Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Featured FIFA ASEAN Cup Juara Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Indonesia

    Usai Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Pengamat Usul Sebagian Dana Ini Jadi Bonus - tvonenews

    16 min read

     

    Timnas Indonesia berhasil keluar sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai mengalahkan Thailand lewat drama adu tendangan penalti di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (5/10/2026).

    • Reporter :

      Tim Sport tvonenews.com

    • Editor :

    Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:38 WIB

    Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

    Sumber :

    • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

    Jakarta, tvOnenews.com - Keberhasilan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 memunculkan usulan agar pemerintah memberikan apresiasi tambahan kepada skuad Garuda. Salah satunya datang dari Direktur Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, yang mengusulkan sebagian dana hasil pemulihan keuangan negara dialokasikan sebagai bonus bagi Timnas Indonesia.

    Usulan tersebut muncul setelah Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menyerahkan dana senilai Rp13,24 triliun kepada negara pada Selasa (6/10/2026). Dedi menilai momentum keberhasilan penegakan hukum dan pemulihan aset negara bisa berjalan beriringan dengan pemberian apresiasi terhadap prestasi olahraga nasional.

    "Keberhasilan Satgas PKH menyelamatkan keuangan negara hingga belasan triliun rupiah dalam satu tahap penyerahan merupakan pencapaian hukum dan ekonomi yang luar biasa. Namun, dampak dari pengembalian uang negara tersebut hendaknya juga dialokasikan secara nyata untuk sektor yang langsung dirasakan euforia dan kebanggaannya oleh publik, salah satunya apresiasi dan bonus bagi skuad Timnas Indonesia," kata Dedi Kurnia Syah di Jakarta, Selasa (6/10/2026).

    Menurut Dedi, pemberian penghargaan kepada skuad Garuda dinilai penting untuk menjaga momentum kebangkitan sepak bola nasional setelah keberhasilan menjadi juara. Apresiasi tersebut juga dianggap bisa menjadi tambahan motivasi bagi para pemain yang telah membawa Indonesia mencetak sejarah di level Asia Tenggara.

    Ia berpandangan, dana yang berhasil dikembalikan kepada negara pada akhirnya diharapkan dapat memberikan manfaat yang dirasakan masyarakat melalui berbagai program pemerintah. Dalam konteks tersebut, Dedi mengusulkan sektor pemuda dan olahraga menjadi salah satu bidang yang mendapat perhatian setelah prestasi besar Timnas Indonesia.

    "Penggunaan dana hasil pemulihan aset untuk penguatan pemuda dan olahraga, khususnya bagi timnas yang baru saja meraih trofi ASEAN, akan menghadirkan sentimen positif di masyarakat. Ini memperlihatkan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang responsif dalam mengapresiasi pahlawan olahraga," ujarnya menambahkan.

    Baca Juga

    Adapun Satgas PKH menyerahkan dana pemulihan keuangan negara Tahap VIII dengan total Rp13.241.335.681.910,13 kepada negara melalui Kementerian Keuangan. Nilai tersebut berasal dari sejumlah sumber yang berkaitan dengan penertiban kawasan hutan, penerimaan pajak, hingga penanganan perkara oleh Kejaksaan.

    Rinciannya, sekitar Rp3,47 triliun berasal dari penagihan denda administratif di sektor kehutanan dan sekitar Rp8,22 triliun merupakan penerimaan pajak atas wajib pajak yang ditindaklanjuti Satgas PKH. Sementara sekitar Rp1,53 triliun lainnya berasal dari penerimaan negara melalui penanganan tindak pidana khusus oleh Kejaksaan.

    Tak hanya dalam bentuk penerimaan negara, Satgas PKH juga menyerahkan kembali penguasaan kawasan hutan Tahap VIII seluas 259.230,73 hektare kepada negara. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menertibkan kawasan hutan yang selama ini digunakan untuk kegiatan perkebunan maupun pertambangan tanpa memenuhi ketentuan.

    Di sisi lain, Timnas Indonesia tengah menikmati momentum besar setelah keluar sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026). Pasukan Garuda memastikan trofi setelah menaklukkan Thailand 4-2 melalui adu penalti seusai kedua tim bermain imbang 2-2 hingga 120 menit.

    Jangan Lewatkan

    Dendam Pernah Jadi Korban Klitih, Dua Pemuda di Sleman Malah Serang Warga Secara Acak Pakai Celurit

    Dendam Pernah Jadi Korban Klitih, Dua Pemuda di Sleman Malah Serang Warga Secara Acak Pakai Celurit

    Pernah menjadi korban kekerasan jalanan membuat dua pemuda di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta menyimpan dendam. Alih-alih melupakan pengalaman tersebut, kedua -

    AC Milan Dihantam 2 Cedera, Ruben Amorim Dipaksa Ubah Formasi Jelang Hadapi Sassuolo

    AC Milan Dihantam 2 Cedera, Ruben Amorim Dipaksa Ubah Formasi Jelang Hadapi Sassuolo

    AC Milan mendapat pukulan ganda jelang menghadapi Sassuolo. Ruben Amorim harus memutar otak setelah Alexis Saelemaekers dan Pervis Estupinan mengalami cedera.

    Detik-detik Menegangkan Polisi Tembak Mati Pelaku Pembunuhan Sadis Satu Keluarga di Lampung

    Detik-detik Menegangkan Polisi Tembak Mati Pelaku Pembunuhan Sadis Satu Keluarga di Lampung

    Pelarian AF (35), terduga pelaku pembunuhan sadis terhadap satu keluarga di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, berakh

    Detik-detik Putusan MK Soal Persyaratan Gibran Rakabuming, Kubu Pemohon Ibaratkan Laga Final Timnas Indonesia

    Detik-detik Putusan MK Soal Persyaratan Gibran Rakabuming, Kubu Pemohon Ibaratkan Laga Final Timnas Indonesia

    Mahkamah Konstitusi (MK) terjadwal bakal membacakan hasil putusan terkait gugatan syarat pendidikan pencalonan Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka pada perhelatan Pilpres 2024.

    4 Shio yang Hatinya Tiba-tiba Bergetar, Ramalan Cinta 7 Oktober 2026

    4 Shio yang Hatinya Tiba-tiba Bergetar, Ramalan Cinta 7 Oktober 2026

    Ramalan asmara 12 shio besok 7 Oktober 2026. Ada 4 shio yang hatinya tiba-tiba bergetar. Simak prediksi lengkap untuk lajang dan yang sudah berpasangan.

    John Herdman Bongkar Alasan Bek Timnas Indonesia Jadi Algojo Penalti, Ternyata Penyerang Kalah Klinis

    John Herdman Bongkar Alasan Bek Timnas Indonesia Jadi Algojo Penalti, Ternyata Penyerang Kalah Klinis

    John Herdman membongkar alasan pemain bertahan dipercaya jadi algojo penalti Timnas Indonesia. Sejumlah penyerang ternyata kalah klinis saat latihan terakhir.

    Komentar
    Additional JS