0
News
    Home Amerika Serikat Berita Dunia Internasional Featured Iran Israel Konflik Timur Tengah MotoGP MotoGP Qatar Spesial

    GP Qatar Diundur Imbas Perang Amerika-Israel dan Iran, Jadwal MotoGP 2026 Lebih Panjang - Bolasport

    7 min read

     

    GP Qatar Diundur Imbas Perang Amerika-Israel dan Iran, Jadwal MotoGP 2026 Lebih Panjang


    Dua pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia dan Marc Marquez beradu kecepatan dalam balapan MotoGP Qatar 2025 (DUCATI.COM)

    BOLASPORT.COM - MotoGP umumkan perubahan besar kalender karena balapan Qatar diundur dengan menjadwal ulang Grand Prix Qatar karena perang Iran.

    MotoGP tidak akan membatalkan Grand Prix Qatar karena konflik Timur Tengah yang sedang berlangsung, dan malah memilih untuk mengubah kalendernya untuk menempatkannya pada akhir tahun ini.

    Sejak serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran pada 28 Februari menjerumuskan Timur Tengah ke dalam konflik, Grand Prix Qatar yang akan datang diragukan.

    Dijadwalkan berlangsung pada akhir pekan 10-12 April, konfirmasi dari Formula 1 pada Sabtu malam bahwa Grand Prix Bahrain pada tanggal yang sama telah dibatalkan membuat nasib yang sama kemungkinan akan terjadi pada putaran GP Qatar di Sirkuit Lusail.

    Namun, MotoGP sekarang telah memastikan bahwa mereka telah menunda balapan, daripada membatalkannya sepenuhnya, ke akhir pekan 8 November.

    Dengan demikian, MotoGP terpaksa melakukan perubahan besar kalender yang akan membuat musim berakhir lebih lambat dari yang direncanakan.

    Qatar sekarang akan menjadi bagian akhir dari tiga balapan beruntun bersama Australia dan Malaysia.

    Grand Prix Portugal kini diundur ke akhir pekan tanggal 22 November, dengan putaran final Valencia sekarang pada tanggal 29 November.

    Ini berarti tes pasca balapan Valencia, yang akan menandai debut publik mesin 850cc baru, kemungkinan akan berlangsung pada hari Selasa, 1 Desember.

    Baca Juga: Ducati Tak Sepenuhnya Alami Bencana, Bagnaia yang Masih Bikin Tanda Tanya

    "Keputusan ini diambil dengan sangat hati-hati dan dalam koordinasi penuh dengan mitra kami di Qatar dan di seluruh paddock," kata CEO MotoGP Carmelo Ezpeleta dalam laman resmi MotoGP.

    “Prioritas kami selalu keselamatan dan kesejahteraan semua orang yang terlibat dalam MotoGP, serta memastikan bahwa setiap grand prix diselenggarakan dengan standar setinggi mungkin."

    “Kami juga menyadari pentingnya memberikan kejelasan kepada penggemar kami sedini mungkin, dan pemegang tiket akan diberi kesempatan untuk mengalihkan tiket mereka ke acara berikutnya.

    “Saya juga ingin berterima kasih kepada mitra kami di Portimao dan Valencia atas kolaborasi dan fleksibilitas mereka dalam membantu kami mewujudkan transisi yang lancar ke kalender yang direvisi."


    “Kami yakin bahwa jadwal yang diperbarui akan memungkinkan kami untuk mempertahankan kualitas kejuaraan sambil menawarkan musim balap yang luar biasa bagi para penggemar.”

    Presiden Federasi Motor Qatar dan Sirkuit Internasional Lusail (LIC), Abdulrahman bin Abdullatif Al Mannai mendukung keputusan Dorna selaku penyelenggara MotoGP.

    Federasi Motor dan Sepeda Motor Qatar (QMMF) dan Sirkuit Internasional Lusail (LIC) menghormati dan mendukung keputusan Grup Olahraga dan Hiburan MotoGP untuk menunda Grand Prix MotoGP Qatar Airways Qatar hingga 6–8 November," ucap Abdulrahman,

    “Kami dengan tulus berterima kasih kepada para penggemar, tim, dan mitra kami atas pengertian dan dukungan mereka yang berkelanjutan, dan kami berharap dapat menyambut semua orang kembali ke Sirkuit Internasional Lusail.”

    MotoGP mengkonfirmasi bahwa Grand Prix Qatar, yang semula dijadwalkan pada bulan April, telah ditunda hingga 8 November karena situasi geopolitik yang sedang berlangsung di Timur Tengah.

    Keputusan ini telah diambil dalam koordinasi erat dengan Federasi Internasional Motocyclisme (FIM), Promotor, dan otoritas lokal di Qatar.

    Tujuan utama untuk memastikan keselamatan, kesejahteraan, dan penyelenggaraan acara dengan kualitas terbaik bagi semua peserta dan penonton.

    Setelah perencanaan skenario dan analisis kalender yang ekstensif, tanggal yang direvisi telah dipilih untuk memastikan gangguan minimal pada jadwal MotoGP yang lebih luas.

    FIM sepenuhnya mendukung keputusan untuk menjadwal ulang Grand Prix Qatar," ucap Presiden FIM, Jorge Viegas.

    "Mengingat situasi geopolitik saat ini, keselamatan para pembalap, tim, ofisial, dan penggemar kami harus selalu menjadi prioritas utama."

    "Kami yakin bahwa kalender yang diperbarui memastikan bahwa acara di Qatar dapat diselenggarakan dalam kondisi yang paling aman dan profesional.”

    Revisi kalender MotoGP 2026 setelah GP Qatar diundur.Revisi kalender MotoGP 2026 setelah GP Qatar diundur. (MOTOGP.COM)

    Baca Juga: Punya Bekal dari Musim Lalu tapi Finis di Belakang Veda, Pembalap Ini Masuk Kandidat Rookie of The Year

    Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

    Komentar
    Additional JS