0
News
    Home Berita Featured Persija Jakarta Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial

    Manajer Persija Ardhi Tjahjoko Bicara Blak-blakan soal Tudingan Macan Kemayoran Terlalu Brasil-sentris - Bolasport

    9 min read

     

    Manajer Persija Ardhi Tjahjoko Bicara Blak-blakan soal Tudingan Macan Kemayoran Terlalu Brasil-sentris


    Manajer Persija Jakarta, Ardhi Tjahjoko, bicara blak-blakan soal tudingan bahwa Macan Kemayoran terlalu Brasil-sentris. (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

    BOLASPORT.COM - Didominasi banyak pemain asal Negeri Samba membuat Persija Jakarta disebut Brasil-sentris. Manajer Ardhi Tjahjoko pun buka suara terkait tudingan itu dan ia menegaskan bahwa tim pelatih selalu bersikap adil dalam memilih pemain, sehingga tak ada yang dianakemaskan.

    Persija Jakarta di Super League 2025/2026 ini memang telah mendatangkan sebanyak 11 pemain asing.

    Namun, dari 11 pemain asing yang dimiliki oleh Macan Kemayoran ini setidaknya 10 pemainnya berasal dari Brasil.

    Hal ini membuat banyak pihak menganggap Persija merupakan salah satu klub yang Brasil-sentris, karena saat main pelatih Macan Kemayoran Mauricio Souza juga lebih sering memainkan pemain asal Negeri Samba jadi starter.

    Baca Juga: Andritany Adhiyasa Sudah Berusia 34 Tahun, Cyrus Margono 'OTW' Jadi Kiper Nomor Satu Persija

    Pasalnya, banyak klub-klub di Super League yang memiliki banyak pemain asing dan tak sedikit dari beda-beda negara.

    Sementara Persija sebanyak 10 pemain yakni Carlos Eduardo, Paulo Ricardo, Thales Lira, Jean Mota, Van Basty Souza, Allano Lima, Gustavo Almeida, Tubarao, Fabio Calonego, dan Maxwell Souza berasal dari Brasil.

    Sedangkan hanya ada satu pemain Persija yang berasal dari Moroko yakni Alaaeddine Ajaraie.

    Ardhi Tjahjoko pun menanggapi soal Persija yang disebut Brasil-sentris ini.

    “Kalau Brasil-sentris, ya pemainnya Brasil semua kan pemain kita. Pemain asingnya kan rata-rata Brasil semuanya. Cuma satu dari Maroko ya,” ujar Ardhi Tjahjoko sebagaimana dikutip BolaSport.com dari YouTube Persija TV, Jumat (20/2/2026).

    Ardhi Tjahjoko menegaskan bahwa meski Mauricio Souza juga berasal dari Brasil, tetapi mantan pelatih Madura United tersebut juga tetap memilih pemain yang siap.

    Menurutnya, untuk starting line-up yang diturunkan main tidak selalu pemain Brasil, karena Mauricio selalu adil dalam memilih yang memang dinilai lebih siap.

    “Saya rasa tidak (Brasil-sentris). Karena saya tahu pelatih ya,” kata Ardhi Tjahjoko.

    “Dia akan memasang pemain pada saat starting lineup-nya, itu pasti pemain yang siap,” ucapnya.

    Manajer Persija ini menegaskan untuk pemilihan pemain tentu saja tim pelatih yang lebih paham.

    Baca Juga: Dengan Nada Kesal, Mauricio Souza Ungkap Alasan Jarang Mainkan Pemain Baru Persija

    Oleh karena itu, tim pelatih selalu memilih pemain yang dinilai siap, dan apabila pemain lokal lebih perform tentu saja akan dipilih.

    Ardhi juga menilai kesiapan ini juga dilihat dari kondisi pemain juga, karena tim pun pasti ingin mendapat hasil terbaik dalam setiap pertandingan.

    Oleh karena itu, Ardhi menegaskan bahwa pemain selalu dipilih sesuai dengan yang paling siap dan tak selalu pemain Brasil yang diturunkan sebagai starter.

    “Ya makanya. Dalam hal ini kita fair. Memang pemain Brasil itu siap dibanding yang pemain lokal,” ungkap Ardhi.

    “Jadi walaupun nanti yang pemain lokal tetap dikasih kesempatan juga. Tapi yang mana yang paling siap, sesuai dengan tadi dokter tadi, istirahatnya semuanya, ya itu yang akan dipasang oleh Mauricio,” tegasnya.

    Lebih lanjut, saat ditanya terkait ke depannya apakah Persija akan melakukan penyeimbangan.

    Apalagi setiap orang awam hanya akan melihat fakta yang ada di lapangan, karena lebih banyak pemain Brasil yang dimainkan hingga disebut Brasil-sentris.

    Ardhi mengaku sampai saat ini belum ada terkait rencana itu, karena sejak awal memang manajemen lebih memilih pemain Brasil karena salah satunya soal komunikasi.

    Menurutnya, apabila pemain memiliki komunikasi yang sama, tentu akan lebih mudah dan permainan pun bisa lebih mengalir.

    Baca Juga: Respons Manajemen Persija usai Ryo Matsumura Mengakui Pernah Ditunggak Gajinya, Buka-bukaan Akar Masalah

    Hal ini bisa terlihat dalam setiap pertandingan Persija bahwa komunikasi dan ikatan antar pemain pun bagus.

    Bahkan aliran bola yang selalu ditunjukkan Persija disetiap pertandingan berjalan dengan baik.

    Chemistry antar pemain bahkan tak hanya pemain Brasil, karena dengan para pemain lokal pun berjalan baik saat pertandingan.

    Untuk itu, saat ini Persija pun bersaing di papan atas dengan menempati peringkat ketiga dengan mengemas 44 poin.

    “Ya. Kalau sementara ini ya belum ada. Kita kemarin beli pemain ya memang dari Brasil,” tutur Ardhi.

    “Satu sisi untuk komunikasi biar, biar gampang. Terus irama main bolanya biar kelihatan juga kan di situ nanti,” pungkasnya.

    Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

    Komentar
    Additional JS