Rizky Ridho Dipanggil TC Timnas Indonesia dan Ungkap Fakta Batal Uji Coba Lawan Yordania serta Kuwait - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Minggu, 8 November 2026 | 00:00 WIB
Pemain Persija Jakarta, Rizky Ridho, saat hadir berlaga di Banten International Stadium, Serang, Banten, Sabtu (31/10/2026). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)
BOLASPORT.COM – Bek Persija Jakarta, Rizky Ridho, mendapatkan panggilan untuk mengikuti pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia di Bali.
Rizky Ridho mengaku bersyukur kembali mendapatkan kepercayaan untuk bergabung dengan skuad Garuda.
Ia dijadwalkan bertolak ke Bali pada Senin mendatang untuk mengikuti agenda persiapan tim nasional.
Menariknya, bek berusia 24 tahun itu mengungkapkan bahwa kemungkinan ada beberapa pemain Persija lainnya yang juga akan bergabung dalam pemusatan latihan tersebut.
"Mengenai TC di Bali, alhamdulillah saya mendapat panggilan."
"Insyaallah hari Senin saya berangkat ke sana, kemungkinan bersama beberapa pemain dari Persija juga."
"Besok atau lusa daftarnya akan dirilis," kata Rizky Ridho kepada awak media termasuk BolaSport.com.
Selain berbicara mengenai pemanggilannya, Rizky Ridho juga membeberkan cerita di balik keputusan Timnas Indonesia yang tidak menggelar pertandingan uji coba pada FIFA Matchday November 2026.
Baca Juga: Rizky Ridho Sindir Keras Rumput JIS Usai Persija Kalahkan Persebaya: Saya Capek Mental
Sebelumnya, Timnas Indonesia sempat dijadwalkan menghadapi Yordania dan Kuwait dalam agenda pertandingan internasional yang direncanakan berlangsung di Amman, Yordania.
Namun, rencana tersebut akhirnya mengalami perubahan setelah muncul kekhawatiran dari sejumlah pemain mengenai faktor keamanan di kawasan Timur Tengah yang sedang dilanda konflik.
Rizky Ridho menjelaskan bahwa persoalan tersebut sempat dibahas bersama kelompok kepemimpinan atau leadership group Timnas Indonesia yang terdiri dari tujuh pemain.
Dalam komunikasi tersebut, para pemain mendapatkan informasi langsung dari tim pelatih mengenai perkembangan agenda pertandingan yang telah disiapkan.
"Terkait tidak adanya pertandingan uji coba, sebelumnya kami dari leadership group Timnas yang beranggotakan tujuh pemain sudah berkomunikasi dan mendapat informasi dari pelatih," ujar Rizky Ridho.
Awalnya, Timnas Indonesia dijadwalkan menjalani pertandingan melawan Yordania dan Kuwait di Amman.
Namun, kekhawatiran sejumlah pemain terhadap situasi keamanan di kawasan tersebut membuat rencana awal perlu dikaji kembali.
Baca Juga: Belajar dari Man United, Jay Idzes Bisa Bawa Sassuolo Runtuhkan Kemustahilan di Markas Roma
Setelah dilakukan komunikasi, muncul opsi untuk memindahkan lokasi pemusatan latihan ke Siprus.
Dalam skenario tersebut, Timnas Indonesia direncanakan hanya melakukan transit selama 24 jam di Yordania sebelum melanjutkan perjalanan untuk menghadapi Kuwait di Siprus.
Akan tetapi, rencana tersebut kembali menemui kendala karena pihak Kuwait disebut kemungkinan tidak bersedia menjalani pertandingan di Siprus.
"Awalnya kami dijadwalkan bertanding melawan Yordania dan Kuwait di Amman."
"Namun, banyak pemain yang merasa khawatir bermain di sana karena faktor keamanan di kawasan sekitarnya dan situasi konflik di Timur Tengah," ucapnya.
"Setelah dikomunikasikan kembali, rencananya dipindahkan untuk TC di Siprus dan hanya transit 24 jam ke Yordania lalu bertanding melawan Kuwait di Siprus."
"Namun, pihak lawan kemungkinan enggan bermain di Siprus," lanjut Ridho.
Setelah opsi Siprus tidak menemukan titik terang, muncul rencana alternatif untuk menggelar pertandingan di Turki.
Baca Juga: Persija Menang Dramatis atas Persebaya, Shin Tae-yong Sentil Kondisi Rumput JIS
Namun, hingga akhirnya agenda FIFA Matchday November 2026, belum tercapai kesepakatan dengan calon lawan tanding.
Rizky Ridho menegaskan PSSI bersama tim pelatih sebenarnya telah berupaya mencari solusi agar Timnas Indonesia tetap bisa menjalani pertandingan internasional pada periode tersebut.
"Informasi terakhir sempat direncanakan bermain di Turki, tetapi belum menemukan kesepakatan lawan."
"PSSI dan tim pelatih sudah berupaya maksimal mencarikan lawan tanding," jelasnya.
Pada akhirnya, pemusatan latihan di Bali dipilih sebagai solusi agar para pemain tetap bisa berkumpul dan menjaga kebersamaan tim meskipun tidak ada pertandingan uji coba internasional.
"Jadi solusinya, agar kebersamaan tim tetap terjaga, diadakan TC di Bali," pungkas Rizky Ridho.