Persib Menang Dramatis di Markas Melbourne Victory, Ibam Hariri: Kemenangan "Unreal" - Kompas
KOMPAS.com – Persib Bandung membalikkan keadaan untuk menang 2-1 atas Melbourne Victory dalam laga matchday keempat AFC Champions League Two (ACL 2) 2026-2027, Rabu (4/11/2026) siang WIB.
Pengamat sepak bola Ibam Hariri menyebut kemenangan Pangeran Biru di laga Melbourne Victory vs Persib di AAMI Park itu sebagai hasil yang “unreal”.
Melbourne Victory sempat unggul lewat gol bunuh diri Julio Cesar pada menit ke-71.
Persib kemudian menyamakan kedudukan melalui Luka Menalo pada menit ke-85 sebelum Balsa Sekulic memastikan kemenangan lewat gol pada menit ke-90.
Harry Kane Sabet Ballon d'Or 2026! Ungguli Mbappe hingga Yamal
Hasil tersebut sekaligus memastikan Persib sebagai tim Indonesia pertama yang menang tandang di Australia.
Baca juga: Hasil Melbourne Victory Vs Persib 1-2, Luka Menalo Sanjung Peran Sekulic dan Peralta
Tim Indonesia terakhir yang bertandang ke Australia adalah Bali United. Mereka pernah menghadapi lawan sama dan bertanding di venue sama.
Namun, Bali United menyerah 0-5 lawan Melbourne Victory pada laga Liga Champions Asia pada Januari 2020 tersebut.
Kemudian, Bali United kalah 3-6 saat menghadapi Central Coast Mariners pada ajang ACL Two pada Oktober 2023.
Baca juga: Hasil Persib Vs Melbourne Victory 2-0: Balsa Sekulic Jadi Bintang Usai Catat Brace
“Bagi saya ini kemenangan yang sangat unreal. Benar-benar nggak masuk akal. Tidak pernah menyangka Persib bisa mengimbangi Melbourne Victory,” kata Ibam.
Ia juga menilai kemenangan tandang tersebut terasa sulit dipercaya, terlebih Persib sebelumnya sudah mengalahkan Melbourne Victory pada pertemuan pertama di Stadion Si Jalak Harupat.
Ibam Apresiasi Pendekatan Realistis Persib
Ibam mengatakan kemenangan pada pertemuan pertama membuatnya cukup optimistis menjelang laga di Australia.
Baca juga: Pujian Robbie Gaspar bagi Persib Usai Tekuk Melbourne Victory, Taktik Igor Tolic Jadi Sorotan
Menurut dia, Persib bukan hanya meraih tiga poin saat bermain di kandang, tetapi juga membuat Melbourne Victory kesulitan mengembangkan permainan.
Ia menilai pelatih Igor Tolic telah memahami cara Melbourne Victory akan bereaksi pada pertemuan kedua.
Hal itu, menurut Ibam, terlihat dari pendekatan Persib pada babak pertama yang tetap realistis dan tidak bermain terlalu percaya diri.
Baca juga: Melbourne Victory Vs Persib 1-2, Igor Tolic: Remontada Bukan Kebetulan
“Yang paling terlihat dari Persib di bawah Igor Tolic adalah tidak overconfidence. Sangat terlihat tetap dengan game plan yang lebih realistis, mencoba menjaga kedalaman,” ujarnya.
Ibam juga menyoroti kualitas peluang Persib pada babak pertama.
Ia menyebut angka expected goals (xG) Persib mencapai 0,79 dan menilai peluang tim tamu lebih berbahaya dibandingkan milik Melbourne Victory.
Baca juga: Arema FC Vs Bali United, Singo Edan Antisipasi Ketajaman Serdadu Tridatu
Pergantian Pemain Tolic Jadi Pembeda
Gol bunuh diri yang membuat Persib tertinggal memang berasal dari kesalahan sendiri.
Namun, Ibam mengutarakan bahwa posisi Persib di puncak klasemen membuat Tolic leluasa mengambil risiko setelah timnya kebobolan.
Ibam menilai keputusan memasukkan Luka Menalo, Mariano Peralta, dan Ragnar Oratmangoen membuat serangan Persib lebih langsung.

Lihat Foto
Baca juga: Hasil Championship Liga 2: PSMS dan Persela Menang, Phillerson dan Dendy Jadi Penentu
Ia juga mengapresiasi keberanian Tolic menarik Gokuto Notsuda demi menghadirkan pemain yang dinilai lebih sesuai untuk membongkar pertahanan lawan.
“Keunggulan Peralta dan Ragnar adalah mereka tidak berlama-lama dengan bola di area pertahanan terakhir. Mereka lebih direct,” kata Ibam.
Ia menilai gol Menalo memperlihatkan keunggulan pergerakan tanpa bola dan kemampuannya mencari ruang.
Baca juga: Hasil Santander Vs Real Madrid 0-3, Mourinho: Kami Bisa Saja Menang 4-0 atau 5-0
Gol penyama kedudukan itu juga mengubah momentum pertandingan, dengan Persib terus menekan saat skor menjadi 1-1.
Persib Manfaatkan Ruang di Pertahanan Melbourne Victory
Ibam menilai Melbourne Victory menaikkan garis pertahanan setelah kedudukan imbang. Menurut dia, situasi tersebut menjadi ruang yang dapat dimanfaatkan Persib.
Ia menyebut kesalahan kontrol pemain Melbourne Victory di tengah lapangan memberi peluang bagi Peralta untuk merebut bola.
Baca juga: Jacksen F Tiago Bawa Wakil Indonesia Ukir Start Manis di Singa Cup 2026
MVP Liga Indonesia musim lalu tersebut kemudian dikatakan Ibam membuktikan kelasnya sebagai pemain yang mengoleksi puluhan penampilan di kasta tertinggi sepak bola Argentina.
Peralta melewati dua pemain secara impresif sebelum mengirimkan bola yang berujung pada gol penentu Sekulic.
Ibam juga memuji pergerakan Sekulic yang dinilainya efektif saat mencari ruang dan menyelesaikan peluang.
Baca juga: Jadwal Persebaya vs Kendal Tornado, Tavares Waspadai Rekor Kuat Lawan
“Gerakan check in, check out dari Balsa sangat efektif dan efisien. Killer instinct-nya memang membuat Balsa lebih unggul dibanding dua striker musim lalu, Andrew Jung dan Ramon Tanque,” kata Ibam.
Kemenangan 2-1 tersebut memastikan Persib membawa pulang tiga poin dari Australia dan memastikan Maung Bandung sebagai tim pertama dari Wilayah Timur AFC Champions League Two yang lolos dari fase grup dengan raihan sempurna empat kemenangan dari empat laga.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
