0
News
    Home Bagas Maulana Berita Bulu Tangkis Bulu Tangkis indonesia Fajar Alfian Featured Leo Rolly Carnando Muhammad Shohibul Fikri Nikolaus Joaquin PBSI Raymond Indra Spesial

    Fajar/Fikri 'Mengalah' ke Raymond/Joaquin karena Adaptasi Pola Baru, PBSI Jawab Kemungkinan Leo/Bagas Dipisah - Bolasport

    6 min read

     

    Fajar/Fikri 'Mengalah' ke Raymond/Joaquin karena Adaptasi Pola Baru, PBSI Jawab Kemungkinan Leo/Bagas Dipisah

    Atlet bulu tangkis ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, sedang bertanding pada Indonesia Masters 2026 di Lapangan Istora, Senayan, Jakarta, Selasa (20/1/2026). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

    BOLASPORT.COM - Hasil pada Indonesia Masters 2026 memunculkan dua generasi baru yang menjadi juara yakni Alwi Farhan dan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin sebagai runner-up.

    Kabid Binpres PP PBSI, Eng Hian menyoroti performa para pemain yang belum mencapai target.

    "Dari hasil di Indonesia Masters, Alhamdulillah, kami mendapatkan satu gelar dan satu finalis.
    tentunya ini bukan hasil yang terbaik pastinya," ucap Eng Hian kepada media, termasuk BolaSport.com di Istora Senayan, Jakarta.

    "Tetapi, kami melihat dari perjalanan dari satu tahun kepengurusan ini. Kami melihat dari Indonesia Masters tahun lalu, dari mana para pemain yang masuk semifinalis adalah dari pemain-pemain senior."

    "Di mana tahun lalu mungkin pemain-pemain ini belum diperhitungkan sama sekali. Kami lihat progresnya. Kami lihat dari lain-lain seharusnya kami terapkan dan evaluasi untuk persiapan menuju Indonesia Open."

    "Buat saya tadi pelan-pelan bagaimana nanti kami harus membuatkan program supaya kapasitas kemampuan yang juga berprestasi pada Indonesia Masters ini bisa berprestasi lagi pada Indonesia Open."

    Menurut Eng Hian, progres dari pemain-pemain muda ini sudah jauh lebih terlihat dari pertama dari babak yang mereka bisa lampaui.

    "Yang kedua adalah bagaimana performa mereka di lapangan dibandingkan dengan tahun-tahun lalu itu. Kita bisa lihat progresnya dan untuk para pemain senior tetap kita mengharapkan thasil yang lebih baik," tutur Eng Hian.

    "Terutama kami berharap dari pemain senior seperti Fajar/Fikri di level 750 dan 1000. Dari evaluasi yang kami bisa lihat dari performa dia disini dan mengalah dari pemain juniornya."

    "Tetapi, ini sudah menjadi bahan program latihan kami, pelatih ganda putra bahwa kepercayaan Fajar/Fikri ini tentunya membutuhkan beberapa poin-poin penting."

    "Saya tidak bisa mengungkapkan disini, tetapi sudah menjadi menjadi kata data. Hal utama program latihannya kalau mungkin kalau dari rekan-rekan media yang mengikuti perjalanan Fajar/Fikri pola-polanya ada beberapa perubahan."

    "Mereka sedang beradaptasi dengan perubahan-perubahan pola ini yang tentunya tidak mudah untuk menerapkan pola baru," aku Eng Hian.

    Baca Juga: Bentrokan Ganda Putri pada Thailand Masters 2026, Indonesia Amankan 1 Tempat Duluan di Perempat Final

    "Kami berharap dengan perjalanan waktu tentu targetnya tidak hanya di setiap turnamen turnamen."

    Terkait Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana yang dipasangkan sejak Agustus 2024 belum meraih maksimal sejak mencapai runner-up All England 2025 dan semifinal Kejuaraan Asia 2025, Eng Hian masih melakukan pemantauan.

    "Kalau untuk Leo/bagas itu sudah menjadi catatan tersendiri dari saya maupun tim pelatih ganda putra, terutama peforma 6 bulan terakhir ini," ucap Eng Hian.

    "Kami sudah mencoba untuk berdiskusi langsung dengan pelatihnya, apa yang jadi kendala, apa yang jadi keinginan, apa yang jadi kekurangan."

    "Selanjutnya, kami melakukan perubahan-perubahan maupun pola-pola latihan yang dibutuhkan, komunikasi, akhirnya mau diketahui untuk rencana perubahan."

    "Tentunya itu tidak menutup kemungkinan, dimana kami melihat kalau memang sudah maksimal kami mencoba segala cara."

    "Performa aspek ini juga meningkat dan kami masih melihat potensi dari atlet ini untuk bisa dikembangkan dengan pemain yang lain."

    "Tentunya itu jadi solusi atau komitmen sebagai salah satu jalan- keluar untuk kami mendapatkan pasangan-pasangan yang lebih baik. Itu yang saya inginkam."

    Menurut Eng Hian, performa pemain ganda putra tetap dipantau berdasarkan key performance indeks.

    "Kami melihat dari KPI yang disampaikan oleh pelatih dan itu menjadi catatan kmi untuk evaluasinya sampai kapan. Itu sudah ada."

    Leo/Bagas akan melanjutkan perjuangan mereka pada Thailand Masters 2025.

    Pada turnamen Super 300 itu, Leo/Bagas akan sebagai unggulan pertama akan melawan Hung Kuei Chun/Lui Cun Wai (Hong kong) pada babak pertama.

    Baca Juga: Jadwal Thailand Masters 2026 - Raymond/Joaquin, Leo/Bagas, dan Alwi Farhan Tampil Beruntun

    Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

    Komentar
    Additional JS