Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured Naturalisasi Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Malaysia

    Malaysia Dibodohi? Naturalisasi Pemain tapi Dilarang Bela Tim Nasional - Semua Halaman - Superball

    4 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • BOLA
  • Rabu, 4 November 2026 | 22:25 WIB

    Polemik tujuh pemain naturalisasi palsu Malaysia menghadirkan pilu yang sesakkan dada masyarakat Negeri Jiran. Polemik tujuh pemain naturalisasi palsu Malaysia menghadirkan pilu yang sesakkan dada masyarakat Negeri Jiran. (NST.COM.MY/MOHAMAD SHAHRIL BADRI SAALI)

    SUPERBALL.ID - Sindiran menohok Zakaria Rahim untuk Timnas Malaysia, menaturalisasi banyak pemain tapi dilarang bela timnas karena pelaku skandal naturalisasi. 

    Zakaria Rahim menyoroti kembalinya tujuh pemain naturalisasi palsu hasil pemalsuan dokumen yang dilakukan Federasi Malaysia (FAM). 

    Para pemain tersebut sudah bebas dari sanksi FIFA selama satu tahun, mereka kembali dan disambut bak pahlawan Malaysia. 

    Mereka diizinkan berkarier untuk klub yang dibela saat ini, di antaranya ada yang bermain untuk Johor Darul Ta'zim (JDT), adapula yang berkarier di luar negeri. 

    Seperti Imanol Machuca hingga Facundo Garces, situasi ini turut menimbulkan dilema yang dirasakan oleh Zakaria Rahim selaku pengamat bola Malaysia. 

    Malaysia seperti dibodohi, ketujuh pemain naturalisasi tersebut dapat kembali bermain tetapi tidak dapat lagi memperkuat Harimau Malaya. 

    Peliknya masalah ini sampai membuat FAM, operator liga hingga Kementerian Dalam Negeri Malaysia tak dapat berbuat apa-apa. 

    Zakaria bahkan menyebut tujuh pemain naturalisasi palsu tidak ada yang berguna meski telah menyandang pemain lokal di Liga Malaysia. 

    "Masalahnya sekarang adalah mereka tidak lagi mengabdi kepada negara ini, tidak ada gunanya menjadikan mereka pemain lokal," kata Zakaria Rahim. 

    Baca Juga: Malaysia Tersenyum, Hajime Moriyasu Masa Bodoh soal Kontrak di Timnas Jepang usai Piala Asia 2027 Ditunda

    "Negara ini juga berada dalam situasi untuk mengembangkan pemain lokal, ini adalah waktu untuk FAM yang berwajah baru."

    "Pada tahap ini, FAM dan MFL tidak dapat berbuat apa-apa karena mereka sepakat dengan Kementerian Dalam Negeri," imbuhnya. 

    Malaysia tetap menganggap tujuh pemain naturalisasi palsu sebagai warga negara yang sah tapi tidak dengan FIFA. 

    FIFA tidak mengakui kelayakan mereka bermain untuk Timnas Malaysia karena tak ditemukan riwayat keturunan asli. 

    Malaysia tetap tak mau kehilangan harga diri dengan mengakui kesalahan meski bukti telah mengungkap kenyataan pelanggaran mereka. 

    Situasi ini hanya dinikmati segelintir klub, Johor Darul Ta'zim yang menikmatinya, klub milik Sultan Johor, Tunku Ismail. 

    Zakaria menilai klub lain yang tidak diuntungkan dapat melakukan protes ke penyelenggara liga, namun ujungnya sudah diketahui. 

    Sementara peraturan di Liga Malaysia telah dipenuhi oleh ketujuh pemain naturalisasi palsu, dengan paspor yang telah dimiliki mereka.

    Baca Juga: Penyebab Tan Cheng Hoe Tak Panggil Pemain JDT ke Timnas Malaysia, Klub Sultan Bebas!

    "Jika klub lain tidak puas, saya tidak tahu apa yang harus mereka lakukan, selain memprotes ke MFL," kata Zakaria melanjutkan. 

    "Peraturannya mengatakan bahwa selama mereka pemain Malaysia, memiliki kartu identitas, dan warga negara Malaysia."

    "Mereka dapat menggunakan kuota tersebut. Tidak ada yang bisa dilakukan klub," imbuhnya. 

    Komentar
    Additional JS