0
News
    Home Berita Featured Liga Spanyol Piala Super Spanyol Real Madrid Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Xabi Alonso

    Real Madrid Gagal Lagi Juara Piala Super Spanyol, Xabi: Gelar Paling Tidak Penting - Semua Halaman - Bolasport

    4 min read

     

    Real Madrid Gagal Lagi Juara Piala Super Spanyol, Xabi: Gelar Paling Tidak Penting - Semua Halaman - Bolasport.com

    Senin, 12 Januari 2026 | 08:45 WIB
    Penulis : 

    BOLASPORT.COM - Pelatih Real MadridXabi Alonso, tidak menganggap penting gelar Piala Super Spanyol setelah timnya dikalahkan Barcelona.

    Kontingen Los Blancos takluk pada final di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Senin (12/1/2026) dini hari WIB.

    Hajatan El Clasico jilid kedua musim ini dimenangkan Barcelona dengan skor 3-2.

    Di mata Xabi Alonso, kekalahan dalam partai final tentu saja meninggalkan kekecewaan.

    Namun, dia tidak mau awak Real Madrid menyesal berlarut-larut.

    Suksesor Carlo Ancelotti tersebut menganggap gelar Piala Super Spanyol bukan sesuatu yang layak digembar-gemborkan.

    "Kami harus segera melupakan hal ini," ucap Xabi dalam jumpa pers pasca-pertandingan.

    "Ini hanya satu pertandingan, satu kompetisi, dan di antara semua yang kami miliki, ini yang paling tidak penting."

    "Kami perlu melihat ke depan, berusaha memulihkan para pemain, dan meningkatkan semangat tim, serta terus maju."

    "Ini hanya kompetisi di mana kami menghadapi dua rival hebat hanya dalam beberapa hari."

    "Ada perasaan yang bercampur, di satu sisi kecewa karena tidak mampu memenangi titel."

    "Tetapi juga ada kebanggaan bahwa tim ini memberikan semua yang mereka bisa. Kami bersaing sampai akhir."

    "Kami mengambil hal positif dan terfokus untuk tantangan berikutnya," kata eks maestro lini tengah timnas Spanyol itu, dikutip dari Marca.

    Barcelona memimpin lebih dulu melalui gol Raphinha (36') yang disusul drama menjelang istirahat.

    Terlahir tiga gol dalam interval rapat di menit-menit akhir babak pertama.

    Vinicius Junior sempat menyamakan kedudukan melalui golnya pada menit ke-45+2, lalu dibalas Robert Lewandowski (45+4') dan disetarakan lagi oleh Gonzalo Garcia (45+6').

    Kemenangan Barca disegel gol kedua Raphinha pada menit ke-73.

    Madrid unggul jumlah pemain pada akhir waktu normal setelah Frenkie de Jong dikartu merah wasit.

    Namun, mereka terlambat melakukan remuntada dan laga pun berakhir dengan perayaan bagi kubu Blaugrana.

    Hasil ini membuat Los Blancos keok dua kali beruntun dari Barcelona pada final Piala Super Spanyol.

    Tahun lalu Real Madrid yang masih dilatih Ancelotti bahkan hancur lebih parah dengan skor 2-5 di tangan armada solid Hansi Flick.

    Prestasi ini menambah koleksi gelar Barcelona sebagai raja trofi Supercopa dengan 16 kali juara.

    Madrid semakin tertinggal dengan kebagian 13 trofi pada urutan kedua.

    "Kami kebobolan dari rebound sehingga skor menjadi 3-2," sesal Xabi Alonso mengenai gol kemenangan Raphinha.

    "Saya yakin kami masih punya peluang untuk menyamakan kedudukan."

    "Kami hanya kekurangan sentuhan akhir untuk memaksakan laga berlanjut ke adu penalti," ujarnya.

    Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P
    Komentar
    Additional JS