Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Bulu Tangkis Bulu Tangkis indonesia Featured Juara MilkLife Superliga Junior PB Djarum Spesial

    PB Djarum Segel Titel Juara Umum MilkLife Superliga Junior 2026 - Semua Halaman - Bolasport

    12 min read


    BOLASPORT.COM - PB Djarum keluar sebagai juara umum kejuaraan beregu tingkat kelompok umur MilkLife Superliga Junior 2026.

    PB Djarum menyegel podium juara di kategori U-15 Putri, U-17 Putra, U-17 Putri, U-19 Putra dan U-19 Putri dalam final di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (8/11/2026).

    Torehan prestasi tersebut menjadi rekor tersendiri karena ini adalah kali pertama sebuah klub berhasil juara di lima kategori sepanjang gelaran Superliga Junior bergulir sejak 2016.

    Team Manager PB Djarum, Fung Permadi, mengapresiasi kinerja anak-anak asuhnya yang telah menunjukkan aksi terbaik di atas gelanggang selama gelaran MilkLife Superliga Junior.

    Menurut Fung, hasil ini merupakan refleksi dari kerja keras dan latihan intensif yang telah dijalani selama ini.

    Mantan tunggal putra finalis Kejuaraan Dunia berharap, kemenangan ini menjadi modal penting untuk mengarungi kejuaraan-kejuaraan yang akan datang.

    "Saya melihat para pemain tampil maksimal sehingga mendapatkan hasil terbaik," ucap Fung Permadi.

    "Namun, tidak hanya merayakan, kami juga akan tetap melakukan evaluasi agar kedepannya bisa lebih baik lagi."

    Baca Juga: Termasuk Fajar/Fikri dan Leo/Daniel, Respons Kim/Seo yang Juara Lagi setelah Para Penjegalnya Absen

    "Saya juga berharap pada penyelenggaraan MilkLife Superliga Junior berikutnya lebih banyak dukungan dari berbagai pihak agar lebih banyak tim-tim asing yang lebih kuat datang ke event ini sehingga turnamen ini semakin kompetitif."

    Dalam pertandingan final yang seru dan bertensi tinggi ini, PB Djarum sukses mengawinkan Piala Liem Swie King dan Susy Susanti setelah tim U-19 putra dan putri keluar sebagai juara.

    Di final U-19 putra, PB Djarum mengakhiri perlawanan hebat PB Jaya Raya Jakarta dengan skor 3-1.

    Pada partai pertama, Juara Dunia Junior, Radithya Bayu Wardana, memberi poin pertama bagi PB Djarum setelah mengalahkan Maharishiel Timotius Gain dengan skor 15-9, 17-15.

    PB Djarum menggandakan keunggulan berkat kemenangan di partai kedua melalui ganda Anju Siahaan/Muhammad Rizki Mubarrok.

    Namun, Jaya Raya Jakarta berhasil memperkecil ketertinggalan di partai ketiga lewat Nazwan Abdillah yang mengalahkan Yudha Rendra Wijaya dengan skor 9-15, 15-3, 15-9.

    Tim U-19 Putra PB Djarum akhirnya bisa menyegel status juara berkat kemenangan di partai keempat yang diperoleh ganda putra, Faizal Pangestu/Raihan Daffa Edsel Pramono.

    Hasil ini juga memperpanjang rekor PB Djarum yang mampu mempertahankan titel juara U-19 putra sejak 2017.

    "Kunci kemenangan kami di pertandingan final tadi adalah kekompakan tim yang sudah lama terjalin baik di dalam maupun luar lapangan," kata Radithya.

    "Jadi, kami terus saling support bahkan jika salah satu pemain tidak berhasil meraih kemenangan."

    "Saya juga bangga bisa menjadi bagian dari sejarah tim U-19 putra PB Djarum yang mampu mempertahankan Piala Liem Swie King untuk enam kali beruntun."

    Sementara itu, Tim Putri PB Djarum U-19 mengalahkan C.Y. Foundation Badminton di babak pamungkas.

    Skuad Kudus mengunci gelar juara berkat kemenangan dari pemain tunggal Hani Miftasari, ganda Atresia Naufa Candani/Aurelia Syakira Putri serta tunggal Christabel Calista Purwanto.

    Kemenangan 3-0 atas wakil China Taipei tersebut membuat skuad putri PB Djarum berhak mengangkat Piala Susy Susanti.

    "Puji Tuhan pertandingan final berjalan sesuai dengan harapan kami karena pemain-pemain yang turun bertanding mendapatkan kemenangan," kata Calista.

    "Saya sendiri tadi memang penuh percaya diri sejak awal, karena sebelum giliran saya bertanding, tim sudah unggul 2-0."

    "Selain itu, kami juga sudah bertemu dengan China Taipei di babak penyisihan grup dan cukup mengetahui permainan mereka, baik kelebihan maupun kekurangan mereka."

    "Saya senang sekali karena Piala Susy Susanti akhirnya bisa kembali ke pelukan kami."

    Tidak hanya di sektor U-19, pemain-pemain muda PB Djarum juga menunjukkan tajinya di kategori U-17 baik putra dan putri.

    Mereka sukses merebut kembali Piala Haryanto Arbi dan Piala Yuni Kartika yang sempat lepas tahun lalu.

    Kepastian "kawin gelar" ini diawali dengan kemenangan yang diperoleh tim Putri U-17 PB Djarum usai mengalahkan Mutiara Cardinal, Bandung lewat pertandingan tiga partai.

    Pemain tunggal Alysa Mukti Salsabiela, ganda Aqelatul Amaliyah Rahma/Wilia Renasya serta tunggal kedua Kalia Rahmadani menjadi pahlawan dengan memetik kemenangan atas lawan-lawan mereka.

    Piala Yuni Kartika yang menjadi tahta tertinggi di sektor U–17 Putri tidak perlu menunggu lama untuk 'dikawinkan' dengan Piala Hariyanto Arbi.

    Sebabnya, hanya berselang beberapa menit, tim U-17 Putra PB Djarum mengunci gelar juara usai menang atas PB Jaya Raya Jakarta 3-1.

    Unggul di partai pertama lewat pemain tunggal M Alif Akbar, Jaya Raya Jakarta sempat membuka kans juara usai menyamakan kedudukan di partai kedua lewat ganda Arybka Okta Disabian/Muhammad Zilazik Artando Zakaria.

    Namun, performa apik di partai ketiga dan keempat yang ditampilkan oleh pemain tunggal PB Djarum Farel Fadhilah Ukasyah dan ganda Adhwin Aring Rangga/Rizky Caesar Ramadhan membuat PB Djarum memastikan diri menapaki podium tertinggi.

    Di sektor usia yang lebih dini, yakni U-15 Putri, PB Djarum juga berhasil memboyong Piala Maria Kristin Yulianti.

    Usai mengalahkan juara bertahan Exist Badminton Academy di semifinal, skuad putri PB Djarum tampil digdaya di partai final dengan mengalahkan Bukit Jalil Sports School Malaysia dengan skor 3-0.

    Kemenangan ini diperoleh lewat tiga partai yang dimainkan oleh pemain tunggal Nafla Berly Syakira Al Habsyi dan Zahra Hafizah Hasanah serta ganda Alisha Artha Amara/Florence Alicia Sutanto.

    Baca Juga: Aktor di Balik Sejarah Ganda Putra Raih Emas Pertama di Olimpiade Meninggal Dunia, Atik Jauhari Berpulang

    Bupati Kudus Dr. Ars. Sam’ani Intakoris, S.T., M.T. yang turut hadir di partai final MilkLife Superliga Junior 2026 menuturkan, turnamen-turnamen internasional seperti ini berhasil memberikan efek bola salju' bagi program sports tourism yang bertujuan guna meningkatkan perekonomian masyarakat Kudus.

    "Dengan adanya event-event olahraga baik tingkat nasional hingga internasional membuat kota ini memiliki cita-cita menjadi destinasi sport tourism terbesar di Indonesia," ungkap Sam'ani.

    "Bahkan, di MilkLife Superliga Junior 2026 terdapat tujuh perwakilan negara lain yang datang ke Kudus."

    "Terima kasih kepada masyarakat Kudus karena sudah menjadi tuan rumah yang baik, menyambut dengan keramahan dan memberikan rasa aman dan nyaman kepada tamu-tamu baik domestik maupun mancanegara."

    DAFTAR JUARA MILKLIFE SUPERLIGA JUNIOR 2026:

    U-13 Putra

    • Juara: Jaya Raya Solo
    • Runner- up: Jaya Raya Satria
    • Semifinalis: PB Suryanaga Surabaya & AIC
    • Favorite Athlete: Andra Julio Ghaizan (Jaya Raya Satria)

    U-13 Putri

    • Juara: Jaya Raya Satria
    • Runner-up: Taqi Arena Badminton Academy
    • Semifinalis: PB Champion Jepara & Jaya Raya Solo
    • Favorite Athlete: Angelice Luigi Nathaniela (Jaya Raya Satria)

    U-15 Putra

    • Juara: Jaya Raya Jakarta
    • Runner-up: Mutiara Cardinal, Bandung
    • Semifinalis: PB Djarum & PB Champion Klaten
    • Favorite Athlete: Revie Israel Lumoindong (Jaya Raya Jakarta)

    U-15 Putri

    • Juara: PB Djarum
    • Runner-up: Bukit Jalil Sports School Malaysia
    • Semifinalis: Exist Badminton Club, PB Champion Klaten
    • Favorite Athlete: Nafla Berly Syakira Al Habsyi (PB Djarum)

    U-17 Putra

    • Juara: PB Djarum
    • Runner-up: Jaya Raya Jakarta
    • Semifinalis: Bukit Jalil Sports School Malaysia & Mutiara Cardinal, Bandung
    • Favorite Athlete: Muhammad Zilazik Artando Zakaria (Jaya Raya Jakarta)

    U-17 Putri

    • Juara: PB Djarum
    • Runner-up: Mutiara Cardinal, Bandung
    • Semifinalis: Exist Badminton Club & Pelatprov Jawa Timur
    • Favorite Athlete: Aqelatul Amaliyah Rahma (PB Djarum)

    U-19 Putra

    • Juara: PB Djarum
    • Runner-up: Jaya Raya, Jakarta
    • Semifinalis: PB Power Rajawali & Pelatprov Jawa Timur
    • Favorite Athlete: Radithya Bayu Wardhana (PB Djarum)

    U-19 Putri

    • Juara: PB Djarum
    • Runner-up: C.Y Foundation Badminton, China Taipei
    • Semifinalis: Pelatprov Jawa Timur & Jaya Raya Jakarta
    • Favorite Athlete: Hani Miftasari (PB Djarum)
    Komentar
    Additional JS