Real Madrid kalahkan Barcelona, Chelsea, dan Bayern Munich untuk merekrut JJ Gabriel, bintang akademi Manchester United berusia 16 tahun, setelah ia meninggalkan Carrington - Goal Indonesia

Real Madrid mengungguli sejumlah klub besar Eropa dalam perebutan pemain muda Manchester United, JJ Gabriel, setelah ia menolak kembali ke Carrington. Talenta berusia 16 tahun itu sudah mulai berlatih di ibu kota Spanyol sambil menunggu kepergiannya dari Old Trafford disahkan secara resmi.
Raksasa Spanyol menangkan persaingan transfer
Menurut talkSPORT, Madrid berhasil mengungguli Barcelona, Bayern, dan PSG untuk mendapatkan tanda tangan talenta United berusia 16 tahun itu. Rival di Liga Primer Chelsea juga berminat kepada pemain muda tersebut, meski kepindahan ke klub Inggris lain menghadapi hambatan regulasi yang lebih besar.
Setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-16 pada Oktober, remaja itu kini memenuhi syarat untuk bergabung dengan klub luar negeri menyusul permintaan transfer yang dia ajukan bulan lalu.
Perselisihan soal menit bermain memicu kepergian
Gabriel berlatih di luar pusat latihan United sejak meninggalkan klub menjelang pertandingan Piala Carabao melawan Brighton and Hove Albion pada 16 September. Meski dijadwalkan menjalani debut bersama tim senior dalam laga itu, perwakilannya menuntut klub membatalkan pendaftarannya setelah bersikeras bahwa ia harus mendapat jaminan bermain setidaknya 20 menit secara keseluruhan dalam pertandingan melawan Sabah FK, Brighton, dan Bournemouth sebelum membahas kontrak beasiswa.
Meski para petinggi Old Trafford berulang kali berupaya memperbaiki hubungan, keluarga pemain itu tetap bertekad untuk pergi. Karena sejumlah sumber menyebut remaja tersebut memiliki paspor Irlandia, ia dapat bergabung dengan klub Uni Eropa setelah FIFA menyetujui kepindahannya dan memastikan United menerima kompensasi, yang sebelumnya dilaporkan talkSPORT bisa serendah £300.000.
Wayne Rooney tidak terkejut dengan kepergian Gabriel
Mantan kapten United, Rooney, mengikuti perkembangan pemain muda itu dari dekat selama ia meniti jenjang tim muda bersama putranya, Kai, dan mengakui bahwa kepergiannya tidak mengejutkan.
Sebelumnya, legenda klub itu mengatakan kepada talkSPORT: "Mengenai situasi JJ, saya melihatnya tumbuh besar. Dia berada di tim yang sama dengan [putra saya] Kai dan, sejujurnya, saya pikir semua orang sudah menduga ini akan terjadi.
"Ada keinginan untuk mungkin bermain di luar negeri, mungkin di Spanyol. Kita harus ingat dia berusia 15 tahun, dia masih anak-anak. Itu tekanan yang besar dan Anda berharap keputusan-keputusan itu diambil dengan alasan yang tepat.
"Saya mendengarkan Michael Carrick membicarakan hal itu setelah pertandingan melawan Brighton dan menurut saya dia berbicara dengan sangat baik.
"Dengan segala hal yang terjadi di Man United, ini menjadi berita besar sampai-sampai orang lupa bahwa ada seorang anak yang terlibat di sini."
Persetujuan badan sepakbola dunia masih diperlukan
Gabriel akan terus berlatih di Madrid dalam beberapa hari mendatang sambil menunggu persetujuan administratif final dari FIFA untuk merampungkan kepindahannya. Setelah badan sepakbola dunia itu menyetujui paket kompensasi yang harus dibayarkan kepada Manchester United, remaja tersebut dapat secara resmi bergabung dengan rekan-rekan barunya di akademi di Spanyol. Sementara itu, jajaran petinggi United akan berusaha meninggalkan kisah penuh perselisihan ini dan berfokus mempertahankan talenta muda mereka yang masih bertahan.
Pandit Man United di GOAL ID sejak 2013 dan pengalamannya membentang dari ESPN Star Sports, Fox Sports hingga FIFA. Sesekali terjun ke lapangan mencatat live score pertandingan Indonesia Super League - yang datanya tampil real time di Google Live Feed dan banyak platform.
Lahir di Yogyakarta, PSIM adalah cinta pertama Adhe. Uniknya, takdir profesional justru membawanya meliput rival PSS selama bertahun-tahun. Kini, lingkaran itu terasa lengkap. Adhe berkesempatan kembali ke akar dan meliput tim masa kecilnya di kasta tertinggi.
Kenangan sepak bola favorit Adhe adalah meliput langsung pertandingan Indonesia melawan Belanda di GBK pada 2013, juga secara random bertemu Radja Nainggolan di tribun Stadion Sultan Agung, Bantul saat eks Inter tersebut bermain untuk Bhayangkara FC.
Bidang keahlian Adhe setelah belasan tahun dan ribuan pertandingan di sepak bola:
- Mendeteksi potensi pemain
- Pengetahuan sepak bola Indonesia
- Penulisan artikel editorial
XI Sepanjang Masa Adhe (4-1-2-3)
Edwin van der Sar; Dani Alves, Paolo Maldini, Nemanja Vidic, Roberto Carlos; Roy Keane; Xavi, Paul Scholes; Lionel Messi, Ruud van Nistelrooy, Cristiano Ronaldo.