Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured FIFA Matchday Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial Timnas Malaysia Timnas Vietnam

    Vietnam dan Malaysia Umumkan Lawan Tanding di FIFA Matchday, Timnas Indonesia Belum Fix - Semua Halaman - Superball

    5 min read


    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Timnas Senior
  • Rabu, 14 Oktober 2026 | 15:01 WIB

    Ngo Dan Khoa (kiri) sedang berebut bola dengan Stuart Wilkin (tengah) saat bertanding dalam laga perebutan juara ketiga FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Malaysia versus Timnas Vietnam di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2026). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)

    SUPERBALL.ID - Sejumlah tim Asia Tenggara telah resmi mengumumkan lawan tanding mereka dalam dua pertandingan persahabatan pada FIFA Matchday November 2026.

    Timnas Vietnam dan Timnas Malaysia menjadi dua tim Asia Tenggara terbaru yang mengumumkan lawan tanding mereka.

    Timnas Vietnam bakal menghadapi Timnas Taiwan dan Timnas Kirgistan dalam turnamen persahabatan pada 11-15 November 2026.

    Menurut pengumuman resmi dari Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF), turnamen tersebut bakal digelar di Stadion Thien Truong.

    Baca Juga: Timnas Indonesia seperti Brasil, Emil Audero ke Media Italia: 10 Tahun Lagi Kami Mengancam Eropa!

    Vietnam akan memainkan laga pembuka melawan Taiwan pada 11 November, disusul duel Taiwan versus Kirgistan dua hari kemudian.

    Tim tuan rumah kemudian akan bertemu Kirgistan dalam pertandingan terakhir pada 15 November.

    Dua pertandingan persahabatan melawan Taiwan dan Kirgistan merupakan bagian dari persiapan Vietnam menghadapi Piala Asia 2027.

    Berdasarkan hasil undian, Vietnam berada di Grup E bersama Korea Selatan, Uni Emirat Arab, dan Yaman.

    Sementara itu, Timnas Malaysia dijadwalkan melakoni pertandingan persahabatan melawan Timnas China dan Timnas Yaman.

    Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mengumumkan bahwa dua pertandingan tersebut bakal digelar di Guangzhou, China.

    FAM mengkonfirmasi bahwa Malaysia akan bermain melawan China pada 14 November sebelum bersua Yaman tiga hari kemudian.

    Dua laga tersebut sangat penting bagi Harimau Malaya untuk menguji kemampuan dan meningkatkan pengalaman kompetitif di level internasional.

    "Menurut pembaruan terbaru peringkat FIFA, China berada di peringkat 96 dunia, Yaman di peringkat 144 dunia, sedangkan Malaysia di peringkat 133 dunia."

    "Pertandingan ini merupakan bagian dari persiapan tim nasional dalam upaya untuk mendapatkan pengalaman kompetitif di tingkat internasional serta memperkuat persiapan tim untuk menghadapi tantangan di masa mendatang."

    "Segala perkembangan terbaru dari Asosiasi Sepak Bola China (CFA) akan dikomunikasikan dari waktu ke waktu," bunyi pernyataan FAM.

    Baca Juga: FIFA Matchday - Satu Tim Mundur dari Turnamen, Calon Lawan Timnas Indonesia Sibuk Cari Pengganti

    Di sisi lain, Timnas Indonesia juga dikabarkan akan melakoni dua pertandingan persahabatan pada November mendatang.

    Skuad besutan John Herdman itu bakal bertandang ke Timur Tengah untuk menghadapi Timnas Yordania dan Timnas Kuwait.

    Menurut kabar, Skuad Garuda lebih dulu akan bertemu Yordania pada 13 November sebelum bersua Kuwait pada 17 November.

    Meski begitu, hingga saat ini belum ada informasi resmi dari PSSI soal dua pertandingan persahabatan tersebut.

    Terbaru, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa dua laga tersebut belum pasti menyusul konflik di Timur Tengah.

    Erick mengatakan bahwa pihaknya juga membuka opsi mencari negara lain sebagai lawan tanding bagi tim Merah-Putih.

    "Kalau kondisi (kawasan Timur Tengah) ternyata tidak kondusif, terpaksa kami harus mencari lawan tanding lain di negara lain," kata Erick, dikutip SuperBall.id dari Antara.

    Erick menegaskan bahwa PSSI sejatinya telah memiliki kesepakatan dengan negara-negara di kawasan Timur Tengah untuk laga FIFA Matchday.

    Namun, pihaknya akan menghubungi negara tersebut dalam satu hingga dua hari ke depan untuk berkoordinasi terkait masalah keamanan.

    Erick mengatakan bahwa pihaknya harus mencari opsi melawan negara lain di luar Timur Tengah jika tidak ada jaminan keamanan.

    "Saya dengar negara-negara seperti Australia, Korea Selatan, yang sudah punya jadwal yang mirip, mereka juga sedang mempertimbangkan," kata Erick.

    Terlepas dari itu, Erick menegaskan bahwa Timnas Indonesia akan tetap memilih untuk bertandang ke negara lawan.

    "Coach John ingin tim mulai merasakan atmosfer, udara, dan lain-lainlah, termasuk logistik, perjalanan, kan itu mesti dicoba semua," katanya.

    Komentar
    Additional JS