SK NTB-NTT Tuan Rumah PON XXII/2028 Tinggal Tunggu Menpora - pos Merdeka
POSMERDEKA.COM, MATARAM – Wakil Ketua Komisi X DPR, Lalu Hadrian Irfani mengungkapkan, kepastian penetapan Nusa Tenggara Barat bersama Nusa Tenggara Timur menjadi tuan rumah PON XXII tahun 2028 tinggal menunggu surat keputusan (SK) ditandatangani oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora).
“Draf SK NTB-NTT tuan rumah PON 2028 sudah ada di meja Menpora. Tinggal kita dorong sedikit. Dan itu tugas saya untuk memaksa agar surat ini segera ditandatangani,” tegas Lalu Hadrian Irfani di Mataram, Senin (9/2/2026).
Politisi yang akrab disapa Miq Ari ini menegaskan komitmennya untuk mengawal penuh agar proses administratif PON XXII 2028 ini segera rampung. Ia bahkan mengaku siap memberikan dorongan kuat agar SK tersebut segera ditandatangani Menpora dalam waktu dekat.
Target-nya tidak main-main. Miq Ari memproyeksikan status sah NTB-NTT tuan rumah PON akan keluar paling lambat pekan depan. Hal ini merujuk pada seluruh syarat administrasi yang diklaim sudah terpenuhi secara lengkap. “Insya Allah kalau tidak ada halangan, paling lambat minggu depan kita sudah minta dan NTB-NTT tuan rumah PON XXII 2028 resmi sah secara hukum,” ujarnya.
Miq Ari menjelaskan bahwa Gubernur NTB dan Gubernur NTT sebelumnya telah bersurat resmi kepada Menpora mengenai kesiapan daerah masing-masing. Syarat pendukung dari KONI pusat pun sudah dikantongi, sehingga tidak ada alasan lagi untuk menunda pelaksanaan PON XXII 2028 di dua provinsi bertetangga tersebut.
Namun, ada satu langkah krusial yang harus segera dilakukan, yakni pertemuan segitiga antara pemimpin daerah. Mengingat prinsip PON XXII 2028 adalah tanpa membangun arena baru, keterlibatan Jakarta menjadi opsi rasional untuk menampung cabang olahraga (cabor) tertentu.
“Ada satu hal penting, yakni pertemuan tiga kepala daerah, Gubernur NTB, NTT, dan Jakarta. Ini penting karena ada beberapa cabang olahraga yang tidak memungkinkan digelar di NTB atau NTT karena keterbatasan arena” jelas Miq Ari, seperti dilansir posmerdeka.com dari antaranews.
Opsi pemindahan sejumlah cabang olahraga ke Jakarta menjadi solusi agar PON XXII 2028 tetap berjalan dengan standar internasional tanpa membebani APBN dan APBD untuk pembangunan gedung baru. Beberapa cabang olahraga yang kemungkinan besar ditarik ke Jakarta adalah boling, akuatik, hingga berkuda.
“Solusinya, cabang olahraga yang arena-nya belum tersedia dipindahkan ke Jakarta. NTB kebagian apa, NTT apa, dan Jakarta apa. Jika tiga kepala daerah sudah sepakat dan ada keputusan tetap, maka persiapan PON XXII 2028 langsung jalan,” terang Miq Ari.
Untuk itu, ia mengajak seluruh pihak mendukung penuh momentum NTB-NTT tuan rumah PON 2028. Ia memastikan bahwa anggaran untuk suksesnya ajang olahraga bergengsi ini akan diperjuangkan secara maksimal di level pusat.
“Setelah SK ditandatangani Menpora, pada tahun 2027 kami di Komisi X DPR RI pasti akan memperjuangkan anggaran PON XXII 2028. Kapan lagi kita menjadi tuan rumah kalau bukan sekarang,” pungkas Miq Ari. yes