Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured FIFA ASEAN Cup Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Bangladesh Timnas Indonesia Yunus Nusi

    Yunus Nusi Turun Tangan, Tambahan Waktu Timnas Indonesia vs Bangladesh Direvisi - Viva

    5 min read

     


    Sekjen PSSI, Yunus Nusi

    Jumat, 2 Oktober 2026 - 09:55 WIB

    VIVA – Sekjen PSSI Yunus Nusi sampai turun ke lapangan saat pertandingan Timnas Indonesia vs Bangladesh memasuki penghujung laga. Ia bereaksi setelah melihat tambahan waktu yang diberikan wasit keempat hanya dua menit.

    Baca Juga

    Momen tersebut terjadi dalam laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (1/10/2026). Timnas Indonesia akhirnya menang 9-2 dan memastikan tiket ke final.

    Drama bermula ketika wasit keempat, Yusuke Ohashi asal Jepang, mengangkat papan yang menunjukkan tambahan waktu dua menit.

    Baca Juga

    Keputusan tersebut langsung memicu reaksi dari bangku cadangan Timnas Indonesia. Pasalnya, sepanjang babak kedua terdapat sejumlah insiden yang membuat pertandingan terhenti, termasuk beberapa pengecekan Video Assistant Referee (VAR).

    Yunus Nusi yang berada di area VIP kemudian turun ke lapangan. Ia ditemani Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji.

    Baca Juga

    Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, juga menilai ada kekeliruan dalam pemberian tambahan waktu tersebut.

    Wasit utama Nasrullo Kabirov dari Tajikistan sebelumnya disebut telah memberikan isyarat tujuh menit kepada Yusuke Ohashi. Namun, wasit keempat justru memahami isyarat tersebut sebagai dua menit.

    Setelah berdiskusi dengan Nasrullo Kabirov, Yusuke Ohashi kemudian merevisi tambahan waktu menjadi tujuh menit.

    Perubahan tersebut menjadi momen penting bagi Timnas Indonesia. Skuad Garuda mampu mencetak dua gol tambahan pada penghujung pertandingan melalui Kevin Diks dan Mitchell Baker.

    Herdman mengaku situasi tersebut juga membuat para pemainnya sempat kehilangan fokus. Bangladesh bahkan berhasil mencetak gol setelah drama perubahan injury time tersebut.

    "Ya, saya juga tidak yakin. Ketika mereka mengangkat papan yang menunjukkan tambahan waktu dua menit, saya pikir semua orang di stadion tahu bahwa ada kesalahan," kata Herdman.

    "Sebelumnya sudah ada beberapa pemeriksaan VAR. Jadi ketika kami bertanya kepada ofisial keempat, “Apakah ini sebuah kesalahan?” dia mengatakan iya," ucap John Herdman.

    Pelatih asal Inggris itu menilai para pemain Indonesia sempat kebingungan menghadapi situasi tersebut.

    "Saya pikir itu menjadi momen yang sulit bagi kami. Tetapi lihat bagaimana para pemain ini merespons. Respons mereka luar biasa," kata John Herdman.

    Herdman kemudian mengungkap cerita dari sesi latihan sebelum pertandingan. Ia pernah bertanya kepada pemainnya berapa banyak gol yang bisa dicetak jika hanya memiliki waktu 30 detik.

    Para pemain menjawab tiga gol. Herdman awalnya menganggap hal tersebut tidak mungkin dilakukan karena waktu yang sangat singkat.

    Namun, situasi di pertandingan justru membuktikan sebaliknya.

    "Ternyata kami mencetak tiga gol dalam 37 detik. Mereka percaya. Dan apakah wasit membuat keputusan atau apa pun itu, semua orang bisa melakukan kesalahan," ucapnya.

    "Namun, Anda melihat sekelompok pemain yang begitu berkomitmen kepada negaranya. Ini sudah dua pertandingan berturut-turut mereka benar-benar berjuang mati-matian di lapangan untuk negara ini. Saya bangga. Sangat bangga," tutup John Herdman.

    Kemenangan 9-2 atas Bangladesh memastikan Timnas Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda selanjutnya akan menghadapi Thailand pada partai puncak yang dijadwalkan berlangsung pada 5/10/2026.

    Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman bersama Mitchell Baker usai mengalahkan Bangladesh 9-2 di FIFA ASEAN Cup 2026

    John Herdman Ungkap Masalah Timnas Indonesia yang Masih Harus Dibenahi Jelang Final

    Pelatih Timnas Indonesia John Herdman soroti pentingnya membangun chemistry dan evaluasi taktik jelang laga final FIFA ASEAN Cup 2026 kontra Thailand.

    img_title

    VIVA.co.id

    3 Oktober 2026

    Komentar
    Additional JS