0
News
    Home Al Hilal Al Nassr Berita Featured Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial

    Kalah Gelontoran Uang, Al-Nassr Putar Otak Akhiri Dominasi Al-Hilal - Beritasatu

    3 min read

     

    Kalah Gelontoran Uang, Al-Nassr Putar Otak Akhiri Dominasi Al-Hilal

    Pelatih Al-Nassr Jorge Jesus bersama pemain bintang Cristiano Ronaldo. (Instagram/cristiano.ronaldo7_)

    Riyadh, Beritasatu.com -  Pelatih Jorge Jesus menilai Al-Nassr harus menemukan cara memperkecil kesenjangan kekuatan ekonomi jika ingin bersaing memperebutkan gelar Liga Pro Saudi dengan rival utama mereka, Al Hilal.

    Kemenangan Al-Nassr 2-0 atas Al-Fateh pada pekan ke-22, Minggu (15/2/2026), membantu tim memperkecil selisih poin dengan pemuncak klasemen menjadi hanya satu poin. Hasil tersebut menjaga peluang Al-Nassr dalam perburuan gelar musim ini.

    Laga tersebut juga menandai kembalinya kapten tim, Cristiano Ronaldo, yang sebelumnya absen dalam tiga pertandingan. Ketidakhadirannya sempat dikaitkan dengan ketidakpuasan terhadap pengelolaan sepak bola di Arab Saudi, termasuk peran Public Investment Fund dalam struktur kompetisi.

    Kehadiran Ronaldo kembali memberi dorongan moral bagi tim yang sedang mencoba menjaga konsistensi performa di papan atas klasemen.

    Jorge Jesus mengakui secara terbuka bahwa perbedaan kekuatan finansial antara Al-Nassr dan Al-Hilal memang nyata.

    “Saya pernah melatih Al-Hilal, jadi saya mengerti bagaimana mereka beroperasi. Mereka memiliki kekuatan ekonomi yang lebih besar. Ketika saya di sana, saya juga mendapat keuntungan sebagai pelatih. Itu normal,” ujarnya seusai pertandingan melawan Al-Fateh.

    Menurutnya, Al-Nassr harus memaksimalkan sumber daya yang ada untuk tetap kompetitif. “Al-Nassr, dengan beragam sumber daya yang dimilikinya, masih harus berjuang untuk posisi teratas. Kita harus terus menjadi kuat,” tegasnya.

    Jorge Jesus sebelumnya membawa Al-Hilal meraih treble domestik pada 2024, termasuk Liga Pro Saudi, Piala Raja, dan Piala Super. Ia kemudian bergabung dengan Al-Nassr pada musim panas dengan misi memperkecil dominasi klub lamanya.

    “Itulah mengapa saya didatangkan, untuk mengurangi kesenjangan antara Al-Hilal dan Al-Nassr dalam hal gelar dan poin. Dan kami sedang melakukannya,” kata pelatih berusia 71 tahun tersebut.

    Ia menegaskan bahwa seluruh tim memahami tantangan yang dihadapi. “Seluruh tim memahami bahwa kami harus bersaing melawan lawan dengan sumber daya keuangan yang lebih unggul, bukan keterampilan profesional yang lebih unggul,” katanya.

    Jorge Jesus optimistis timnya mampu bersaing hingga akhir musim.

    “Kami berada dalam persaingan perebutan gelar dan hanya tertinggal satu poin dari pemimpin klasemen, sesuatu yang belum pernah dicapai Al-Nassr sebelumnya,” ujarnya.

    “Dalam beberapa tahun terakhir, tim sering tertinggal 14 hingga 16 poin. Musim ini, kami tidak ingin hal itu terjadi lagi. Saya tidak tahu apa yang akan terjadi, tetapi kami yakin dapat bersaing hingga akhir musim,” ungkapnya.

    Al-Nassr selanjutnya akan menghadapi FK Arkadag pada leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two pada 18 Februari. Perwakilan Arab Saudi tersebut membawa keunggulan agregat 1-0 dari leg pertama, yang membuka peluang besar untuk melaju ke babak berikutnya.


    Komentar
    Additional JS