0
News
    Home Berita Featured Futsal Piala Asia Futsal Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Futsal Indonesia Timnas Indonesia Timnas Iran

    Hasil Final Piala Asia Futsal 2026: Brace Israr Bawa Indonesia Unggul 3-2 dari Iran di Babak Pertama - Tribunnews

    4 min read

     

    Hasil Final Piala Asia Futsal 2026: Brace Israr Bawa Indonesia Unggul 3-2 dari Iran di Babak Pertama

    Timnas Futsal Indonesia unggul 3-2 dari Iran di babak pertama final Piala Asia Futsal 2026. Brace Israr menjadi pembeda yang membalikkan keadaan.

     

    TRIBUNNEWS.COM - Timnas Futsal Indonesia untuk sementara unggul 3-2 dari Iran di babak pertama laga final Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia Arena, Sabtu (7/2/2026).

    Brace atau dua gol Isar menjadi pembeda yang membuat Timnas Indonesia berbalik setelah sempat tertinggal lebih dulu.

    Iran sempat membuka gol lewat pivot mereka, Hossein Tayebi. Namun Timnas Indonesia merespon dengan cukup baik dengan membalas tiga gol saat laga berjalan menit ke-10 di babak pertama.

    Sejak menit awal, Indonesia menerapkan pressing ketat yang membuat Iran kesulitan mengembangkan permainan dan minim menciptakan peluang bersih.

    Peluang berbahaya pertama lahir pada menit ketiga melalui Rio Pangestu, namun tembakannya masih mampu ditepis kiper Iran dan hanya menghasilkan sepak pojok.

    Iran kemudian perlahan keluar dari tekanan dan memecah kebuntuan lewat Hossein Tayebi.

    Pemain berposisi pivot ini memanfaatkan situasi sepak pojok dengan pergerakan cepat di antara pemain Indonesia sebelum menaklukkan Ahmad Habibie.

    Indonesia merespons dengan tenang dan agresif.

    Gol penyama kedudukan tercipta pada menit kesembilan lewat Reza Gunawan (Regun), mamanfaatkan bola muntah hasil tembakan Dewa Rizki.

    Tak lama berselang, Isar Megantara tampil sebagai pembeda dengan mencetak dua gol beruntun yang membawa Indonesia berbalik unggul 3-1 atas juara bertahan.

    Gol pertamanya didapat dari tiang dekat yang mengecok kiper Iran.

    Sedangkan gol kedua Israr tercipta dari serangan balik cepat dan mengecoh satu pemain Iran sebelum kemudian menaklukkan kiper Iran.

    Iran yang tertinggal dua gol, langsung bereaksi dan meminta time out. Tim asuhan Vahid Shamsaei lebih bermain all out setelahnya.

    Indonesia masih tetap tenang. Respon yang ditunjukkan M. Iqbal dkk cukup baik, mereka tetap bermain solid.

    Disaat Iran terus menekan, Indonesia bukan tanpa peluang, bahkan beberapa ancaman berbahaya tercipta.

    Firman Adriansyah nyaris membuat Indonesia unggul semakin jauh memanfaatkans serangan balik cepat.

    Namun sayang tembakannya masih bisa digagalkan kiper Iran, hanya berbuah sepak pojok

    Memasuki lima menit terakhir. Firman lagi-lagi mendapat pelaung. Namun sayang penyelesaiannya dari sudut sempit masih bisa diblok.

    Laga berjalan sedikit lambat setelah beberapa kali terjadi pelanggaran yang membuat laga terhenti.

    Usaha Iran untuk mengecilkan ketertinggalan berbuah gol di menit ke-16 atau empat menit terakhir babak pertama.

    Namun gol yang diciptakan oleh Iran di challenge oleh Hector Souto, dengan indikasi bola keluar dari lapangan lebih dulu.

    Benar saja, dalam tayangan terlihat jelas bola keluar garis lapangan dan wasit pun menganulir gol tersebut.

    Masih di empat menit tersisa, banyak pelanggaran yang dilakukan skuad Hector Souto akhirnya memberi Iran keuntungan.

    Enam pelanggaran yang dibuat Indonesia membuat Iran mendapatkan penalti. 

    Beruntung, penalti itu berhasil digagalkan Ahmad Habiebie yang membaca arah tembakan dengan baik.

    Dua menit terakhir, Iran mengecilkan skor menafaatkan situasi set play dari freekick.

    Situasi itu bermula dari kiper Ahmad Habiebie yang terlalu lama menguasai bola.

    Iran memanfaatkan peluang dengan baik untuk membuat skor menjadi 3-2 di babak pertama.

    (Tribunnews.com/Tio)


    Komentar
    Additional JS