Kontrak di Klub Vietnam Siap Diputus, Peserta ASEAN Cup 2026 Ngebet CLBK dengan Pelatih Eropa - Semua Halaman - Superball
Kontrak di Klub Vietnam Siap Diputus, Peserta ASEAN Cup 2026 Ngebet CLBK dengan Pelatih Eropa - Semua Halaman - Superball.id
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Sabtu, 21 Februari 2026 | 18:36 WIB
Mantan pelatih timnas U-23 Myanmar, Velizar Popov, tengah menyaksikan laga pembuka SEA Games 2021. (Zing)
SUPERBALL.ID - Federasi Sepak Bola Myanmar (MFF) telah menyatakan ketertarikannya pada pelatih The Cong Viettel FC, Velizar Popov, untuk melatih tim nasional.
MFF menyatakan bahwa mereka mungkin akan menunjuk pria berusia 51 tahun itu sebagai pelatih tim nasional di ASEAN Cup 2026.
Velizar Popov memiliki awal yang relatif sukses bersama The Cong Viettel FC di musim 2025/2026.
Setelah 13 pekan di Liga Vietnam, Viettel FC saat ini berada di peringkat ketiga klasemen dengan 6 kemenangan, 3 hasil imbang, dan 2 kekalahan.
Mengingat banyaknya perubahan dalam skuad, performa saat ini dianggap telah melampaui ekspektasi.
Baca Juga: Reaksi Media Vietnam Lihat Klarifikasi Erick Thohir soal Tuduhan Skandal Naturalisasi Malaysia
Meskipun demikian, manajemen tim masih menargetkan untuk bersaing memperebutkan gelar juara musim ini.
Pada kenyataannya, ambisi tersebut datang dengan tantangan yang cukup besar.
Viettel FC tidak lagi memiliki pemain kunci seperti Duc Chien, Hoang Duc, atau Tien Anh, yang telah pindah ke Ninh Binh.
Pemain lokal yang tersisa sebagian besar adalah pemain muda yang kurang memiliki kematangan dan pengalaman.
Oleh karena itu, kekuatan tim saat ini sangat bergantung pada trio pemain asing yaitu Pedro Henrique, Wesley Natao, dan Lucao.
Dari perspektif Velizar Popov, meraih gelar juara dalam kondisi saat ini dianggap sebagai tugas yang sulit.
Perubahan personel telah menciptakan banyak kendala baginya dalam menstabilkan gaya bermain tim dan membangun skuad dengan kedalaman yang memadai.
Selain itu, perbedaan arah dan tujuan antara kepemimpinan klub dan realitas skuad saat ini telah meningkatkan tekanan.
Hal ini menimbulkan keraguan serius tentang masa depan Popov bersama The Cong Viettel FC.
Kontrak pelatih asal Bulgaria dengan The Cong Viettel berlaku hingga akhir musim 2026/2027.
Baca Juga: AFC Beri Kepastian soal Kans 7 Pemain Naturalisasi Ilegal Bela Malaysia Lawan Vietnam
Namun, MFF dilaporkan bersedia membayar biaya pemutusan kontrak untuk membawa sang pelatih memimpin Timnas Myanmar dalam waktu dekat.
Popov belum membuat keputusan apa pun tentang masa depannya karena ia fokus membantu The Cong Viettel mencapai tujuan mereka di musim ini.
Sebaliknya, MFF telah menunjukkan niat baik dengan bersedia menunggu Popov menyelesaikan musim sebelum memasuki negosiasi lebih lanjut.
Dipahami bahwa MFF berharap untuk menunjuk Popov sebelum ASEAN Cup 2026 guna memberikan waktu yang cukup bagi persiapan Timnas Myanmar.
Popov bukan sosok yang asing bagi MFF mengingat ia sebelumnya pernah memimpin Timnas U-23 Myanmar pada 2019-2022.
Periode ini memberinya pemahaman tertentu tentang lingkungan sepak bola negara tersebut.
Beberapa mantan pemainnya dari tim U-23 kini telah menjadi pemain kunci bagi Timnas Myanmar, sehingga menciptakan fondasi yang menguntungkan jika kedua pihak bersatu kembali.
Masa depan Popov kemungkinan besar akan bergantung pada performa Viettel FC dari sekarang hingga akhir musim.
Jika target klub tidak dapat tercapai, sangat mungkin ia akan mempertimbangkan tawaran dari MFF untuk melatih Timnas Myanmar.
Di ASEAN Cup 2026, Myanmar tergabung di Grup B bersama Thailand, Malaysia, Filipina, dan Laos.