Timnas Indonesia dan Persija Tidak Bisa Pakai SUGBK Sampai April 2027 - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Jumat, 30 Oktober 2026 | 17:45 WIB
Timnas Indonesia dan Persija Jakarta dipastikan tiba bisa pakai SUGBK sampai April 2027 (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)
BOLASPORT.COM – Kabar kurang menggembirakan datang bagi Timnas Indonesia dan Persija Jakarta terkait penggunaan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta Pusat.
Kedua tim berpotensi tidak bisa menggunakan stadion kebanggaan masyarakat Indonesia tersebut hingga April 2027.
Hal ini berkaitan dengan proses pengerjaan dan persiapan lapangan yang masih membutuhkan waktu agar kondisinya benar-benar siap digunakan.
Direktur Utama Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK), Rakhmadi A. Kusumo, mengatakan pihaknya masih melakukan kajian teknis untuk memastikan kesiapan rumput SUGBK.
Karena itu, peluang Timnas Indonesia menggunakan SUGBK pada FIFA Matchday Maret 2027 belum bisa dipastikan.
Hal yang sama juga dirasakan oleh Persija karena tidak bisa pakai SUGBK.
Persija awalnya mendaftarkan SUGBK dan JIS untuk kandangnya di Super League musim ini.
Tidak bisa memakai SUGBK, Persija harus menggunakan JIS sampai April 2027.
Baca Juga: Duet Janice dan Legenda Tenis Venus Williams Lolos ke Semifinal Guangzhou Open 2026
Rakhmadi menegaskan pihaknya tidak ingin terburu-buru memberikan kepastian sebelum kondisi lapangan benar-benar memenuhi standar untuk menggelar pertandingan internasional.
"Terkait kemungkinan SUGBK digunakan untuk FIFA Matchday pada Maret, kami masih berhati-hati dalam memberikan kepastian."
"Kami tidak ingin memberikan janji yang belum bisa dipastikan," ujar Rakhmadi.
"Saat ini, tim teknis masih melakukan kajian secara cermat untuk memastikan kondisi lapangan benar-benar siap digunakan," sambungnya.
Menurut Rakhmadi, kepastian mengenai kemungkinan penggunaan SUGBK untuk pertandingan pada Maret 2027 baru bisa disampaikan sekitar Januari atau Februari mendatang.
Meski demikian, ia memastikan Timnas Indonesia tetap menjadi salah satu prioritas utama dalam pemanfaatan stadion tersebut.
"Kepastian kemungkinan baru bisa kami sampaikan pada Januari atau Februari."
"Namun, prioritas utama kami tetap Timnas Indonesia," katanya.
Baca Juga: Pemain Jepang Akui Gugup saat Jalani Debut di Persib Bandung
Rakhmadi menjelaskan akhir April 2027 menjadi target paling aman agar SUGBK bisa kembali digunakan dalam kondisi prima.
Proses pengerjaan dan persiapan lapangan menjadi pertimbangan utama sebelum stadion tersebut kembali dimanfaatkan untuk pertandingan sepak bola.
"Karena proses pengerjaan dan persiapan lapangan membutuhkan waktu, akhir April 2027 menjadi target paling aman untuk memastikan SUGBK kembali dalam kondisi prima," jelasnya.
Namun, peluang penggunaan lebih awal tetap terbuka apabila kondisi rumput menunjukkan perkembangan lebih baik dari perkiraan.
Jika hal tersebut terjadi, PPKGBK akan mengutamakan Timnas Indonesia sebagai pihak yang mendapatkan kesempatan pertama untuk menggunakan stadion berkapasitas besar tersebut.
"Apabila dalam prosesnya kondisi lapangan ternyata sudah lebih baik dari perkiraan, tentu pemanfaatannya akan kami dedikasikan terlebih dahulu untuk Timnas Indonesia," tutur Rakhmadi.
Di sisi lain, Rakhmadi menjelaskan bahwa pengelolaan kawasan GBK juga melibatkan koordinasi dengan sejumlah kementerian.
PPKGBK terus berkomunikasi dengan Kementerian Sekretariat Negara sebagai kementerian pengampu, serta Kementerian Pariwisata dan Kementerian Pemuda dan Olahraga terkait berbagai kegiatan yang berlangsung di kawasan tersebut.
Menurutnya, berbagai kegiatan nonolahraga juga mendapatkan dukungan dari kementerian terkait.
PPKGBK memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh kegiatan di kawasan GBK dapat berjalan dengan baik.
Meski demikian, kepentingan sepak bola nasional, khususnya Timnas Indonesia, tetap menjadi perhatian dalam pengelolaan SUGBK.
"Kami menjadi bagian yang memastikan seluruh kegiatan tersebut dapat berjalan dengan baik."
"Di sisi lain, Timnas Indonesia tetap menjadi salah satu prioritas kami," tutupnya.