PSSI Apresiasi Liga Top Skor 2026 yang Konsisten Gelar Kompetisi Sepak Bola Usia Muda untuk Timnas Indonesia - Semua Halaman - Bolasport
PSSI Apresiasi Liga Top Skor 2026 yang Konsisten Gelar Kompetisi Sepak Bola Usia Muda untuk Timnas Indonesia - Semua Halaman - Bolasport.com
BOLASPORT.COM - PSSI memberikan apresiasi kepada Liga Top Skor yang konsisten menggelar kompetisi sepak bola usia muda.
Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, menilai pemain-pemain yang bermain di Liga Top Skor 2026 bisa menjadi database untuk timnas Indonesia.
Arya mengatakan dari awal Liga Top Skor selalu menggelar kompetisi, bukan turnamen yang digelar dalam waktu beberapa hari.
Hal tersebut yang membuat Arya bangga kepada Liga Top Skor karena dapat membantu perkembangan sepak bola usia muda Indonesia.
Arya mengatakan bahwa PSSI sebenarnya sudah mempunyai Piala Soeratin yang juga digelar setiap tahun.
Namun, PSSI menyadari bahwa Piala Soeratin saja tidak cukup untuk mempunyai database demi timnas Indonesia.
"Mereka ini konsisten dan sebenarnya kami mau mengajak mereka untuk membuat kompetisi seperti ini di beberapa daerah," kata Arya, Minggu (11/1/2026).
"Terima kasih kepada mereka karena sudah membina anak-anak usia muda sehingga kami mendapatkan database. Bagi PSSI database itu penting untuk bibit ke depan."
Direktur Liga Top Skor, Yusuf Kurniawan, bangga wilayah Jakarta resmi bergulir pada awal Januari 2026.
Kompetisi pembinaan usia muda tersebut sudah memasuki musim ke-15 sejak pertama kali diselenggarakan pada 2011.
Opening Ceremony Liga Top Skor 2026 digelar di Stadion Madya, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (11/1/2026).
Acara berlangsung meriah dan dihadiri lebih dari 750 pemain yang berasal dari seluruh area Jakarta.
Liga Top Skor Jakarta 2026 mempertandingkan delapan kelompok usia, yakni U-10, U-11, U-12, U-13, U-14, U-15, U-16, dan U-17.
Pada musim ini, tercatat 297 tim ambil bagian dan akan bersaing sepanjang Januari hingga Juni 2026.
"Dari jumlah peserta boleh dibilang memecahkan rekor dari yang pernah ada."
"Kalau sebelumnya mungkin bisa menyentuh 250, sekarang sudah sampai 297, artinya hampir 300 tim yang ikut Liga Top Skor Greater Jakarta."
Kata Yuke sapaan akrabnta, musim ini menunjukkan bagaimana tingginya antusiasme peserta.
Animo yang sangat besar tersebut diharapkan akan sangat berguna untuk pengembangan pemain usia muda.
"Dengan makin banyak peserta yang berkompetisi, maka potensi untuk mengembangkan para pemain agar naik level ke selanjutnya juga bertambah," kata Yusuf Kurniawan.
Yuke berharap para peserta Liga Top Skor 2026 dapat terpantau oleh timnas Indonesia.
Selain peningkatan jumlah peserta, Liga Top Skor 2026 juga menghadirkan kualitas fasilitas yang lebih baik dibandingkan musim-musim sebelumnya.
"Musim ini kami menyelenggarakan kompetisi lebih banyak menggunakan lapangan di Jakarta, seperti Lapangan A, B, dan Rugby di komplek GBK Senayan, ada juga pertandingan yang disuguhkan di Stadion Soemantri Brodjonegoro, hingga lapangan PSF Academy," ujar Yuke.
Selain di Jakarta, Liga Top Skor 2026 juga digelar di 33 kota di seluruh Indonesia.
Selama 15 tahun membina pemain muda dalam kompetisi sepak bola, Liga Top Skor telah melahirkan banyak pemain muda berbakat Tanah Air, antara lain Muhammad Ferarri, Kadek Arel, Bagas dan Bagus Kaffa, Evandra Florasta, Zahaby Gholy, Zahra Musdalifah, Claudia Scheuneman, dan masih banyak lagi.
