Shin Tae-yong Ungkap Perbedaan Utama saat Memimpin Timnas Indonesia dan Persija - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Minggu, 11 Oktober 2026 | 15:45 WIB
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, akui lebih banyak melakukan evaluasi di klub daripada di Timnas Indonesia. (TOMMY NICOLAS/BOLASPORT.COM)
BOLASPORT.COM - Shin Tae-yong mengakui ada perbedaan besar saat melatih Timnas Indonesia dan Persija Jakarta.
Sejauh ini pendekatannya bersama Persija di Super League 2026/2027 bisa berjalan dengan baik.
Empat kemenangan beruntun dan berada di puncak klasemen menjadi bukti penampilan solid Macan Kemayoran.
Performa ini menjadi sorotan karena dia sebelumnya kurang sukses saat masih menjadi pelatih Ulsan HD.
Sementara di timnas sosoknya masih terus jadi patokan level tertinggi Skuad Garuda hingga saat ini.
Shin Tae-yong menjelaskan bahwa saat berada di timnas waktu yang ada benar-benar harus dimanfaatkan dengan baik.
Jeda FIFA Matchday harus disusun dengan matang agar semua pemain bisa menjalankan instruksi dengan baik.
Ini yang menjadi tantangan bagi seorang pelatih untuk bisa membawa timnas bisa langsung beradaptasi dengan cepat.
"Karakter tim nasional dan klub tentu sedikit berbeda."
"Karena itu, program latihan yang diterapkan juga berbeda."
"Ketika menangani tim nasional, kami harus menjalani dua pertandingan dalam waktu sembilan hari," kata Shin Tae-yong.
Baca Juga: Tandang Rasa Tuan Rumah, Shin Tae-yong Puji The Jakmania usai Persija Jakarta Bantai PSIM Jogja
Pelatih berusia 56 tahun ini melanjutkan bahwa saat masih bersama Skuad Garuda misi utama adalah menjaga kondisi fisik pemain.
Hal tersebut yang benar-benar terasa dan timnas akhirnya bisa menunjukkan perkembangan signifikan.
Saat di klub mereka memiliki waktu yang lebih panjang termasuk melakukan evaluasi menyeluruh agar performa tim bisa semakin membaik.
"Oleh sebab itu, fokus utama latihan lebih banyak diarahkan pada pengaturan kondisi fisik pemain agar mereka siap menghadapi pertandingan."
"Sementara itu, dalam kompetisi liga bersama klub, kami memiliki banyak kesempatan."
"Terutama untuk mengevaluasi berbagai kekurangan yang muncul dalam pertandingan," ujarnya.
Selanjutnya, Shin mengakui saat berada di klub mereka bisa melakukan persiapan lebih matang untuk setiap pertandingan.
Ini yang membuat Persija bisa menjaga performa dan meraih empat kemenangan beruntun.
Tim pelatih juga bisa fokus dan menjadi dekat dengan semua pemain yang ada di tim.
"Kekurangan tersebut kemudian diperbaiki melalui latihan sebagai persiapan menghadapi laga berikutnya."
"Jadi, pendekatan yang digunakan bersama tim nasional dan klub memang memiliki perbedaan," ujarnya.