0
News
    Home Berita Featured Jose Mourinho Piala Dunia Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Vinicius Jr

    Buntut Kasus Rasialis ke Vinicius, Mourinho Disebut Menyedihkan oleh Juara Piala Dunia - Bolasport

    6 min read

     

    Buntut Kasus Rasialis ke Vinicius, Mourinho Disebut Menyedihkan oleh Juara Piala Dunia


    Pelatih Benfica, Jose Mourinho, dikritik karena tidak membela Vinicius Junior yang mengalami pelecehan rasialis. (OZAN KOSE / AFP)

    BOLASPORT.COM - Pelatih BenficaJose Mourinho, dikritik karena tidak membela Vinicius Junior yang mengalami pelecehan rasialis.

    Sebuah laga penuh drama tersaji saat Benfica menjamu Real Madrid pada leg pertama play-off babak 16 besar Liga Champions 2025-2026.

    Mentas di Estadio da Luz, Selasa (17/2/2026) atau Rabu dini hari WIB, duel berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan tim tamu.

    Vinicius Junior jadi pembeda lewat gol tunggalnya.

    Pemain sayap timnas Brasil itu melepaskan tembakan dari sisi kiri kotak penalti dan bikin bola melesat ke pojok kanan gawang.

    Selepas mencetak gol cantik, Vinicius berlari menuju bendera di pojok lapangan untuk melakukan selebrasi dengan berjoget.

    Aksi sang winger lantas memantik emosi beberapa pemain Benfica.

    Baca Juga: Bek Real Madrid Ungkap Kondisi Vinicius usai Diduga Jadi Korban Rasis Bintang Benfica

    Usai berjoget, ketika hendak memulai lagi pertandingan, Vinicius terlibat adu mulut dengan Gianluca Prestianni dari Benfica.

    Kemudian dia langsung berlari ke arah wasit dan melaporkan bahwa dirinya mendapat hinaan bernada rasisme.

    Sebagai bentuk protes, Vinicius kabur ke bangku cadangan.

    Partai sempat berhenti selama 10 menit sebelum dilanjutkan kembali.

    Saat ditanya apakah selebrasi Vinicius telah memprovokasi para pemain dan penggemar Benfica, Mourinho tak ragu untuk menyatakan opininya.

    "Ya, saya percaya begitu," ucap eks juru taktik Real Madrid.

    "Kata-kata yang mereka pertukarkan, Prestianni dengan Vinicius, saya ingin bersikap independen."

    "Saya bilang kepada dia bahwa ketika Anda mencetak gol seperti itu, Anda hanya perlu merayakannya dan balik ke daerah sendiri," pungkas Mourinho.

    Pernyataan Mourinho mendapat respons keras dari juara Piala Dunia 1998 bersama Prancis, Lilan Thuram.

    Si pelatih asal Portugal dianggap kurang berempati karena menyudutkan Vinicius alih-alih membela korban pelecehan rasialis.

    "Sangat menyedihkan bahwa dia membuat Vinicius percaya bahwa dirinya bertanggung jawab atas rasisme yang dideritanya,” kata Thuram seperti dikutip BolaSport.com dari La Vaguardia.

    “Rasa superioritas yang dimiliki sebagian orang kulit putih mencegah mereka untuk menempatkan diri mereka pada posisi korban,” tutur mantan bek Parma dan Juventus itu.

    Baca Juga: Kasus Rasialis Vinicius Semakin Panas, Mourinho Dituduh Manipulasi Psikologis

    Organisasi amal anti-rasisme, Kick It Out, juga mengutuk komentar Mourinho.

    Mereka menyebut Mou sedang memanipulasi situasi.

    "Ketika seseorang melaporkan diskriminasi dalam sepak bola, atau di mana pun, prioritas utama adalah agar mereka didengarkan dan merasa didukung," tulis Kick It Out di Twitter atau X.

    "Fokus pada selebrasi gol Vinicius Jr atau sejarah klub, alih-alih mengakui laporan tersebut, adalah bentuk manipulasi psikologis."

    "Pendekatan ini tidak hanya merugikan individu yang terkena dampak, tetapi juga mengirimkan pesan yang salah kepada orang lain di seluruh dunia yang mungkin mengalami situasi serupa."

    "Para pemimpin dalam sepak bola memiliki peran penting dalam menetapkan standar, dan momen seperti ini membutuhkan kepemimpinan bertanggung jawab yang memperkuat rasa hormat, inklusi, dan akuntabilitas."

    "Kami menantikan penyelidikan menyeluruh atas insiden ini dengan akuntabilitas yang sesuai terkait dengan hasilnya," lanjut isi cuitan mereka.

    Kasus rasialias Vinicius bukan satu-satunya drama dalam duel Benfica vs Real Madrid.

    Menjelang akhir pertandingan, Mourinho menciptakan drama lainnya setelah diganjar kartu merah.

    Nakhoda asal Portugal itu dikeluarkan dari lapangan akibat melakukan protes berlebihan.

    Mourinho protes kepada wasit karena tidak memberikan kartu kuning kepada Vinicius yang melanggar salah satu pemain Benfica.

    Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

    Komentar
    Additional JS