Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home AS Roma Berita Featured Jay Idzes Liga Italia Sassuolo Sepak Bola Sepak Bola Internasional Serie A Spesial

    Jay Idzes Kelabakan Lawan AS Roma, Pelatih Sassuolo Lihat Pintu PHK - Semua Halaman - Bolasport

    6 min read

     

    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Italia
  • Minggu, 8 November 2026 | 06:30 WIB

    Bek Sassuolo, Jay Idzes (kanan), berduel dengan penyerang AS Roma, Donyell Malen, dalam laga pekan ke-11 Liga Italia, Sabtu (7/11/2026) di Stadion Olimpico.Bek Sassuolo, Jay Idzes (kanan), berduel dengan penyerang AS Roma, Donyell Malen, dalam laga pekan ke-11 Liga Italia, Sabtu (7/11/2026) di Stadion Olimpico. (FILIPPO MONTEFORTE/AFP)

    BOLASPORT.COM - Pelatih Sassuolo terancam dipecat setelah timnya kalah lagi dengan Jay Idzes dibuat kelabakan oleh lini serang AS Roma.

    Sassuolo mengalami kekalahan kelima secara beruntun di Serie A Liga Italia.

    Pada giornata 11, Sabtu (8/11/2026) di Stadion Olimpico, I Neroverdi dihantam AS Roma dengan 3 gol tanpa balas.

    Tadinya ada teori yang muncul bahwa Sassuolo mendapatkan hasil-hasil buruk karena Jay Idzes tidak bermain.

    Kapten Timnas Indonesia itu sempat lama absen karena mengalami cedera hamstring.

    Tanpa Idzes dalam 5 laga Serie A melawan Monza, AC Milan, Frosinone, Como, dan Lazio, Sassuolo kalah 4 kali, tidak pernah menang, dan kebobolan 15 gol.

    Akan tetapi, teori itu lantas terbantahkan karena Neroverdi tetap hancur-hancuran ketika Idzes bermain lagi sebagai starter.

    Sebelum dibantai Roma, tim asuhan Alberto Aquilani juga kalah telak 2-4 dari Fiorentina dengan Idzes mengisi starting XI.

    Baca Juga: Hasil dan Klasemen Liga Italia - Jay Idzes dan Sassuolo Kena Bantai, AS Roma Rebut Peringkat 2 dari Inter Milan

    Saat melawan Roma, Jay Idzes bahkan dibuat kelabakan dalam performa individualnya.

    Pada gol pertama, pemain berdarah Belanda itu gagal menyapu bola dengan sempurna sehingga Mario Hermoso bisa menjebol gawang Sassuolo.

    Idzes juga berperan dalam terjadinya gol kedua di mana bola lebih dulu berubah arah setelah menyentuhnya sebelum Sebastian Walukiewicz membuat gol bunuh diri.

    Di gol ketiga, Jay Idzes terkecoh oleh kombinasi Donyell Malen dan Rodrigo Mora.

    Hasil-hasil buruk yang dialami membuat Sassuolo kini terlibat dalam perjuangan menghindari degradasi.

    Pasukan Aquilani berada di peringkat 17 klasemen Liga Italia dengan 8 poin, hanya unggul 1 angka atas Monza yang belum memainkan laga giornata 11.

    Sassuolo juga menjadi tim yang paling banyak kebobolan dengan sudah menderita 29 gol dalam 11 laga.

    Performa buruk ini langsung berimbas pada Aquilani sebagai allenatore.

    Eks gelandang AS Roma, Liverpool, dan AC Milan itu sudah mulai melihat pintu PHK.

    Nama Roberto D'Aversa sudah disebut-sebut menjadi salah satu kandidat pengganti Aquilani.

    Momennya juga tepat karena sekarang kompetisi memasuki jeda internasional untuk FIFA Matchday November 2026.

    "Dalam beberapa pertandingan terakhir, kami memberikan sinyal sudah menyerah pada kesulitan pertama yang dialami tim," keluh Alberto Aquilani seperti dikutip dari DAZN.

    "Kami butuh lebih banyak kualitas. Roma jelas lebih kuat daripada kami, tetapi kami mengharapkan penampilan yang lebih baik."

    "Mungkin bagus sekarang ada jeda internasional. Pada FIFA Matchday sebelumnya, dunia Sassuolo berubah."

    Sebelum jeda internasional September-Oktober lalu, Sassuolo memang berada dalam performa yang lebih baik dibandingkan sekarang.

    Dalam 7 pertandingan semua kompetisi, mereka menang 3 kali dan kalah 2 kali serta berhasil lolos ke babak 16 besar Coppa Italia.

    "Saya selalu merasakan kepercayaan dari klub, tetapi pada saat yang sama, saya menyadari bahwa pelatih yang kalah dalam 4-5 pertandingan berturut-turut pasti dipertanyakan," pungkas Aquilani.

    Komentar
    Additional JS