Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Anthony Hudson Berita Featured Kasus Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Thailand

    Usai Umumkan Daftar Skuad Thailand, Anthony Hudson Akui Dapat Ancaman Pembunuhan - Semua Halaman - Superball

    4 min read


    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Timnas Senior
  • Kamis, 5 November 2026 | 09:48 WIB

    Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, saat konferensi pers menjelang pertandingan semifinal ASEAN Championship 2026.Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, saat konferensi pers menjelang pertandingan semifinal ASEAN Championship 2026. (FACEBOOK.COM/FATHAILAND)

    SUPERBALL.ID - Pelatih Timnas Thailand, Anthony Hudson, secara terbuka mengungkapkan ancaman pembunuhan yang diterimanya dan seluruh keluarganya.

    Ancaman pembunuhan tersebut diterima Anthony Hudson setelah mengumumkan skuad Timnas Thailand untuk Piala Raja 2026.

    Ancaman itu diyakini berasal dari ketidakpuasan usai daftar 23 pemain Thailand diumumkan oleh Hudson pada Selasa (3/11/2026).

    Daftar tersebut memicu kontroversi karena beberapa pemain yang tampil baik di Liga Thailand tidak dipanggil, termasuk Benjamin Davis.

    Baca Juga: Messi Thailand Absen, Calon Lawan Timnas Indonesia Rilis Skuad Resmi di FIFA Matchday

    Di sisi lain, Hudson memilih beberapa pemain berpengalaman seperti Theerathon Bunmathan dan Supachok Sarachat.

    Pelatih asal Inggris itu menjelaskan bahwa proses seleksi sulit karena jadwal yang padat dan keengganan beberapa klub untuk melepas pemain mereka.

    Namun, ia menegaskan kepuasannya dengan skuad saat ini dan keyakinannya bahwa para pemainnya akan tampil baik.

    Sementara itu, Hudson membagikan tangkapan layar pesan ancaman pembunuhan di Instagram pada Selasa (3/11/2026).

    Pengirim pesan tersebut mengungkapkan kemarahannya atas pemilihan pemain Hudson, khususnya terkait dengan pengecualian Benjamin Davis.

    Pengirim pesan menyebut Hudson pembohong dan pelatih yang buruk, serta mengancam akan menunggunya di hotel.

    Pengirim tersebut tidak hanya mengancam Hudson, tetapi juga menyatakan akan membunuh anak-anak sang pelatih.

    "Hati-hati. Kami akan menunggumu di setiap hotel tempat kau menginap. Waspadai tembakan kami."

    "Semoga beruntung. Dasar bajingan. Kami akan membunuh anak-anakmu,” bunyi pesan tersebut.

    Hudson tidak memberikan detail lebih lanjut tentang ancaman tersebut, sementara akun pengirim pesan diidentifikasi sebagai @suppp.5.

    Identitas dan kewarganegaraan pengirim tersebut belum diverifikasi, tetapi diyakini bahwa ia adalah warga negara Thailand.

    Media Thairath Siamsport menyebut ancaman pembunuhan yang diterima Hudson dan keluarganya telah melampaui batas.

    Baca Juga: Eks Pelatih Vietnam Park Hang-seo Alami Pelecehan Rasial di Thailand, Madam Pang Angkat Bicara

    "Melampaui batas hingga tingkat yang tidak dapat diterima," tulis Siamsport dalam sebuah artikelnya pada Rabu (4/11/2026).

    "Pelatih Hudson mengungkapkan bahwa ia menerima ancaman pembunuhan terhadap seluruh keluarganya," tambahnya.

    Perlu diketahui, ini bukan kali pertama Hudson menerima ancaman pembunuhan selama menjadi pelatih Timnas Thailand.

    Pada Oktober lalu, Hudson membagikan pesan yang ia terima di Instagram dan mengaku telah menerima ancaman hampir setiap hari selama sebulan.

    Ia mengaitkan pesan-pesan tersebut dengan kekalahan Thailand dari Timnas Vietnam di partai final ASEAN Championship 2026.

    Beberapa orang mengancam akan menabraknya, mematahkan kakinya, atau bahkan membunuhnya jika ia tidak mengundurkan diri.

    Situasi menjadi semakin tegang setelah Thailand kembali mengalami kekalahan melawan Timnas Indonesia di final FIFA ASEAN Cup 2026.

    Pada 25 Oktober, bek Nicholas Mickelson secara terbuka membela Hudson dan menekankan tidak ada orang yang pantas menerima ancaman pembunuhan.

    "Pada akhirnya, kita semua adalah manusia dan sepak bola hanyalah sebuah olahraga."

    "Saya rasa tidak ada seorang pun yang pantas menerima ancaman seperti itu," kata Mickelson.

    Meski terus menerus mendapat tekanan, kontrak Hudson dengan Asosiasi Sepak Bola Thailand (FAT) telah diperpanjang hingga Februari 2028.

    Hudson belum mengatakan apakah ia melaporkan ancaman tersebut kepada polisi, sedangkan FAT belum memberikan komentar secara publik.

    Komentar
    Additional JS