Timnas Indonesia Juara, Ahli Transfer Italia Bilang Ini Luar Biasa - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Selasa, 6 Oktober 2026 | 09:46 WIB
Shayne Pattynama tampak meluapkan emosi sebagai selebrasi seusai berhasil mengeksekusi penalti dalam laga Final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia versus Timnas Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2026). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)
BOLASPORT.COM - Ahli transfer pemain, Fabrizio Romano, ikut menyoroti kesuksesan Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
Timnas Indonesia secara dramatis keluar sebagai pemenang menyusul kemenangan atas Timnas Thailand dalam laga final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/1/2026).
Dikatakan dramatis karena laga berjalan naik-turun bak roller coaster.
Indonesia unggul lebih dulu berkat gol Dean James pada menit ke-84.
Thailand, yang tampil dengan 10 pemain pasca-kartu merah Michelson, membalas tiga menit kemudian via Iklas Sanron.
Skor 1-1 bertahan hingga 90 menit selesai dimainkan.
Baca Juga: John Herdman Ungkap Alasan Algojo Tendangan Penalti Timnas Indonesia Bek Semua
Duel sengit berlanjut pada babak tambahan.
Sepanjang dua kali extra time, kedua tim saling berbalas gol.
Alhasil, kedudukan 2-2 memaksa pemenang harus ditentukan melalui adu penalti.
Indonesia akhirnya keluar sebagai juara usai dua penendang Thailand gagal nyekor dari titik putih.
Suasana di stadion langsung 'meledak' selepas skuad Garuda memastikan gelar juara.
Fabrizio Romano ikut terkesima atas atmosfer pertandingan.
Lewat media sosial, si pria asal Italia mengunggah video detik-detik Indonesia memenangi adu tos-tosan kontra Thailand.
Unggahan Fabrizio Romano mengenai kemenangan Timnas Indonesia lada final FIFA ASEAN Cup 2026. (INSTAGRAM FABRIZIO ROMANO)
"Suasana luar biasa saat Indonesia memenangi gelar FIFA ASEAN Cup pertama mereka, ini bersejarah," bunyi caption dalam postingan Romano.
Bek sayap Indonesia, Calvin Verdonk, tak menampik bahwa tensi partai puncak berjalan sangat menegangkan bagi kedua kesebelasan.
"Nggak penting, yang penting kami menang. Trofi pertama," ujar Sang palang pintu Lille.
"Ya, itu pertandingan yang gila."
"Kami harus main lebih baik lagi, tapi berhasil menang. Jadi, nggak ada masalah," ucap Verdonk.