Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Bayern Muenchen Berita Featured Kesehatan Sepak bola Sepak bola Internasional Spesial Vincent Kompany

    Vincent Kompany Butuh Berminggu-minggu untuk Pulih, Muenchen Beri Pengawasan Ketat - Kompas

    6 min read

     


    KOMPAS.com - Pelatih Bayern Muenchen Vincent Kompany perlu perawatan khusus usai tak sadarkan diri saat memimpin Latihan pada Jumat Waktu setempat.

    Direktur Olahraga Bayern Muenchen, Max Eberl mengatakan bahwa butuh berminggu-minggu untuk Kompany bisa pulih sepenuhnya.

    Meski demikian, Kompany saat ini dalam kondisi stabil di rumah sakit dan masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.

    Bayern Muenchen akan memberi kesempatan Kompany untuk pulih sepenuhnya tanpa melihat Waktu.

    BEGINU : Cerita Membuat Orang Belajar Tanpa Digurui

    Baca juga: Vincent Kompany Dilarikan ke RS Usai Pingsan di Tempat Latihan Muenchen

    Menurut keterangan Eberl, klub akan mencari tahu penyebabnya terlebih dahulu sebelum memutuskan jangka Waktu absennya pelatih 40 tahun tersebut.

    "Vinnie akan diberi waktu yang dia butuhkan. Kami belum mulai menetapkan jangka waktu apa pun," kata Eberl dikutip dari BBC.

    "Pertama-tama kita perlu mencari tahu apa penyebabnya, lalu kita akan membahas dengan tenang berapa lama waktu pemulihannya. Kita tidak akan berbicara tentang hitungan hari, tetapi minggu. Kita semua perlu memahami hal itu dengan jelas."

    Baca juga: Kondisi Vincent Kompany Stabil, Bayern Munich Pastikan Beri Waktu Pemulihan Ekstr

    Sakit Sebelum Laga Melawan Arsenal

    Vincent Kompany mengalami masalah Kesehatan sebelum laga melawan Arsenal di Liga Champions tengah pekan lalu.

    Ia disebut terjangkit virus dan absen dalam konferensi pers pra-pertandingan.

    Walau sempat dikira absen, Kompany pada akhirnya memilih datang dan mendampingi tim di pinggir lapangan.

    Eberl memiliki penyesalan bahwa kala itu harusnya ia bisa menghentikan Kompany untuk tidak hadir di lapangan.

    Baca juga: Vincent Kompany Terancam Absen Saat Bayern Munich Lawan Arsenal

    "Faktanya, kami melindungi pelatih kami sebisa mungkin," katanya.

    "Jika seorang pelatih mengatakan dia merasa siap untuk melakukan sesuatu, maka kami tidak akan mengatakan 'kami tidak akan mengizinkan itu' jika kami tidak tahu apa yang sedang terjadi," katanya.

    Eberl memuji etos kerja dan mentalitas Kompany dalam memimpin tim. Namun, kondisi fisiknya benar-benar sulit membuat sang pelatih bisa tetap bertahan.

    Baca juga: Soroti Keputusan Wasit, Vincent Kompany Tetap Hormati PSG

    "Setiap orang juga memiliki tanggung jawab untuk mengatakan, 'Saya tidak bisa melanjutkan sekarang'."

    "Vinnie adalah pekerja keras. Jika Anda tidak mendengarkan sinyal halus yang dikirimkan tubuh Anda, pada akhirnya tubuh akan menjerit kesakitan," tuturnya.

    Pelatih kepala Bayern Muenchen, Vincent Kompany, merayakan keberhasilan merengkuh gelar Bundesliga 2025-2026 usai kemenangan 4-2 kontra VfB Stuttgart di Munich, Jerman selatan, pada 19 April 2026.

    Lihat Foto

    Diminta Beristirahat Total

    Eberl memastikan jika Kompany akan diberi Waktu untuk beristirahat dan pihak klub akan mengawasinya lebih ketat.

    Baca juga: Ruben Amorim Yakin Amad Diallo Akan Perpanjang Kontrak di MU

    Ia tak mau kejadian serupa kembali terulang demi keamanan dan Kesehatan sang pelatih.

    "Vinnie akan diberi waktu itu [sekarang], dan kami akan terus berusaha, bahkan lebih dari sebelumnya, untuk melindunginya dari dirinya sendiri," ujarnya.

    Sementara, asisten pelatih Aaron Danks mengaku telah bertemu dengan Kompany.

    Baca juga: Vincent Kompany Sebut Bayern Muenchen Siap Balas Dendam Lawan PSG di Allianz Arena

    "Saya menjelaskan kepadanya bahwa kami tidak akan membahas sepak bola," kata Danks. 

    "Kami hanya ingin menanyakan kesehatannya dan memastikan dia baik-baik saja."

    Ia menegaskan jika kepentingan operasional tim akan diserahkan sementara kepada tim pelatih.

    "Seluruh operasional sepak bola berada di tangan kami dan kami akan bekerja sama sebagai tim untuk menjaga klub terus maju," tandasnya.

    Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.

    Persib Bandung Epic Comeback! Libas Wakil Thailand Port FC 3-1 di ASEAN Club Championship

    Komentar
    Additional JS