0
News
    Home Berita Biliar Fajar Alamri Featured Spesial

    Fajar Alamri, Bocah 5 Tahun Asal Tolitoli Tampil di Biliar Internasional, - detik

    2 min read

     

    Fajar Alamri, Bocah 5 Tahun Asal Tolitoli Tampil di Biliar Internasional



    Foto: Fajar Alamri, pebiliar cilik asal Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah. (Foto : Istimewa)
    Tolitoli -

    Nama Fajar Alamri mencuri perhatian di ajang Carabao International Open (CIO) 2026. Bocah berusia 5 tahun asal Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah (Sulteng), ini tampil di turnamen biliar internasional yang diikuti ratusan peserta dari puluhan negara.

    "Ia benar itu anak saya, kemarin ikut turnamen internasional di Jakarta," ujar Jafar Alamri, orang tua Fajar kepada wartawan, Senin (9/2/2026).

    Fajar menjadi peserta termuda dalam turnamen yang digelar di kawasan PIK 2, Jakarta, pada 4-8 Februari 2026. CIO 2026 sendiri diikuti 341 peserta dari 31 negara, dengan batas usia peserta hingga 17 tahun.

    Jafar Alamri mengatakan ketertarikan anaknya terhadap biliar sudah terlihat sejak usia 3 tahun. Saat itu, Fajar kerap memanjat meja biliar dan mencoba membidik bola.

    "Awalnya saya lihat dia suka manjat-manjat meja biliar, bidik-bidik bola. Saya perhatikan bidikannya sudah lurus," terangnya.

    Meski sudah mengenal biliar sejak kecil, Jafar mengungkapkan latihan serius baru dilakukan sekitar 5-6 bulan terakhir, tepatnya mulai tahun 2025.

    "Kalau fokus latihan serius itu baru sekitar 5-6 bulan terakhir. Sebelumnya saya biarkan saja dia mukul-mukul bola," ujarnya.

    Jafar menambahkan, lingkungan kampung yang sering menggelar turnamen biliar turut mempengaruhi perkembangan Fajar. Sejauh ini, Fajar telah mengikuti sekitar tiga turnamen kecil di kampung atau home tournament.

    Sementara untuk turnamen besar berskala internasional, CIO 2026 menjadi pengalaman pertamanya. Meski belum meraih gelar juara karena sistem single eliminasi, Fajar langsung tampil di stage 2 atau babak utama.

    "Begitu main langsung masuk stage 2. Tapi karena sistemnya single eliminasi, kalah langsung gugur," jelas Jafar.


    Komentar
    Additional JS