Federico Barba Optimis Persib Bandung Kuat di Kandang saat Jamu Ratchaburi FC - Tribunnews
Federico Barba optimis Persib Bandung bisa membalikkan keadaan setelah kalah dari Ratchaburi FC pada leg pertama babak 16 besar ACL 2 2025/2026.
Ringkasan Berita:
- Hasil Laga: Persib takluk 0-3 dari Ratchaburi FC akibat gol cepat, faktor cuaca, dan lemahnya penyelesaian akhir.
- Optimisme Kapten: Federico Barba yakin bisa membalikkan keadaan di GBLA karena Persib sangat kuat saat main di kandang.
- Evaluasi Pelatih: Bojan Hodak soroti kesalahan lini tengah dan perbedaan level kompetisi.
TRIBUNJABAR.ID - Bek Persib Bandung Federico Barba optimis timnya bisa membalikkan keadaan setelah kalah dari Ratchaburi FC pada leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026.
Persib Bandung takluk pada keunggulan Ratchaburi FC saat berlaga di Ratchaburi Stadium, Thailand, Rabu (11/2/2026).
Skor akhir pertandingan menunjukkan angka 3-0 untuk kemenangan tim tuan rumah.
"Saat kamu kalah 3-0, tidak banyak kata yang bisa disampaikan. Tetapi, kami beruntung masih memiliki satu laga lagi di kandang," kata Federico Barba dalam wawancara setelah pertandingan, dikutip dari Instagram @mnc.soccerchannel.
Persib Bandung masih memiliki kesempatan untuk melaju ke perempatfinal dengan memaksimalkan sisa laga leg kedua.
Leg kedua Persib Bandung vs Ratchaburi FC akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Rabu, 18 Februari 2026.
"Kami kuat di sana (kandang). Sekarang, saya pulang dengan mentalitas bahwa semua masih mungkin. Jadi, sampai jumpa di Bandung," tutur Federico Barba.

Baca juga: Federico Barba Hampiri Bobotoh setelah Persib Bandung Kalah, Minta Dukungan di GBLA
Mantan pemain Como 1907 tersebut mengakui bahwa Persib Bandung sejatinya memiliki banyak kesempatan. Sayangnya, masih banyak kesalahan yang kemudian berbuah manis bagi tim lawan.
"Saya rasa kami melakukan banyak kesalahan di laga ini dan itu hal yang tidak mungkin (memaksimalkan kesempatan) untuk dilakukan di laga seperti ini," ucap Federico Barba.
"Saat kalah, bicara itu mudah, dan menurut saya sekarang lebih baik tutup mulut saja, pulang ke rumah," sambungnya.
Meski mengalami kekalahan pahit pada leg pertama, Federico Barba mengaku optimis bisa membalikkan keadaan saat berlaga di Stadion GBLA.
"Pertandingan kandang itu berbeda. Di kandang, kami sangatlah kuat. Kami tahu itu. Saya pikir, kami bisa melakukan yang terbaik. Kami percaya itu," tutup Federico Barba.
Sebelumnya, Federico Barba juga sempat menghampiri para Bobotoh yang hadir langsung ke Ratchaburi Stadium setelah laga berakhir.
Pemain bernomor punggung 93 itu meminta Bobotoh untuk tetap memberikan dukungan, khususnya untuk leg kedua.
"Hei guys! Rabu depan, kami membutuhkan kalian di Bandung," ucap Federico Barba berapi-api sambil mengepalkan tangannya di udara.
Jalannya Laga
Sejak peluit pertama dibunyikan, Ratchaburi FC bermain sabar dalam menyusun serangan.
Sementara, Persib Bandung cenderung tampil defensif tanpa memberikan tekanan yang ketat.

Saat pertandingan baru memasuki 5 menit, tuan rumah berhasil membuka keunggulan lewat gol Tana.
Tana memanfaatkan umpan terukur Denilson Jr setelah serangan dari sisi kiri.
Gol ini membuat kendali permainan sepenuhnya berada di tangan Ratchaburi FC.
Persib Bandung sempat mencoba bangkit dan menciptakan peluang emas melalui Frans Putros serta sundulan Uilliam Barros.
Sayangnya, ketangguhan kiper Kampon Phatomakkakul menggagalkan upaya tersebut.

Baca juga: Jadwal Persib Bandung Selanjutnya setelah Kalah dari Ratchaburi FC, Lakoni Leg 2 di GBLA
Di babak kedua, Persib Bandung bermain lebih agresif dan terbuka.
Naas, justru Ratchaburi yang menambah keunggulan pada menit ke-53 melalui sundulan Gabriel Mutombo.
Meski Bojan Hodak memasukkan tenaga baru seperti Saddil Ramdani, Adam Alis, hingga pemain debutan Layvin Kurzawa dan Sergio Castel, pertahanan tuan rumah tetap sulit ditembus.
Ratchaburi akhirnya mengunci kemenangan pada menit ke-84 setelah Tana mencetak gol keduanya dalam situasi satu lawan satu.
Skor telak 3-0 menutup pertandingan leg pertama ini untuk keunggulan tim tuan rumah.
Faktor Kekalahan Persib Bandung
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menilai timnya tidak memulai pertandingan dengan kondisi terbaik.
Ia mengakui pada awal laga, tepatnya 10 menit pertama, Persib Bandung sudah berada dalam situasi sulit setelah kebobolan lebih dulu.
"Setelah itu, perlahan kami mulai bangkit, punya peluang tapi kami tidak bisa memanfaatkan peluang itu," ucap Bojan Hodak dalam konferensi pers setelah laga.
"Beberapa peluang sangat bagus, mengenai tiang, dan ada beberapa kesempatan lainnya, tapi kami tidak mencetak gol," sambungnya.
Menurut pelatih asal Kroasia itu, situasi di babak kedua semakin menyulitkan karena Persib Bandung kalah dalam duel di lini tengah.
Ia menyebut, penguasaan bola kedua lebih banyak dimenangkan oleh Ratchaburi.
"Setelah melakukan pergantian pemain, kami mencoba sesuatu yang berbeda. Tapi kami tahu mereka berbahaya dalam serangan balik, dan kami tidak cukup hati-hati," ujar Bojan.
Ia menambahkan bahwa laga tersebut menjadi salah satu pertandingan yang berat baginya, terlebih dengan kondisi cuaca yang berbeda dan cukup menyulitkan bagi Persib Bandung.
"Tapi pada akhirnya, mereka memang lebih baik hari ini, saya merasa menyesal karena begitu banyak suporter (Persib) yang datang dan menciptakan atmosfer luar biasa, tetapi sayangnya hari ini mereka adalah tim yang lebih baik," kata dia.
Pada paruh kedua pertandingan, Bojan Hodak juga memberikan kesempatan bermain kepada dua pemain anyar, Sergio Castel dan Layvin Kurzawa.
Ia menilai, keduanya masih membutuhkan waktu untuk menyatu dengan rekan-rekan setim.
"Tapi keduanya punya potensi untuk bermain di starting eleven, dan pasti bisa membantu di liga," kata dia.
Bojan juga menyoroti perbedaan level permainan di kompetisi ini dibandingkan dengan Liga Indonesia yang levelnya masih lebih rendah memang tidak mudah dan membutuhkan adaptasi.
"Saya pikir di babak pertama, selain gol yang kami kebobolan, kami bermain cukup bagus. Di babak kedua, alasan utamanya adalah cuaca di sini panas," tutur Bojan Hodak.
"Anda lebih banyak berkeringat, kehilangan energi lebih banyak, dan itu menjadi keuntungan bagi tim tuan rumah," sambungnya.
(Tribunjabar.id/Rheina, Lutfi Ahmad Mauludin)
Baca berita Persib Bandung lainnya di Tribunjabar.id.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/PERSIB-harus-mengakui-keunggulan-Ratchaburi-FC-0-3-pada-pertan.jpg)