Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Dunia Internasional Featured Konflik Timur Tengah Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Indonesia Timnas Yordania

    Timnas Indonesia Terancam Batal Lawan Yordania di Amman, PSSI Pantau Situasi Timur Tengah - inews

    5 min read

     


    JAKARTA, iNews.id – Timnas Indonesia terancam tidak jadi menghadapi Yordania di Amman pada FIFA Matchday November 2026 menyusul situasi keamanan di Timur Tengah yang mengkhawatirkan. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan keselamatan pemain dan pelatih menjadi prioritas sebelum menentukan lokasi pertandingan.

    Skuad Garuda dijadwalkan menjalani laga tandang melawan Yordania di Amman International Stadium pada 13 November 2026. Namun, rencana tersebut kini terus dipantau setelah muncul perkembangan keamanan di kawasan Timur Tengah.

    Perhatian PSSI meningkat setelah terjadi serangan rudal di Bandara Internasional King Khalid, Riyadh, Arab Saudi, Minggu (11/10/2026) waktu setempat. Situasi itu membuat federasi mempertimbangkan kembali rencana pertandingan di kawasan tersebut.

    “Tapi kita tunggu seperti apa karena memang beberapa kendala di Timur Tengah hari ini cukup mengkhawatirkan,” kata Erick di Balai Kota Solo, Senin (12/10/2026).

    Erick menegaskan PSSI tidak ingin mengambil risiko terkait keamanan rombongan Timnas Indonesia. Kondisi pelatih dan pemain menjadi salah satu pertimbangan utama sebelum keputusan akhir diambil.

    “Jadi saya juga mementingkan keselamatan pelatih, pemain kita,” ungkap Erick.


    PSSI Siapkan Opsi Pemindahan Lokasi

    PSSI mulai membuka kemungkinan perubahan lokasi pertandingan. Negosiasi dilakukan untuk mencari opsi yang dinilai lebih aman jika situasi di Timur Tengah tidak memungkinkan Timnas Indonesia bertanding sesuai rencana awal.

    “Ya ada beberapa negosiasi opsi apakah Timur Tengah yang sudah menjadi opsi utama kita akan revisi karena situasi,” ujar Erick.

    PSSI belum menentukan lokasi alternatif untuk duel tersebut. Keputusan akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi keamanan menjelang agenda FIFA Matchday pada November.

    Erick menilai situasi terbaru menjadi alasan kuat untuk melakukan evaluasi. PSSI tidak ingin persiapan pertandingan mengabaikan faktor keselamatan rombongan Garuda.

    “Ya, karena situasi kan ini panas gitu, kemarin ada serangan macam-macam ya, prihatin,” ucap Erick.


    Serangan di Riyadh Jadi Perhatian

    Bandara Internasional King Khalid di Riyadh menjadi sasaran serangan rudal Houthi pada Minggu (11/10/2026) waktu setempat. Berdasarkan informasi dalam laporan, satu orang tewas dan 11 lainnya mengalami luka-luka akibat serangan tersebut.

    Perkembangan itu membuat PSSI terus memonitor kondisi kawasan sebelum memastikan keberangkatan Timnas Indonesia ke Amman. Agenda melawan Yordania masih dijadwalkan pada 13 November 2026, tetapi aspek keamanan akan menjadi pertimbangan utama federasi.

    Editor: Abdul Haris

    Komentar
    Additional JS