Pep Guardiola Bela Palestina, Komunitas Yahudi Manchester Iri Merasa Tidak Dipedulikan - Superball
SUPERBALL.ID - Dukungan Pep Guardiola untuk Palestina jadi polemik, komunitas Yahudi memperingatkan manajer Manchester City agar berhati-hati dalam berbicara.
Dewan Perwakilan Yahudi Greater Manchester keberatan dengan ucapan Pep Guardiola tentang para korban konflik global, mereka sampai frustrasi dengan itu.
Kelompok Yahudi tersebut mengkhawatirkan tindakan anti-Semit yang dapat dipicu dengan bahasa serupa yang disampaikan Guardiola.
Sebelumnya, manajer Man City menyatakan dukungannya untuk para korban konflik di Gaza, hal itu dilakukan pada pekan lalu di Spanyol.
Guardiola menyampaikan pidato dukungan untuk anak-anak Palestina dalam sebuah acara amal di kota kelahirannya, Barcelona.
Pada Selasa lalu, Guardiola bicara kepada wartawan dalam konferensi pers soal bagaimana penderitaan orang-orang tak berdosa yang terjebak dalam konflik.
Tak hanya di Palestina tapi juga di Sudan dan Ukraina, hal itu menyakitinya serta membuatnya terdorong untuk berbicara tentang masalah tersebut.
“Ketika ribuan orang tak bersalah menjadi korban, itu menyakitkan," kata Pep Guardiola.
"Jika sebuah ide harus dipertahankan dengan mengorbankan banyak nyawa, saya akan berdiri dan bersuara."
Baca Juga: Aksi Bela Palestina! Pep Guardiola: Assalamualaikum, Pemimpin Dunia Pengecut!
Ucapannya itulah yang memantik protes dari kelompok Yahudi dan memperingatkan agar Guardiola berhati-hati dalam berbicara.
"Kami telah berulang kali meminta tokoh-tokoh terkemuka untuk berhati-hati dengan kata-kata yang mereka gunakan."
"Mengingat bagaimana orang-orang Yahudi harus menanggung serangan di seluruh dunia," bunyi pernyataan Dewan Yahudi di akun X pribadi mereka.
"Pep Guardiola adalah seorang manajer sepak bola. Meskipun refleksi kemanusiaannya mungkin bermaksud baik, dia seharusnya fokus pada sepak bola," imbuhnya.
Tak sampai di situ, kelompok ini juga menuduh Guardiola telah gagal total dalam menunjukkan solidaritas dengan komunitas Yahudi di Manchester.
Hal itu mengacu pada serangan Oktober lalu di Sinagoge Heaton Park, di mana dua orang tewas dalam insiden tersebut.
Dewan Yahudi merasa jengkel dengan Guardiola karena dianggap berat sebelah dan lebih memilih Palestina ketimbang kelompok mereka.
"Hal ini sangat menjengkelkan mengingat kegagalannya sama sekali untuk menggunakan platform pentingnya."
Baca Juga: Liga Champions - Tak Paham Situasi, Pep Guardiola Sempat Khawatir Lihat Taktik Jose Mourinho
"Guna menunjukkan solidaritas apa pun kepada komunitas Yahudi yang menjadi sasaran serangan teroris beberapa mil dari Stadion Etihad,"
"Kami memohon kepada Bapak Guardiola untuk lebih berhati-hati dalam ucapannya di masa mendatang."
"Mengingat risiko signifikan yang dihadapi oleh komunitas kami," pungkas Dewan Yahudi Manchester.
Pep Guardiola memang telah berulang kali menunjukkan kepeduliannya terhadap Palestina, ia jadi satu-satunya pelatih yang berani vokal atas isu ini.
Namun seiring hal itu dilakukan, Guardiola tentu sadar konsekuensi yang harus ia tanggung, salah satunya protes dari kelompok Yahudi ini.