Persis Solo Kalah dari Persita di Stadion Manahan : Kini Terancam Degradasi Plus Sanksi Komdis PSSI - Tribunsolo
Persis Solo Kalah dari Persita di Stadion Manahan : Kini Terancam Degradasi Plus Sanksi Komdis PSSI - Tribunsolo.com
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Instagram/persisofficial
Ringkasan Berita:
- Persis Solo kalah 1-3 dari Persita Tangerang di pekan ke-16 Super League, Minggu (4/1/2025), di Stadion Manahan.
- Laga terganggu karena penonton menyalakan flare di menit ke-84, yang bisa berpotensi dikenai sanksi Komdis PSSI, mengingat pelanggaran serupa pernah menjerat PSS Sleman dengan denda Rp200 juta.
- Persis sempat memperkecil skor lewat penalti Gervane Kastaneer, namun upaya mengejar ketertinggalan gagal, skor akhir tetap 1-3.
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Persis Solo harus menelan kekalahan 1-3 saat menjamu Persita Tangerang dalam laga pekan ke-16 Super League, Minggu (4/1/2025), di Stadion Manahan, Solo.
Pertandingan Persis Solo kontra Persita Tangerang sempat terganggu di babak kedua karena sejumlah penonton menyalakan flare, yang mengganggu jarak pandang pemain.
Kejadian ini kemungkinan menjadi pertimbangan Komdis PSSI untuk menjatuhkan sanksi denda kepada Persis Solo.
Jalannya Laga
Persita Tangerang membuka keunggulan lebih awal di menit ke-4 melalui sepak pojok yang disambut tandukan Matheus Leandro Alves.
Skor menjadi 0-1 karena Alves berdiri tanpa kawalan dari pemain Persis Solo.
Kedua tim kembali beraksi 10 menit kemudian, dan Andrejic Aleksa menambah gol untuk Persita di menit ke-14.


Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, sempat mengajukan challenge karena menganggap ada sikutan pada pemainnya, namun gol tetap sah. Skor berubah menjadi 0-2.
Persis Solo berusaha mengejar ketertinggalan
Kodai Tanaka sempat mencetak gol pada menit ke-28 melalui umpan Adriano Castanheira, tetapi gol dianulir oleh VAR karena offside dan adanya pelanggaran oleh kiper Persita, Igor Rodrigues, yang menginjak kepala Gervane Kastaneer.
Di menit ke-40, Andrejic Aleksa mencetak gol kedua pribadinya, membuat Persis Solo tertinggal 0-3 menjelang turun minum.
Persis Solo mencoba bangkit di babak kedua.
Penalti diberikan setelah Cleyton Santos dilanggar oleh Javlon Guseynov. Algojo Gervane Kastaneer berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-3.
Persis terus menekan, termasuk melalui free kick Cleyton dan sundulan Kastaneer, tetapi peluang tersebut masih gagal menjadi gol.
Benturan keras antar pemain, yakni Sutanto Tan dan Royco Rodriguez, juga sempat menghentikan pertandingan sejenak agar tim medis menanganinya.

Laga Terganggu
Laga kembali terganggu pada menit ke-84 ketika penonton menyalakan flare, sehingga pertandingan sempat dihentikan dan tambahan waktu babak kedua menjadi 12 menit.
Namun, skor akhir tetap 1-3 untuk kemenangan Persita Tangerang.
Untuk informasi, penggunaan flare sangat dilarang dilakukan di BRI Super League 2025/2026.
Berkaca pada musim lalu, PSS Sleman dijatuhi denda sebesar Rp200 juta akibat pelanggaran serupa pada pertandingan melawan PSM Makassar.
Insiden flare tersebut melanggar Pasal 70 ayat 1 dan 2, serta Lampiran I Nomor 5 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023, yang menegaskan bahwa pelanggaran berulang akan berujung pada hukuman lebih berat.
Susunan Pemain:
Persis Solo : Gianluca Pandeynuwu; : Althaf Indie, Eky Taugik, Cleyton Santos, Xandro Schenk; Adriano Castanheira, Fuad Sule, Sho Yamamoto, Sutanto Tan; Gervane Kastaneer, Kodai Tanaka.
Pelatih: Milomir Seslija.
Persita Tangerang: Igor Rodrigues; Charisma Fathoni, Javlon Guseynov, Mario Jardel, Muhammad Toha, Tamirlan Kozubaev; Hokky Caraka, Rayco Rodriguez, Shin Yeong-bae; Andrejic Aleksa, Matheus Leandro.
Pelatih: Carlos Pena.
(*)