0
News
    Home Berita Featured John Herdman Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Indonesia

    Pengamat Sepak Bola Sebut John Herdman Antitesis Patrick Kluivert - Bolaskor

    3 min read

     

    Pengamat Sepak Bola Sebut John Herdman Antitesis Patrick Kluivert

    Menurut Haris Pardede atau Bung Harpa, banyak perbedaan besar di antara John Herdman dan eks pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert.
    Rizqi Ariandi
    John Herdman (X/wallpassjournal)
    Dengarkan Berita:

    BolaSkor.com - Pengamat sepak bola, Haris Pardede atau Bung Harpa, menyambut baik keputusan PSSI menunjuk John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia.

    Menurut Bung Harpa, ada beberapa faktor yang membuat pemilihan John Herdman ini antitesa dari yang sebelumnya, ketika PSSI mengontrak Patrick Kluivert.

    Bung Harpa mengatakan John Herdman dipilih melalui mekanisme yang lebih terukur. Di antaranya lewat rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI dan juga melibatkan Badan Tim Nasional (BTN) hingga Direktur Teknik PSSI Alexander Zwiers.

    Baca Juga:

    "Dari info yang bisa kita dengar juga kan pemilihannya beda, dibandingkan pemilihan pelatih sebelumnya, Patrick Kluivert," kata Bung Harpa kepada BolaSkor.com, Minggu (4/1).

    "Mekanismenya sudah dijelaskan Pak Sumardji (Ketua Badan Tim Nasional), ada komunikasi dengan Direktur Teknik yang memang mengetahui teknis profiling calon pelatih, ada hearing juga konon katanya dengan para exco," ujarnya menambahkan.

    John Herdman Mau Tinggal di Indonesia dan Akomodir Pelatih Lokal

    Pelatih

    Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman (Foto: FourFourTwo)

    Selain itu, kata Bung Harpa, yang jadi perbedaan jauh John Herdman dan Patrick Kluivert soal waktu.

    John Herdman dikabarkan bersedia tinggal di Indonesia, hal yang tidak dilakukan Patrick Kluivert ketika menukangi Tim Merah-Putih.

    Pelatih asal Inggris itu rencananya akan tiba di Indonesia pada Minggu (11/1) dengan membawa istri dan anak-anaknya.

    "Kemudian juga parameternya juga antitesis dari pelatih sebelumnya yang pulang pergi, kalau sekarang (John Herdman) kan stay (di Indonesia)," ujar Bung Harpa.

    "Kemudian juga yang kedua mengakomodir pelatih lokal yang saya dengar, ini juga sama antitesis dari yang sebelumnya, dan lain-lain."

    "Jadi kelihatannya ini dimulai dengan sesuatu yang bagus. Proses pemilihannya lebih kolektif kolegial, mudah-mudahan hasilnya juga nanti bagus," tuturnya.

    Komentar
    Additional JS