Usai Kena Kartu Merah Lawan Timnas Indonesia, Bek Thailand Ukir Sejarah di Bundesliga - Semua Halaman - Superball
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Senin, 2 November 2026 | 17:30 WIB
Luke Vickery (kiri) sedang menguasai bola saat dihadang Nicholas Mickelson (kanan) dalam laga Final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia versus Timnas Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2026). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)
SUPERBALL.ID - Bek Timnas Thailand, Nicholas Mickelson, mengukir sejarah di Bundesliga atau Liga Jerman tidak lama setelah membela Timnas Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026.
Nicholas Mickelson menjadi sorotan kala Timnas Thailand melawan Timnas Indonesia di final FIFA ASEAN Cup 2026.
Pada laga tersebut, Mickelson mendapat kartu merah di menit ke-81 yang membuat Thailand bermain dengan 10 pemain.
Situasi tersebut memaksa Thailand bermain bertahan di sisa waktu normal dan sepanjang babak perpanjangan waktu.
Baca Juga: Diteriaki 'Kimchi', Park Hang-seo Ribut dengan Suporter di Liga Thailand
Meski sempat memberi perlawanan dengan mencetak dua gol, Thailand harus puas menjadi runner-up usai kalah adu penalti.
Setelah gagal membawa Thailand menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026, Mickelson kembali ke Jerman untuk memperkuat Elversberg.
Teranyar, ia dimainkan dalam pertandingan antara Elversberg dan Mainz di pekan kedelapan Liga Jerman pada Sabtu (31/10/2026).
Ia dimasukkan oleh pelatih Urs Fischer pada menit ke-68 untuk memperkuat tim di tahap akhir pertandingan.
Meski hanya bermain selama lebih dari 20 menit, ia tetap berhasil meninggalkan kesan dengan mencatatkan asis.
Mickelson memberikan umpan dari sayap untuk gol Cole Campbell pada menit ke-90 yang memastikan kemenangan 4-1 timnya.
Ini merupakan asis pertama bek berusia 26 tahun itu di Liga Jerman dan menandai tonggak penting dalam kariernya.
Pencapaian penting ini dengan cepat menarik perhatian para penggemar Thailand.
Mickelson dianggap sebagai salah satu pemain bintang yang mewakili sepak bola Thailand di Eropa.
Kontribusinya terhadap sebuah gol di Liga Jerman membawa kebanggaan bagi para penggemar sepak bola Thailand.
Dampak Mickelson memiliki makna historis yang sangat besar bagi sepak bola Thailand.
Di masa lalu, legenda Witthaya Laohakul adalah pemain Thailand pertama yang merasakan Liga Jerman pada musim 1979/1980.
Baca Juga: FIFA Matchday - Rencana Pelatih Thailand Temui Hambatan, Madam Pang Turun Tangan
Butuh hampir setengah abad bagi penggemar Thailand untuk menyaksikan pemain mereka lainnya bersinar di Liga Jerman.
Tak ayal, banyak penggemar meninggalkan pesan ucapan selamat di kolom komentar akun media sosial pribadi sang bek.
"Asis pertama di Bundesliga. Senang sekali melihat pemain Timnas Thailand menorehkan prestasi di Jerman. Semoga akan ada lebih banyak pemain yang tampil lebih baik lagi," tulis salah satu penggemar.
Penggemar lain berkomentar singkat, "Semoga pelatih mengizinkannya bermain lebih banyak."
Pesan dari penggemar lainnya berbunyi, “Kerja bagus, anak muda. Kami bangga padamu. Rakyat Thailand selalu mendukungmu.”
Sementara itu, kemenangan atas Mainz juga membantu Elversberg memperbaiki posisi mereka di klasemen Liga Jerman.
Tambahan tiga poin membuat Elversberg naik ke peringkat kelima di klasemen dengan mengumpulkan 13 poin.
Elversberg saat ini tertinggal 4 poin dari pemimpin klasemen Bayern Muenchen, tetapi memainkan satu laga lebih banyak daripada rival mereka.
Lahir di Norwegia dari ayah Norwegia dan ibu Thailand, Mickelson sebelumnya sempat bermain untuk negara kelahirannya di level junior.
Ia bahkan menjadi bagian dari skuad Timnas U-20 Norwegia di Piala Dunia U-20 2019.
Pada 2022, ia dipanggil ke Timnas U-23 Thailand dan memutuskan untuk membela negara asal ibunya di level senior.
Asis bersejarah di Liga Jerman menjadi batu loncatan yang sempurna untuk membantu karier Mickelson terus melambung di masa depan.