Start Persija Lebih Bagus dari Persib di 3 Musim Juara Super League - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Minggu, 8 November 2026 | 07:35 WIB
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong (kiri) dan pemainnya bernama Rizky Ridho (kanan) saat hadir dalam sesi jumpa pers di Jakarta International Stadium, Jakarta Utara, Sabtu (7/11/2026). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)
BOLASPORT.COM - Menyusul kemenangan terbaru atas Persebaya di Super League, Persija membuat awalan yang lebih bagus daripada Persib waktu 3 kali beruntun menjadi juara.
Persija menang 1-0 atas Persebaya dalam laga pekan ke-9 Super League, Sabtu (7/11/2026) di Jakarta International Stadium.
Hasil itu membuat Macan Kemayoran kembali mengambil alih puncak klasemen yang sempat diduduki Dewa United.
Tim asuhan Shin Tae-yong kini memiliki 21 poin hasil dari 7 kali menang dan 2 kali kalah, unggul 1 angka atas Dewa United yang berada di posisi ke-2.
Dari hasil di 9 pertandingan pertama ini, Persija membuat start yang lebih bagus daripada Persib ketika sukses menjadi juara tiga kali berturut-turut.
Saat menjadi juara pada musim lalu, Persib mendapatkan 19 poin dalam 9 laga pertama hasil dari 6 kali menang, 1 kali imbang, dan 2 kali kalah.
Waktu merebut trofi pada 2024-2025, catatan Persib di 9 pertandingan pertama juga 19 poin hasil dari 5 kali menang dan 4 kali imbang.
Sementara saat menjadi kampiun pada kompetisi 2023-2024, Maung Bandung memperoleh 11 poin dari 2 kali menang, 5 kali imbang, dan 2 kali kalah pada 9 partai pertama.
Awalan yang bagus ini tentu saja menjadi modal kuat bagi Persija untuk mematahkan dominasi Persib sebagai juara Super League.
Namun, tentu saja kompetisi masih panjang dengan Super League 2026-2027 praktis baru berlangsung seperempat jalan.
Konsistensi adalah syarat mutlak bagi sebuah klub yang ingin mengangkat trofi.
Walaupun awalannya jelek pada 2023-2024, Persib kemudian tercatat hanya kalah sekali dalam 26 pertandingan berikutnya.
Di kompetisi 2024-2025, Pangeran Biru bahkan baru mengalami kekalahan pertama di pekan ke-19.
Pada musim lalu Persib tak pernah terkalahkan lagi sejak pekan ke-13.
Baca Juga: Klasemen Super League 2026/2027 - Persija Ambil Alih Puncak, Persijap Tak Beranjak dari Dasar
Ketika menjadi juara 3 kali berturut-turut, Maung Bandung paling banyak kalah 4 kali dalam satu musim, yaitu di kompetisi 2023-2024 yang masih memakai format Championship Series setelah liga.
Dalam dua musim setelahnya, Persib masing-masing hanya kalah 3 kali.
Kendati startnya lebih bagus, Persija saat ini sudah 2 kali mengalami kekalahan.
Kalau mengikuti tren juara dalam 3 musim terakhir, "kuota kalah" Macan Kemayoran bisa dibilang tinggal 2 pertandingan lagi kalau mau menyelesaikan kompetisi sebagai kampiun.
Tanda-tanda bagus mungkin telah diperlihatkan Persija saat mengalahkan Persebaya dengan gol kemenangan tercipta di menit-menit terakhir.
Hasil itu adalah bukti bahwa mereka punya mentalitas yang kuat untuk mengejar kemenangan di setiap pertandingan.
"Keinginan tim kami untuk memenangi pertandingan ini jauh lebih kuat dibandingkan lawan," kata Shin Tae-yong.
"Mentalitas serta kekuatan tekad seperti itulah yang menjadi kunci dan faktor pendorong kemenangan kami pada malam hari ini."