0
News
    Home Berita Cremonese David De Gea Emil Audero Mulyadi Featured Liga Italia Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Sepak Bola Internasional Serie A Spesial

    Hasil Liga Italia - Emil Audero Lebih Gemilang dari David de Gea, Cremonese Baru Takluk pada Injury Time - Semua Halaman - Bolasport

    5 min read

     

    Hasil Liga Italia - Emil Audero Lebih Gemilang dari David de Gea, Cremonese Baru Takluk pada Injury Time - Semua Halaman - Bolasport.com


    Kiper Timnas Indonesia dan Cremonese, Emil Audero (paling kiri), tampil gemilang membuat banyak penyelamatan saat menghadapi Fiorentina di Liga Italia, Minggu (4/1/2026) di Artemio Franchi. (INSTAGRAM @USCREMONESE)

    BOLASPORT.COM - Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, tampil gemilang menggagalkan peluang demi peluang lawan tetapi Cremonese akhirnya kalah dari Fiorentina gara-gara gol pada injury time.

    Cremonese bertamu ke Stadion Artemio Franchi untuk menghadapi tuan rumah Fiorentina dalam laga pekan ke-18 Liga Italia, Minggu (4/1/2026).

    Audero mendapatkan kesempatan beradu kemampuan dengan salah satu kiper top dunia yang membela Fiorentina, David de Gea.

    Dengan Cremonese harus bertahan dari gelombang serangan Fiorentina, Audero jadi terlihat tampil lebih gemilang daripada De Gea.

    Pertandingan baru berjalan 5 menit, Audero sudah harus membuat penyelamatan untuk upaya tembakan Nicolo Fagioli dari luar kotak penalti.

    Pada menit ke-12, sundulan Fabiano Parisi yang meneruskan umpan Luca Ranieri mengenai mistar gawang Cremonese.

    Berikutnya di menit ke-14, Audero menepis tembakan mendatar Rolando Mandragora yang mengarah ke gawangnya.

    Empat menit kemudian, ganti tembakan Roberto Piccoli yang dibendung oleh kiper Timnas Indonesia berusia 28 tahun itu.

    Bukan hanya menggagalkan shot on goal lawan, Emil Audero juga tercatat memotong umpan Fagioli yang hampir mencapai Cher Ndour di menit ke-27.

    Di menit ke-35, umpan silang Albert Gudmundsson yang langsung mengarah ke gawang ikut ditepis Audero.

    Fiorentina mendapatkan penalti pada menit ke-36 untuk pelanggaran Federico Baschirotto terhadap Piccoli di kotak terlarang Cremonese.

    Tetapi, peninjauan VAR mengoreksi keputusan wasit di mana Piccoli ternyata lebih dulu melakukan pelanggaran terhadap Baschirotto.

    Kerja keras Audero belum selesai karena di menit-menit terakhir babak pertama, dia kembali beraksi mengentaskan tembakan keras Gudmundsson.

    Berkat kegemilangan Audero, Cremonese masih menjaga skor 0-0 di babak pertama kendati Fiorentina membuat 4 tembakan tepat sasaran.

    Di kubu tim tuan rumah, David de Gea praktis menganggur pada babak pertama karena Cremonese tak membuat satu pun shot on target.

    Situasi tidak berubah di awal babak kedua di mana Fiorentina terus mendominasi.

    Akan tetapi pada menit ke-61, Jamie Vardy berhasil merebut bola dari Luca Ranieri di dalam kotak penalti I Viola.

    Sayangnya bagi Cremonese, umpan Vardy kepada Federico Bonazzoli dipotong di depan gawang.

    Di menit ke-73, Emil Audero kembali membuat penyelamatan tetapi kali ini kerjanya tidak terlalu susah karena tembakan Robin Gosens mengarah ke tengah sehingga bola tepat jatuh ke dalam pelukannya.

    Sementara Audero sangat sibuk, De Gea baru membuat penyelamatan pertamanya pada menit ke-84 untuk sontekan Antonio Sanabria di depan gawang.

    Empat menit berselang, De Gea harus mengamankan gawangnya lagi dari upaya tembakan Alessio Zerbin.

    Sayangnya, upaya keras Emil Audero berujung kegagalan bagi Cremonese meraih poin.

    Pada menit ke-2 injury time, Audero masih bisa memblok sundulan Niccolo Fortini di depan garis gawang.

    Akan tetapi, bola jatuh ke hadapan Moise Kean, yang belum lama dimasukkan sebagai pemain pengganti.

    Kean hanya perlu melakukan sontekan pelan untuk mengirim bola masuk ke gawang Audero.

    Fiorentina akhirnya berhasil meraih kemenangan 1-0.

    Fiorentina vs Cremonese 1-0 (Moise Kean 90+2')

    Fiorentina (3-5-2): 43-David de Gea; 5-Marin Pongracic, 15-Pietro Comuzzo, 6-Luca Ranieri (21-Robin Gosens 66'); 2-Dodo, 8-Rolando Mandragora (14-Hans Nicolussi Caviglia 85'), 44-Nicolo Fagioli, 27-Cher Ndour (29-Niccolo Fortini 76'), 65-Fabiano Parisi (19-Manor Solomon 66'); 10-Albert Gudmundsson (20-Moise Kean 85'), 91-Roberto Piccoli.

    Pelatih: Paolo Vanoli

    Cremonese (3-5-2): 1-Emil Audero; 24-Filippo Terracciano, 6-Federico Baschirotto, 55-Francesco Folino; 4-Tommaso Barbieri, 32-Martin Payero (7-Alessio Zerbin 76'), 38-Warren Bondo (33-Alberto Grassi 29'), 27-Jari Vandeputte (20-Franco Vazquez 59'), 3-Giuseppe Pezzella; 90-Federico Bonazzoli (99-Antonio Sanabria 76'), 10-Jamie Vardy (14-Faris Moumbagna 76').

    Pelatih: Davide Nicola

    Komentar
    Additional JS