Hasil Final Hylo Open 2026 - Tampil Meyakinkan, PV Sindhu Juara Lagi bareng Irwansyah - Semua Halaman - Bolasport.
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Minggu, 1 November 2026 | 20:52 WIB
Tunggal putri India, Pusarla Venkata Sindhu, mendapatkan intruksi oleh pelatih asal Indonesia, Irwansyah Adi Pratama pada final Hylo Open 2026 di Saarbruecken, Jerman, Minggu, 1 November 2026. (YOUTUBE.COM/BWFTV)
BOLASPORT.COM - Tunggal putri India, Pusarla Venkata Sindhu, sukses meraih gelar juara kedua tahun ini setelah memenangkan final Hylo Open 2026.
Pusarla Venka Sindhu tampil sangat meyakinkan ketika merengkuh kemenangan atas tunggal putri Denmark, Line Hojmark Kjaersfeldt
Pemain veteran tersebut menang dengan skor 21-12, 21-14 dalam laga yang digelar di Saarlandhalle, Saarbruecken, Jerman, Minggu (1/11/2026).
Jalannya Pertandingan
Pusarla membuka laga dengan percaya diri hingga mencapai interval dengan keunggulan tiga angka.
Di belakangnya ada pelatih asal Indonesia, Irwansyah Adi Pratama, yang telah membesutnya sejak tahun lalu.
Pusarla sejauh ini cukup mampu mengatasi tekanan dari Kjaersfeldt hingga tetap unggul tiga angka pada 14-11.
Namun, Juara Eropa itu cukup baik dalam permainan netting-netting menyilang.
Untungnya, Pusarla memiliki reaksi yang bagus dalam permainan cepat di depan net.
Juara Dunia dan finalis Olimpiade ini melesakkan poin beruntun sampai menutup gim pertama dengan smes keras yang dan gagal dikembalikan.
Pada gim kedua, Kjaersfeldt mencoba memberikan perlawanan lebih ketat setelah memaksa skor seimbang pada awal-awal dengan skor 2-2.
Namun, dua kali tembakan pemain peringkat 25 dunia yang melebar justru membantu Pusarla untuk membuka jarak keunggulan.
Pusarla kembali memperlebar skor setelah melakukan pengembalian bola menyilang di depan net yang tak dapat diantisipasi lawannya.
Keunggulan kemudian diperlebar sang unggulan kedua pada skor 7-3.
Kjaersfeldt mendapatkan angin karena dari eror Pusarla. Beruntung bagi wakil India, lawannya melakukan kesalahan serupa dengan smes lurus yang terlalu melebar.
Pusarla tampil lebih cerdik dan lebih banyak mengandalkan tembakan variasi yang menyulitkan tunggal Denmark itu.
Interval berhasil dicapai lebih dulu oleh anak didik Irwansyah dengan keunggulan empat poin.
Pusarla makin nyaman setelah jeda dengan memimpin enam angka pada 16-10.
Kjaersfeldt sempat melepaskan smes keras yang meyakinkan. Namun, pemain Denmark itu justru melakukan dua kesalahan beruntun setelahnya.
Momentum kembali dipegang Pusarla yang unggul 19-11.
Kjaersfeldt masih membalas tiga poin, tetapi serangan Pusarla berhasil mencatatkan championship point dengan selisih enam angka.
Kesalahan pemain Denmark yang gagal mengembalikan bola di depan net memberikan Pusarla memastikan gelar juara kedua tahun ini setelah Japan Open.