0
News
    Home Berita Featured FIFA Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Sumardji

    FIFA Resmi Hukum Sumardji Absen 20 Laga dan Denda Rp 324 Juta - Beritasatu

    3 min read

     

    FIFA Resmi Hukum Sumardji Absen 20 Laga dan Denda Rp 324 Juta

    Manajer Timnas U-23 Sumardji (Beritasatu.com/Hendro D Situmorang)

    Jakarta, Beritasatu.com — Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) memastikan sanksi terhadap Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, tetap berlaku setelah proses banding yang diajukan sebelumnya tidak dikabulkan. Ia dijatuhi hukuman larangan mendampingi Timnas Indonesia dalam 20 pertandingan internasional serta dikenai denda Rp 324 juta.

    Sanksi tersebut berkaitan dengan insiden yang melibatkan Sumardji dan wasit Ma Ning pada pertandingan Indonesia melawan Irak dalam lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Oktober 2025 lalu.

    Keputusan final FIFA mengenai kasus tersebut dilaporkan sejumlah media internasional pada Rabu (3/2/2026). Hukuman ini dinilai cukup berat karena berdampak langsung terhadap peran Sumardji di dalam tim nasional dalam waktu cukup panjang.

    Dalam laporan tersebut disebutkan FIFA menjatuhkan sanksi karena tindakan yang dianggap sebagai perilaku agresif terhadap perangkat pertandingan.

    “FIFA memutuskan menskors manajer tim nasional Indonesia selama 20 pertandingan dan memberikan denda sebesar 15.000 franc Swiss akibat tindakan terhadap wasit,” demikian laporan media asing yang mengutip keputusan FIFA.

    Insiden bermula pada laga yang digelar di King Abdullah Sport City, Jeddah, pada 11 Oktober 2025. Pertandingan itu berakhir dengan kemenangan Irak 1-0 atas Indonesia melalui gol pada menit ke-76, sekaligus menutup peluang skuad Garuda melaju lebih jauh pada babak kualifikasi.

    Ketegangan muncul akibat beberapa keputusan wasit yang dianggap merugikan Indonesia, termasuk sejumlah insiden pelanggaran di area penalti yang tidak menghasilkan keputusan sesuai harapan kubu Garuda. Minimnya intervensi VAR turut memicu protes keras dari pemain maupun ofisial tim.

    Situasi memanas seusai pertandingan ketika wasit mengeluarkan kartu merah kepada Shayne Pattynama, Thom Haye, serta Sumardji. Dalam situasi tersebut, Sumardji terlihat berusaha mendekati wasit dan terjadi dorongan yang kemudian menjadi dasar pemberian sanksi.

    PSSI sempat mengajukan banding atas keputusan yang dikeluarkan FIFA pada November 2025. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil sehingga hukuman tetap berlaku.

    Selain Sumardji, dua pemain Timnas Indonesia, Thom Haye dan Shayne Pattynama, juga menerima hukuman larangan tampil dalam empat pertandingan internasional. Absennya kedua pemain tersebut diperkirakan memengaruhi kekuatan skuad Garuda dalam agenda pertandingan internasional mendatang.

    Sanksi ini menjadi tantangan tersendiri bagi Timnas Indonesia. Tim pelatih kini harus menyiapkan strategi baru, baik dari sisi manajemen tim di luar lapangan maupun komposisi pemain di dalam pertandingan agar performa tim tetap kompetitif.
     


    Komentar
    Additional JS