Timnas Futsal Indonesia Kalah 1-2 dari Peru, Tutup Copa das Nacoes Tanpa Kemenangan - Suara Pantura
Timnas Futsal Indonesia Kalah 1-2 dari Peru, Tutup Copa das Nacoes Tanpa Kemenangan | Suara Pantura | Suara Pantura

M teguh•
Foto: Kompas.com
IKLANSuarapantura.com - Timnas Futsal Indonesia menutup kiprahnya di Copa das Nacoes de Futsal 2026 dengan kekalahan 1-2 dari Peru. Laga perebutan peringkat kelima dan keenam itu digelar di Max Rosenmann Arena, Sao Jose dos Pinhais, Brasil, pada Sabtu (17/10/2026) waktu setempat atau Minggu (18/10/2026) dini hari WIB.
Peru membuka keunggulan lewat gol Usquiano, kemudian menggandakannya melalui Juarez. Indonesia sempat memberi perlawanan dan hanya mampu membalas satu gol lewat Yogi Saputra yang memanfaatkan sepak pojok Rizki Xavier. Gol tersebut menjadi satu-satunya gol yang dicetak skuad Garuda sepanjang turnamen di Brasil.
Indonesia sebenarnya menciptakan sejumlah peluang untuk menyamakan kedudukan. Salah satu peluang terbaik membentur tiang gawang ketika penjaga gawang lawan sudah meninggalkan posisinya. Namun, peluang itu tidak berbuah gol hingga peluit akhir dibunyikan.

Baca Juga · Olah Raga
Jelang Jamu Persik, Tolic Kabarkan Gakuto dan Beckham Berpeluang Tampil
Hasil melawan Peru melengkapi rangkaian negatif Indonesia di turnamen undangan tersebut. Sebelumnya, skuad asuhan Hector Souto kalah 0-3 dari tuan rumah Brasil pada laga pembuka, lalu takluk 0-2 dari Cape Verde pada pertandingan kedua Grup A. Kekalahan dari Peru membuat Indonesia mengakhiri turnamen tanpa kemenangan.
Secara keseluruhan, Indonesia memainkan tiga pertandingan dengan catatan tiga kekalahan, tanpa kemenangan maupun hasil imbang. Garuda hanya mencetak satu gol dan kebobolan tujuh gol selama mengikuti kompetisi di Brasil. Catatan itu menjadi pekerjaan rumah besar bagi tim pelatih menjelang agenda internasional berikutnya.
Baca Juga · Olah Raga
Jamu Persik Kediri Malam Ini, Persib Incar Kemenangan untuk Naik Klasemen
Copa das Nacoes de Futsal 2026 merupakan turnamen undangan yang digelar untuk memberi pengalaman bertanding melawan tim-tim berlevel dunia. Indonesia mengikuti ajang tersebut dengan komposisi skuad yang tidak lengkap, tetapi tetap diharapkan mampu memetik pelajaran berharga dari tiga pertandingan yang dilakoni.
Di tengah hasil yang belum memuaskan, Yogi Saputra menjadi salah satu pemain yang menonjol. Golnya ke gawang Peru tidak hanya memecah kebuntuan Indonesia, tetapi juga menjadi bukti bahwa skuad Garuda tetap mampu menciptakan peluang dan mencetak gol saat menghadapi lawan yang lebih diunggulkan.

Baca Juga · Olah Raga
Erick Thohir Ajak Publik Dukung IWL 2026/2027 yang Bergulir Hari Ini
Evaluasi menyeluruh kini menjadi kebutuhan mendesak bagi Timnas Futsal Indonesia. Penyelesaian akhir yang kurang tajam menjadi sorotan utama, mengingat Indonesia gagal mencetak gol pada dua laga awal dan hanya satu kali membobol gawang lawan dari tiga pertandingan. Perbaikan di sektor tersebut akan sangat menentukan pada turnamen berikutnya.
Selain penyelesaian akhir, konsistensi permainan sejak menit awal juga perlu dibenahi. Indonesia kerap memulai laga dengan kurang meyakinkan sehingga lawan lebih dulu mengambil kendali. Jika dua persoalan itu bisa diperbaiki, peluang Garuda untuk bersaing di level internasional akan terbuka lebih lebar.
Sumber: Kompas.com, BSI News, Lensa Hukum.
