Sinergi KOI dan ASTAF: Upaya Bawa Sepak Takraw Indonesia Makin Berkembang - Kompas
KOMPAS.com - Langkah strategis terus dilakukan oleh Komite Olimpiade Indonesia (KOI) guna memajukan prestasi olahraga di Tanah Air.
Salah satunya adalah dengan mempererat kerja sama bersama Federasi Sepak Takraw Asia atau ASTAF demi mendukung perkembangan sepak takraw Indonesia.
Ketua Umum KOI, Raja Sapta Oktohari, menegaskan bahwa cabang olahraga ini memiliki rekam jejak yang sangat membanggakan di level internasional.
"Sepak takraw adalah salah satu cabang olahraga yang memiliki tradisi dan prestasi kuat bagi Indonesia," kata Oktohari dikutip dari Antara, Sabtu (3/10/2026).
INSIDE | BERAKHIR! | Atlético de Madrid 4 - 0 Real Sociedad
Guna merealisasikan dukungan tersebut, pimpinan KOI mengadakan pertemuan khusus dengan Presiden ASTAF, Datuk Abdul Halim Kader.
Baca juga: Sabet Perak Asian Games 2026, Pelatih Putra Sepak Takraw Indonesia Soroti Persiapan Minim
Pertemuan krusial ini berlangsung tepat di sela-sela fase akhir pertandingan pada ajang Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.
Bangun Ekosistem Berkelanjutan
Dalam lawatannya tersebut, Oktohari menilai agenda ini merupakan momentum yang tepat untuk merekatkan hubungan antara Komite Olimpiade Nasional dengan Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB PSTI) dan konfederasi tingkat Asia.
Pemantapan relasi ini bertujuan untuk memastikan kelancaran progres prestasi para atlet.
"Kolaborasi ini menjadi bagian penting untuk membawa sepak takraw Indonesia semakin berkembang," tambah Raja Sapta Oktohari.
Oktohari menambahkan, perkembangan olahraga ini tidak semata-mata soal raihan medali, melainkan juga menyangkut penguatan fondasi ekosistem olahraga nasional secara menyeluruh.
Kehadirannya secara langsung di arena pertandingan merupakan wujud perhatian nyata terhadap daya juang para pahlawan olahraga.
Baca juga: Timnas Sepak Takraw Indonesia Raih Perak Asian Games 2026 Usai Kalah dari Jepang
Ia menyadari bahwa tanggung jawab pengembangan tidak berhenti saat pertandingan usai.

Lihat Foto
"Yang kita bangun bukan hanya prestasi untuk satu pertandingan atau satu Asian Games," tegasnya.
"Kita ingin membangun ekosistem yang berkelanjutan sehingga atlet harus mendapat dukungan, federasi harus semakin kuat, dan hubungan internasional juga harus terus kita jaga."
Apresiasi Asia dan Persiapan Kejuaraan Dunia
Di sisi lain, Presiden konfederasi Asia menyambut baik dedikasi yang ditunjukkan oleh Tanah Air.
Ia memuji transformasi positif dalam sistem pengelolaan serta komitmen pengembangan yang sedang berjalan.
Baca juga: Lawan Jepang di Final Sepak Takraw Asian Games 2026, Indonesia Siapkan Strategi Khusus
Apresiasi khusus juga dialamatkan kepada Ketua Umum PB PSTI, Surianto, yang dinilai sukses membawa angin segar sekaligus mempererat ikatan antara federasi nasional dengan komunitas internasional.
Sinergi yang terbangun ini menjadi modal yang sangat penting mengingat Indonesia bersiap menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia 2027 mendatang yang akan diselenggarakan di Makassar, Sulawesi Selatan.
Ajang bergengsi tersebut menjadi kesempatan emas untuk terus mengukuhkan fondasi pembinaan dan eksistensi cabang olahraga ini di level global.
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
HIGHLIGHTS | LaLiga 24-25 Jornada 35 | Atlético de Madrid 4 - 0 Real Sociedad