0
News
    Home Berita Bulu Tangkis Featured Spesial Thomas Cup Uber Cup

    Prancis Menang karena Ganda Putra Dadakan, Ini Daftar Tim Lolos Thomas dan Uber Cup 2026 - Bolasport

    8 min read

     

    Prancis Menang karena Ganda Putra Dadakan, Ini Daftar Tim Lolos Thomas dan Uber Cup 2026


    Protes dilayangkan oleh Alex Lanier (Prancis) dan Viktor Axelsen (Denmark) saat saling berhadapan pada babak 16 besar China Masters 2025, Kamis (18/9/2025). (TANGKAPAN LAYAR BWF TV)

    BOLASPORT.COM - Prancis dan Bulgaria mencetak sejarah dengan mematahkan dominasi Denmark yang telah lama berlangsung di Eropa pada final Kejuaraan Beregu putra dan putri Eropa 2026 di Istanbul, Turki, Minggu (15/2/2026).

    Bagi tim putra Prancis dan tim putri Bulgaria, ini adalah gelar tim terbesar mereka hingga saat ini. Kekalahan Denmark pada final beregu putra menandai pertama kalinya mereka gagal meraih gelar setelah memenangkan setiap edisi sejak turnamen tersebut pertama kali digelar pada 2006.

    Pada final beregu putri, Kaloyana Nalbantova memimpin Bulgaria, dengan pemain berusia 19 tahun itu melakukan comeback dan meraih kemenangan atas Line Kjaersfeldt, 8-21 22-20 21-16.

    “Saya senang bisa membawa kemenangan bagi Bulgaria dan tim saya. Ini pertandingan pertama saya melawan Line," kata Nalbantova dilansir dari laman BWF Badminton.

    "Awalnya sulit karena saya tidak bisa mengimbangi kecepatannya. Saya agak mengantuk di awal, tetapi entah bagaimana saya berhasil memenangkan game kedua dengan skor 22-20."

    “Awalnya saya tidak percaya diri dan dia unggul. Di game kedua saya mencoba melakukan yang terbaik dan menerima apa yang terjadi. Poin demi poin saya mulai mendapatkan kembali kepercayaan diri saya.”

    Denmark mengalami pukulan kedua dengan Mia Blichfeldt kalah dari Stefani Stoeva, 22-20 21-13.

    “Tidak cukup baik bahwa saya tidak menyelesaikan game pertama,” ujar Blichfeldt.

    “Stefani tidak melakukan kesalahan yang sama seperti saya. Saya merasa tidak enak badan hari ini. Ini bukan penampilan terbaik saya, tetapi selamat kepada Stefani karena terus berjuang.”

    “Kami selalu menjadi favorit. Terkadang menjadi underdog itu bagus. Ada peralihan generasi besar di Eropa. Ada banyak tekanan pada tunggal putri kami minggu ini dan sayangnya saya dan Line tidak bisa meraih kemenangan hari ini.”

    Meskipun Line Christophersen menjaga peluang Denmark dengan memenangkan tunggal ketiga, Stefani kembali untuk ganda putri bersama saudara perempuannya, Gabriela Stoeva.

    Baca Juga: Toma Junior Popov Bangga Bawa Prancis Jadi Tim Terbaik Eropa usai Tumbangkan Denmark

    Duet kakak beradik itu terlalu kuat untuk Amalie Cecile Kudsk/Amalie Schulz, mengakhiri pertandingan dengan skor 21-11 21-9.

    Sementara itu, tim putra Denmark telah mengalahkan Prancis pada dua final sebelumnya (2016 dan 2024), tetapi Prancis membalikkan keadaan di Istanbul.

    Christo Popov kalah dalam pertandingan pembuka yang sulit melawan Anders Antonsen, tetapi Alex Lanier dan Toma Junior Popov membawa Prancis unggul 2-1. Duo ganda putra andalan Denmark, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen, berhasil menyamakan kedudukan,

    Pertandingan berlanjut ke laga kelima, dengan Prancis menurunkan pasangan dadakan Thom Gicquel/Toma Junior Popov melawan Daniel Lundgaard/Mads Vestergaard.

    Pasangan dadakan tersebut mendominasi pasangan Denmark peringkat 25 dunia, dan memenangkan pertandingan di game kedua dengan skor 21-19 21-12.

    “Ini luar biasa. Saya hampir menangis,” kata Toma Junior Popov.

    “Saat kami melangkah ke lapangan, kami ingin memberikan yang terbaik untuk Prancis dan kami berjuang mati-matian. Saya senang usaha kami membuahkan hasil hari ini.

    “Kami sering kalah di final; tetapi sekarang akhirnya kami berhasil.”

    Gicquel, yang biasanya tampil pada nomor ganda campuran, menjelaskan bagaimana kombinasi dadakan itu berhasil.

    “Dengan Tommy, kami senang bermain bersama, kami selalu saling mendukung, jadi itu alami sejak awal. Kami cukup percaya diri untuk bermain bagus, tetapi kami tahu kami harus memainkan pertandingan yang hebat jika ingin menang," tutur Gicquel

    “Akhirnya emas. Kami memimpikannya sepanjang hidup kami. Kami telah melihat Denmark memegang emas terlalu sering, jadi kami sangat senang membawa pulang ini.”

    Baca Juga: Performa Tunggal Putra Dikesampingkan, BAM Ingin Penantian 34 Tahun Thomas Cup Diakhiri di Tangan Lee Chong Wei

    DAFTAR TIM LOLOS THOMAS CUP 2026 DAN UBER CUP 2026.

    THOMAS CUP

    1. China (juara bertahan)
    2. Denmark (tuan rumah)
    3. Jepang (Asia)
    4. Indonesia (Asia)
    5. Korea Selatan (Asia)
    6. Taiwan (Asia)
    7. Prancis (Eropa)
    8. Inggris (Eropa)
    9. Swedia(Eropa)
    10. Jerman (Eropa)
    11. Algeria (Afrika)
    12. Kanada (Pan Amerika)
    13. Australia (Oseania)
    14. Malaysia (berdasarkan ranking)
    15. India (berdasarkan ranking)
    16. Thailand (berdasarkan ranking)

    UBER CUP

    1. China (juara bertahan)
    2. Denmark (tuan rumah)
    3. Korea Selatan (Asia)
    4. Taiwan (Asia)
    5. Indonesia (Asia)
    6. Jepang (Asia)
    7. Bulgaria (Eropa)
    8. Ukraina (Eropa)
    9. Turki (Eropa)
    10. Prancis (Eropa)
    11. Afrika Selatan (Afrika)
    12. Kanada (Pan Amerika)
    13. Australia (Oseania)
    14. Thailand (berdasarkan ranking)
    15. Malaysia (berdasarkan ranking)
    16. India (berdasarkan ranking)

    Keterangan : Negara-negara yang lolos berdasarkan peringkat menggantikan China (pemegang trofi) dan Denmark (tuan rumah), yang menduduki empat posisi teratas pada kejuaraan tim kontinental masing-masing.

    Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

    Komentar
    Additional JS