Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Erick Thohir Featured FIFA ASEAN Cup Sepak Bola Sepak Bola Indonesia Spesial Timnas Indonesia Timnas Malaysia

    Suporter Garuda Makin Curiga Isu Singapura Lepas Laga Usai Malaysia Pesta Gol 6-0, Minta Erick Thohir Laporkan ke FIFA - Viva

    6 min read

     

    Ketua Umum PSSI, Erick Thohir (tengah)

    Jakarta, VIVA – Timnas Malaysia berpesta gol saat menghadapi Singapura pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Harimau Malaya menang telak 6-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (1/10/2026).

    Baca Juga

    Namun, kemenangan besar tersebut ternyata belum cukup mengantarkan Malaysia ke final. Hasil ini justru kembali memunculkan kecurigaan di kalangan suporter Timnas Indonesia terkait isu Singapura disebut-sebut akan "melepas" pertandingan demi membantu Harimau Malaya.

    Sebelum laga berlangsung, pengamat sekaligus pemerhati sepak bola nasional, Noor Korompot, sempat membuat pernyataan yang mengundang perhatian.

    Baca Juga

    Melalui akun Instagram pribadinya, @noorkorompotalks, Noor menyebut adanya skenario besar dalam pertandingan Malaysia melawan Singapura.

    "Ada skenario besar dalam pertandingan Malaysia vs Singapura. Singapura akan melepas pertandingan di FIFA ASEAN Cup 2026 untuk meloloskan Malaysia ke final," tulis Noor.

    Baca Juga

    Pernyataan tersebut saat itu masih sebatas dugaan dan tidak disertai bukti adanya kesepakatan untuk mengatur pertandingan. Bahkan, Singapura sebenarnya memiliki kepentingan untuk meraih kemenangan karena masih mempunyai peluang lolos ke final.

    Di lapangan, Malaysia memang tampil agresif sejak awal pertandingan. Harimau Malaya mendapatkan hadiah penalti ketika pertandingan baru berjalan delapan menit. Fergus Tierney dijatuhkan Ryhan Stewart di kotak terlarang sehingga wasit menunjuk titik putih.

    Bergson da Silva yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangannya mengecoh kiper Singapura, Izwan Mahbud, sekaligus membawa Malaysia unggul 1-0.

    Malaysia kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-26. Manuel Hidalgo menusuk dari sisi kiri sebelum melepaskan umpan tarik ke depan gawang. Stuart Wilkin menyambutnya dan mengubah skor menjadi 2-0.

    Keunggulan dua gol Malaysia bertahan hingga turun minum.

    Selepas jeda, pesta gol Harimau Malaya berlanjut. Bergson mencetak gol keduanya pada menit ke-62 setelah menyambar umpan silang Arif Aiman dari sisi kanan. Paulo Josue kemudian ikut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-76. Sepakannya dari sudut sempit tidak mampu dihentikan Izwan.

    Malaysia semakin menjauh pada menit ke-87. Syahir Bashah berhasil lolos dari jebakan offside sebelum sepakannya mengenai pemain belakang Singapura dan mengecoh Izwan.

    Bergson akhirnya melengkapi hattrick pada menit ke-90+3. Penyerang Malaysia itu melepaskan sepakan keras yang kembali bersarang di gawang Singapura.

    Malaysia pun menutup pertandingan dengan kemenangan telak 6-0.

    Tetap Gagal ke Final

    Ironisnya, kemenangan dengan margin enam gol tersebut tetap tidak cukup bagi Malaysia untuk mengamankan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026.

    Pada pertandingan lainnya yang berlangsung bersamaan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Timnas Indonesia menghancurkan Bangladesh dengan skor 9-2.

    Hasil tersebut membuat Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi empat poin serta memiliki selisih gol +9.

    Namun, Indonesia berhak menempati posisi teratas karena unggul produktivitas gol.

    Skuad Garuda mencetak total 11 gol sepanjang fase grup, sedangkan Malaysia hanya mengoleksi sembilan gol.

    Dengan demikian, Indonesia melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026.

    Skor 6-0 Malaysia Vs Singapura Picu Kecurigaan Suporter Timnas Indonesia

    Kemenangan Malaysia atas Singapura dengan skor 6-0 kemudian menjadi bahan pembicaraan di media sosial.

    Sebagian suporter Indonesia mempertanyakan bagaimana pertandingan yang sebelumnya disebut berpotensi menjadi laga kompetitif justru berakhir dengan kemenangan sangat besar untuk Malaysia.

    Kecurigaan tersebut semakin ramai karena isu mengenai dugaan Singapura melepas pertandingan memang sudah muncul sebelum laga dimainkan.

    Sejumlah suporter Garuda bahkan menyerukan agar dugaan tersebut tidak berhenti sebagai perdebatan di media sosial. Mereka meminta PSSI, termasuk Ketua Umum PSSI Erick Thohir, mempertanyakan pertandingan tersebut kepada FIFA apabila memang ditemukan indikasi pelanggaran.

    "Kalau memang ada indikasi pertandingan tidak berjalan sebagaimana mestinya, harus diperiksa. Jangan cuma jadi rumor," demikian inti komentar yang ramai disuarakan suporter di media sosial.

    Komentar lainnya mempertanyakan skor akhir pertandingan yang dianggap terlalu besar, terlebih Malaysia membutuhkan kemenangan dengan margin besar untuk bersaing dengan Indonesia dalam perebutan posisi teratas Grup A.

    Meski demikian, perlu ditegaskan bahwa anggapan Singapura sengaja melepas pertandingan masih sebatas dugaan. Hingga pertandingan berakhir, tidak terdapat bukti yang menunjukkan adanya kesepakatan antara Malaysia dan Singapura untuk mengatur hasil laga.

    Sebelum pertandingan, Erick Thohir juga tidak secara langsung membenarkan tudingan tersebut. Ketua Umum PSSI itu justru meminta semua tim tetap bermain maksimal.

    "Kita harus fight dan mudah-mudahan Malaysia dan Singapura juga fight sama-sama," kata Erick sebelum laga.

    Setelah pertandingan berakhir 6-0 dan Malaysia tetap gagal lolos ke final, perdebatan mengenai laga tersebut kembali mencuat. Namun, untuk menyimpulkan adanya pengaturan pertandingan tetap diperlukan bukti dan pemeriksaan resmi dari pihak berwenang, bukan semata berdasarkan skor akhir atau dugaan suporter.

    Timnas Indonesia.

    FIFA Pamerkan Kehebatan Timnas Indonesia setelah Bantai Bangladesh 9-2

    Timnas Indonesia memastikan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026 melalui drama luar biasa pada penghujung pertandingan melawan Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno

    img_title

    VIVA.co.id

    2 Oktober 2026

    Komentar
    Additional JS