bung Karno, Skuad Garuda yang sedang kuat-kuatnya saat itu menahan imbang Socceroos 0-0.

    Rasa frustrasi tersebut menjadi titik balik Arnold untuk mempertimbangkan posisinya di Australia dan memutuskan mundur.

    "Saya pernah mengatakan setelah pertandingan melawan Indonesia bahwa saya harus mengambil beberapa keputusan," kenang Arnold.

    "Setelah merenungkannya secara matang, insting saya mengatakan bahwa sudah waktunya untuk melakukan perubahan, baik bagi diri saya sendiri maupun tim ini (Australia)."

    "Itulah tujuan saya (lolos ke Piala Dunia dengan Irak). Itulah yang ingin saya lakukan."

    "Saya tidak datang ke sini untuk gagal, dan semua orang di ruangan ini harus percaya itu. Kami bisa melakukannya," tegas Arnold lagi.

    Komentar
    Additional JS