Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Bulu Tangkis Bulu Tangkis indonesia Featured Spesial Suhandinata Cup

    Suhandinata Cup 2026 - Indonesia Tak Terkalahkan di Fase Grup, Kekuatan Ganda Campuran Sudah Pas - Semua Halaman - Bolasport.

    6 min read


    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Bulu Tangkis
  • Selasa, 6 Oktober 2026 | 20:45 WIB

    Muhammad Luthfi Habibi/Atresia Naufa Candani usai memenangi laga melawan Sri Lanka pada Suhandinata Cup 2026Muhammad Luthfi Habibi/Atresia Naufa Candani usai memenangi laga melawan Sri Lanka pada Suhandinata Cup 2026 (PBSI)

    BOLASPORT.COM - Indonesia berhasil menyapu bersih babak penyisihan Suhandinata Cup 2026 dengan kemenangan di mana kekuatan ganda campuran mendapatkan sorotan positif.

    Tim bulu tangkis junior Indonesia resmi menutup babak penyisihan Grup C2 tanpa kekalahan setelah menggasak Sri Lanka pada hari ini, Selasa (6/10/2026) di Kairo, Mesir.

    Ganda campuran membuka perjuangan Tim Merah Putih pada set pertama melalui pasangan Simanjuntak Moses Andar/Reya Azzahra Yulianti.

    Mereka mampu meraih hasil manis dengan hanya kecolongan 3 poin saja saat melawan Keneth Aruggoda/Isuri Attanayake.

    Dominasi Indonesia terus berlanjut di empat sektor lainnya dengan jalan yang cukup mudah.

    Momentum positif tersebut juga terjadi untuk nomor tunggal yang diwakili Fardhan Rainanda untuk putra dan Jolin Angelia di sektor putri.

    Menginjak set kedua, pembukaan yang manis ditunjukkan oleh Muhammad Lutfi Habibi/Atresia Naufa Candani.

    Situasi yang tidak jauh berbeda dialami Indonesia untuk mengamankan tiket perempat final Suhandinata Cup 2026 dengan jalan yang relatif mudah.

    Keberhasilan Luthfi/Atre dan Moses/Reya dalam meraih kemenangan di ganda campuran yang dimainkan di partai pertama turut mengundang sorotan.

    Baca Juga: Mental Juara Leo/Daniel saat Asian Games 2026 Diakui, Pelatih Ganda Putra Indonesia Ungkap Pesan Khusus di Final

    Pelatih ganda campuran Indonesia, Muhammad Rijal saat memantau pemainnya pada Suhandinata Cup 2026Pelatih ganda campuran Indonesia, Muhammad Rijal saat memantau pemainnya pada Suhandinata Cup 2026 (PBSI)

    Perhatian datang dari Muhammad Rijal selaku pelatih ganda campuran di mana dia menilai amunisi yang diturunkan dalam laga ini berada dalam kondisi bagus.

    "Performa atlet ganda campuran pada laga hari ini saya rasa cukup oke, baik Moses/Reya maupun Luthfi/Atre," kata Rijal menjelaskan.

    "Dengan kualitas yang ada saya harap ganda campuran bisa terus menyumbangkan poin," imbuhnya, melalui siaran PBSI yang diterima BolaSport.com.

    Lebih lanjut, Rijal mengungkapkan pesan kepada para pemain ganda campurannya untuk selalu yakin dan menunjukakn jiwa petarung yang kuat selama berada di lapangan.

    "Sebelum pertandingan saya selalu briefing mereka untuk selalu yakin dan kalau beregu harus memiliki jiwa petarung yang kuat," kata Rijal.

    "Alhamdulillah mereka paham dengan masukan yang saya berikan dan saya selalu menekankan kepada mereka, apapun kondisinya harus selalu siap dan cepat beradaptasi dengan kondisi di lapangan."

    Melalui pemain yang diturunkan pada hari ini, Rijal menilai komposisi untuk nomor ganda campuran sudah pas.

    "Untuk sekarang komposisi ganda campuran sudah pas, baik dari ganda campuran pertama Moses/Reya, kedua Edsel/Atresia, dan disusul Luthfi/Dian serta Erfan/Mellynda," kata Rijal.

    Sementara itu, Muhammad Lutfi Habibi menegaskan dirinya akan meningkatkan fokus dan mentalnya jika diturunkan pada perempat final melawan Taiwan.

    Usai laga, Luthfi merasa masih melakukan adaptasi dan mencari sentuhan terbaiknya meski cukup mudah dalam menumbangkan lawan yang dihadapi.

    "Karena masih adaptasi lapangan, jadi masih mengenakan mainnya dulu," ucap Luthfi menjelaskan.

    "Dengan status negara yang bulutangkisnya tidak terlalu di perhitungkan, pemain Sri Lanka cukup pesat untuk perkembangan permainannya."

    "Mungkin salah satu faktornya karena ada pelatih-pelatih Indonesia yang melatih disana."

    "Jika bermain di babak selanjutnya, fokus dan mentalnya harus ditingkatkan, serta banyak memiliki strategi karena di poin pendek ini harus memiliki banyak strategi," imbuhnya.

    Hal yang tidak jauh berbeda juga diungkapkan oleh Atresia Naufa Candani yang baru pertama kali diturunkan pada ajang ini.

    "Saya baru diturunkan bermain jadi masih beradaptasi dengan kondisi lapangan," ucap Atresia menjelaskan.

    "Sama-sama bermain pakai tangan kiri, kami memiliki pemikiran yang sama dalam beberapa penempatan bola di sisi yang kosong."

    "Tadi lawan berusaha bermain nothing to lose dan kami juga berusaha satu demi satu untuk menjauhkan poinnya," imbuhnya.

    REKAP SUHANDINATA CUP 2026

    Grup C2: Indonesia vs Sri Lanka: 55-38, 55-35.

    Set 1:
    XD 1: Simanjuntak Moses Andar/Reya Azzahra Yulianti vs Keneth Aruggoda/Isuri Attanayake 11-3.
    WD 1: Selsi Josika/Yasintha Ristyna Putri vs Isuri Attanayake/Sithumi De Silva 22-11.
    WS 1: Jolin Angelia vs Nethmi Ratnayake 33-21.
    MS 1: Fardhan Rainanda Joe vs Keneth Aruggoda 44-32.
    MD 1: Raihan Daffa Edsel Pramono/Anju Siahaan vs Sanuda Ariyasinghe/Thisath Rupathunga 55-38.

    Set 2:
    XD 2: Muhammad Luthfi Habibi/Atresia Naufa Candani vs Senuth Sethmitha Perera/Nethmi Ratnayake 11-5.
    WD 2: Halifia Usni Pratiwi/Aurelia Syakira Putri vs Isuri Attanayake/Sithumi De Silva 22-14.
    WS 2: Mayla Cahya Afilian Pratiwi vs Nethmi Ratnayake 33-23.
    MS 2: Radithya Bayu Wardhana vs Keneth Aruggoda 44-28.
    MD 2: Joseph Marcellino Kyta/Faizal Pangestu vs Sanuda Ariyasinghe/Thisath Rupathunga 55-35.

    Komentar
    Additional JS