Kata Sumardji Usai Dihukum Berat FIFA: Tidak Masuk Akal - Semua Halaman - Bolasport
Kata Sumardji Usai Dihukum Berat FIFA: Tidak Masuk Akal - Semua Halaman - Bolasport.com
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Rabu, 4 Februari 2026 | 16:00 WIB
Kepala Badan Tim Nasional sekaligus Anggota Komite Eksekutif PSSI, Sumardji, sedang memberikan keterangan kepada awak media di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Kamis (20/11/2025). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)
BOLASPORT.COM - Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, angkat bicara usai mendapatkan hukuman berat dari FIFA.
Kata Sumardji, hukuman tersebut tidak masuk akal.
FIFA menjatuhkan hukuman kepada Sumardji karena dinilai telah melakukan penyerangan terhadap wasit asal China, Ma Ning.
Kejadian itu datang selepas timnas Indonesia kalah 0-1 pada laga Grup B Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadiong King Abdullah, Jeddah, Arab Saudi, 11 Oktober 2025.
Dalam laporan Komite Disiplin (Komdis) FIFA, Sumardji dinilai menyerang Ma Ning dari belakang.
Ma Ning sampai terjatuh usai diserang Sumardji.
Ma Ning langsung memberikan kartu merah kepada Sumardji yang saat itu menjabat sebagai manajer timnas Indonesia.
Sumardji dianggap melanggar pasal 14 Kode Disiplin FIFA poin 1 soal penyerangan kepada perangkat pertandingan.
FIFA akhirnya menjatuhi sanksi berat kepada Sumardji tidak boleh mendampingi timnas Indonesia dalam 20 pertandingan ke depan.
Selain itu, Sumardji juga dihukum denda sebesar 15.000 Swiss Franc atau Rp324 juta.
Denda tersebut harus dibayar dalam waktu 30 hari sejak keputusan dikeluarkan oleh Komdis PSSI.
Saat dihubungi BolaSport.com, Sumardji membenarkan hukuman yang didapatkan olehnya.
"Iya itu FIFA memberikan sanksi 20 pertandingan," kata Sumardji, Rabu (4/2/2026).
Lebih lanjut Sumardji sempat tidak menerima dengan sanksi yang diberikan oleh Komdis FIFA.
Ia pun langsung mengajukan banding.
Sumardji menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi selepas laga timnas Indonesia melawan Irak.
Sayangnya, banding tersebut ditolak dan Sumardji harus tetap menjalani hukuman tersebut.
"Saya sudah mengajukan banding tapi ditolak," ucap Sumardji.
Baca Juga: Mundur dari Manajer Timnas Indonesia, Sumardji Dapat Jabatan Baru dari Erick Thohir di PSSI
"Kamu lihat di video ada apa yang saya lakukan," lanjutnya.
Mau tidak mau Sumardji menerima hukuman dari Komdis FIFA.
Sekali lagi ia menegaskan bahwa hukuman tersebut sangat berat.
"Sangat berat dan tidak masuk akal," kata Sumardji.
Adapun Sumardji sudah memutuskan untuk keluar dari manajer timnas Indonesia.
Ia hanya fokus sebagai Ketua BTN.