Roy Keane Sebut Rekrutan Ruben Amorim Jadi Beban Manchester United - Semua Halaman - Superball
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:50 WIB
Legenda Manchester United, Roy Keane, mempertanyakan kualitas Senne Lammens. (NICK POTTS/AFP)
SUPERBALL.ID - Legenda Setan Merah Roy Keane mengatakan bahwa kesulitan Manchester United diperparah oleh penurunan performa kiper Senne Lammens.
Lammens mendapat pujian luas atas musim pertamanya yang menjanjikan di Old Trafford setelah kepindahannya senilai 18 juta pound dari Royal Antwerp pada musim panas 2025.
Pemain internasional Belgia itu diharapkan bersaing dengan mantan kiper nomor 1 Manchester United, Andre Onana.
Bahkan ia hampir seketika menggusur pemain Kamerun itu dari posisi penjaga gawang.
Musim pertama Lammens yang solid di Liga Inggris membantu Man United lolos ke Liga Champions dan bahkan menuai pujian dari pelatih legendaris, Sir Alex Ferguson.
Namun, pemain berusia 24 tahun itu menghadapi kesulitan yang lebih besar musim ini.
Baca Juga: Daftar 5 Striker Incaran Man United di Bursa Transfer Januari
Man United kebobolan 13 gol dalam delapan pertandingan Liga Inggris, terbanyak ketujuh di divisi tersebut.
Lammens kebobolan enam gol dalam dua pertandingan Liga Champions terakhir Man United dan tiga gol lagi pada akhir pekan dalam kekalahan kandang yang mengejutkan melawan Bournemouth.
Performa buruk Man United bisa saja membuat Michael Carrick kehilangan pekerjaannya di Old Trafford, tetapi Keane percaya sejumlah pemain juga harus bertanggung jawab, termasuk Lammens.
Berbicara di acara The Overlap, Keane mengatakan: "Kembali ke Manchester United, kiper mereka menjadi beban, bukan? Dia bermain sangat bagus tahun lalu."
Keane bukanlah satu-satunya legenda Man United yang mempertanyakan Lammens, Paul Scholes juga mengatakan bulan lalu bahwa masih perlu dipertimbangkan mengenai kemampuan kiper tersebut.
"Tim mana yang pernah Anda lihat memenangkan Liga Inggris tanpa kiper kelas atas?" kata Scholes di podcast The Good, The Bad & The Football.
"Lammens mungkin bisa jadi orang itu, saya tidak tahu, saya rasa masih perlu dipertimbangkan lagi. Anda membutuhkan seorang penjaga gawang kelas atas."
"Anda bisa membayangkan tim Liverpool dengan Alisson, tim City, Raya di Arsenal. Manchester United dengan Peter Schmeichel dan Edwin van der Sar."
"Mereka semua punya kiper-kiper yang brilian. Tentu saja, Anda memulai dari belakang."
Baca Juga: Man United Semakin Terpukul usai Benjamin Sesko Dipastikan Absen hingga Akhir Tahun
Lammens menanggapi kekhawatiran tentang performanya selama jeda internasional baru-baru ini.
Sang kiper menegaskan bahwa ia harus kuat secara mental bermain untuk klub sebesar Manchester United.
"Saya tidak berubah karakter karena bermain sepak bola di Manchester United," kata Lammens.
"Anda harus memiliki mental yang kuat dan percaya diri dalam menghadapi semua orang yang menyampaikan pendapat mereka."
"Saya bisa membayangkan bahwa ini tidak mudah bagi semua orang."
"Saya senang memainkan semua pertandingan Liga Inggris. Premier League, Nations League, rasanya tidak ada perbedaan."
Manchester United, yang berada di peringkat ke-16 Liga Inggris setelah delapan pertandingan, akan bertandang ke Stamford Bridge untuk menghadapi Chelsea akhir pekan ini.