0
News
    Home AFC Berita FAM Featured FIFA Sepak Bola Sepak Bola Internasional Windsor John

    Bangganya AFC Jadi Kacung Malaysia, Windsor John: Demi Hindari Skorsing FIFA! - Semua Halaman - Superball

    6 min read

     

    Bangganya AFC Jadi Kacung Malaysia, Windsor John: Demi Hindari Skorsing FIFA! - Semua Halaman - Superball.id

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

    Selasa, 10 Februari 2026 | 11:17 WIB


    Sekjen AFC Datuk Seri Windsor John terkesan bangga menyelamatkan Malaysia dari sanksi FIFA. (NST.COM.MY)

    SUPERBALL.ID - Diam-diam FIFA ternyata sudah melakukan interogasi terhadap AFC dan FAM terkait skandal naturalisasi pemalsuan dokumen pemain. 

    FIFAAFC dan FAM menggelar pertemuan pada pekan lalu terkait skandal pemalsuan dokumen pemain keturunan Timnas Malaysia

    Informasi mengenai pertemuan itu dibenarkan oleh Sekjen AFC Datuk Seri Windsor John, dalam program Sebelas Utama di Astro Arena. 

    Menurut Windsor, pertemuan itu bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk kerja dalam peninjauan skorsing tujuh pemain keturunan palsu yang ditangguhkan CAS. 

    Ini menjadi kali pertama tiga badan tersebut bertemu dalam satu momen, di tengah kontroversi Malaysia dengan kasus penipuan terbesarnya. 

    Windsor pun berdalih bahwa pertemuan itu dimaksudkan untuk mengetahui rencana AFC dan FAM dalam menghindari sanksi FIFA

    "FIFAAFC, dan FAM bertemu minggu lalu," kata Datuk Seri Windsor John. 

    "Kami membahas apa yang akan dilakukan FAM dan AFC, serta apa yang perlu dilakukan FAM."

    Namun di balik pertemuan itu, FIFA sebenarnya tengah menginterogasi AFC dan FAM, khususnya terhadap fase pertama berupa pengumpulan dokumentasi.

    Baca Juga: Unggahan Pemain Naturalisasi Bodong Malaysia Memicu Spekulasi Liar Para Penggemar usai Lepas dari Sanksi FIFA

    FAM harus memberikan catatan lengkap, bukti, dan dokumen yang relevan untuk proses evaluasi kepada AFC sebelum diserahkan kepada FIFA

    Ini hanyalah awal dari proses peninjauan yang kompleks dan panjang, dengan menekankan AFC memainkan peran lebih besar dalam kasus ini. 

    "Fase pertama sekarang adalah mengumpulkan dokumen-dokumen yang perlu FAM berikan kepada FIFA dan AFC," kata Windsor melanjutkan. 

    "Kami akan mengumpulkan semua kebijakan FAM saat ini, termasuk Piagam FAM terbaru serta kebijakan departemen Sumber Daya Manusia."

    AFC tampak terlalu sibuk mengurus kasus besar Malaysia yang memalsukan dokumen pemain keturunan palsu dalam proses naturalisasi

    Tak seperti ketika AFC menangani kasus sama juga pemalsuan dokumen, yang melibatkan Timor Leste beberapa tahun yang lalu. 

    AFC bahkan tak segan menjatuhkan sanksi berat berupa pelarangan Timor Leste berpartisipasi di Piala Asia 2023 yang lalu. 

    Hingga pembatalan puluhan pertandingan Timor Leste di ajang resmi, sementara untuk Malaysia, AFC terkesan melindungi mereka mati-matian.

    Baca Juga: Eks Anggota Exco Federasi Malaysia Bela Aksi Pengunduran Diri Massal

    "Ada syarat-syarat wajib. FAM harus setuju dan tidak menolak," kata Windsor. 

    "Setiap perubahan yang kami usulkan harus diterima demi kepentingan sepak bola."

    "Selama FAM menyetujui semua perubahan dan perbaikan yang diusulkan, tidak akan ada sanksi dari FIFA."

    Sementara itu, nasih Malaysia dalam skandal naturalisasi ini baru akan terlihat pada 26 Februari mendatang sesuai jadwalnya. 

    Pengadilan CAS akan mengeluarkan putusan final terhadap banding Malaysia atas skorsing FIFA karena pemalsuan dokumen naturalisasi

    Banding tersebut diajukan FAM tapi bukan untuk skorsing FIFA terhadap federasi dan Timnas Malaysia, tapi untuk tujuh pemain naturalisasi palsu. 

    Malaysia memang sedari awal menuntut agar skorsing FIFA terhadap tujuh pemain tersebut dibatalkan karena dianggap keliru. 

    Meski begitu, dengan banyaknya bukti yang sudah dikeluarkan FIFA membuat Malaysia berada dalam tekanan besar. 

    Komentar
    Additional JS