Salip Uzbekistan, JDT Bawa Malaysia Melesat di Peringkat Kompetisi Klub Asia - Semua Halaman - Superball
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Minggu, 1 November 2026 | 20:00 WIB
Skuad Johor Darul Ta'zim (JDT). (NSTP/NAJMI NOR'AZAM)
SUPERBALL.ID - Konsistensi Johor Darul Ta'zim (JDT) di panggung Asia terus memberikan dampak besar pada posisi liga Malaysia di peringkat kompetisi klub Asia.
Kesuksesan The Southern Tigers mencatat dua kemenangan beruntun di Liga Champions Asia Elite (ACLE) 2026/2027 membantu mendongkrak peringkat liga Malaysia ke posisi kesembilan di Asia.
Dengan mengumpulkan total 44.642 poin, Malaysia berhasil menyalip Uzbekistan yang meraup total 44.016 poin.
Melalui unggahan di laman media sosial resmi klub, JDT menyumbang 33,61 poin atau 75,3 persen dari total poin yang dikumpulkan Malaysia pada musim 2026/2027.
Itu adalah hasil dari kemenangan atas Pohang Steelers dari Korea Selatan dan wakil Thailand Port FC dalam pertandingan Zona Timur.
Prestasi ini juga menempatkan Malaysia di posisi kelima di zona Asia Timur dalam peringkat kompetisi klub Asia.
Hal ini membuka peluang bagi Malaysia untuk mendapatkan tambahan slot partisipasi di kompetisi Asia untuk musim 2028/2029.
Perolehan poin JDT membuktikan peran penting klub dalam membantu meningkatkan posisi Malaysia, terutama melalui prestasi yang konsisten di kompetisi tingkat tertinggi Asia.
Peluang bagi Malaysia untuk menambah perolehan poin masih terbuka ketika JDT kembali berlaga di ACLE pada Selasa (3/11/2026).
Pertandingan keempat mereka di ACLE akan mempertemukan JDT dengan wakil Korea Selatan lainnya, Jeonbuk Hyundai Motors.
Southern Tigers akan berupaya meraih kemenangan ketiga mereka dalam kompetisi ini kala bertandang ke Stadion Piala Dunia Jeonju.
Kemenangan dalam pertandingan ini sangat penting bagi JDT untuk melanjutkan kiprah cemerlang mereka di panggung Asia.
Selain itu, kemenangan juga berpotensi memberikan poin tambahan bagi Malaysia untuk memperkuat posisi mereka di peringkat kompetisi klub Asia.
Jika JDT kembali menang, perolehan poin Malaysia berpotensi terus meningkat dan memperkuat peluang mereka untuk mempertahankan posisinya di 10 besar Asia.
Dengan begitu, Malaysia dapat mewujudkan target mendapatkan slot klub tambahan untuk musim 2028/2029.
Menjelang lawatan mereka ke Korea Selatan, JDT juga mendapat kabar baik terkait ketersediaan pemainnya.
JDT berpotensi kembali menurunkan empat pemain yang baru saja menjalani masa skorsing 12 bulan menyusul kasus pemalsuan dokumen.
Keempat pemain tersebut adalah Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.
Nama-nama tersebut termasuk di antara tujuh pemain naturalisasi palsu Timnas Malaysia yang bisa kembali bermain.
Pasalnya, masa skorsing 12 bulan yang dijatuhkan FIFA terkait skandal pemain naturalisasi palsu berakhir pada Sabtu (31/10/2026).
Dengan berakhirnya larangan tersebut, para pemain kini bebas dari hukuman FIFA dan diperbolehkan membela klub masing-masing.
Figueiredo dan Irazabal bahkan sudah terlihat bersama skuad JDT di bandara sebelum tim berangkat ke Korea Selatan.
Kehadiran kedua pemain tersebut telah meningkatkan kemungkinan mereka kembali ke lapangan di laga melawan Jeonbuk.
Kendati demikian, masih belum ada kejelasan apakah kedua pemain tersebut akan tampil melawan wakil Korea Selatan itu.
Kelayakan mereka untuk kompetisi tertentu dan kesiapan mereka untuk kembali melakoni laga kompetitif tetap menjadi pertimbangan terpisah.