Shin Tae-yong Tentang Penyerangan Bus EPA Persib, Tidak Setuju Persija Dikurangi Poin - Semua Halaman - Bolasport
Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:15 WIB
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, sedang memberikan keterangan kepada awak media di Persija Training Ground, Sawangan, Jawa Barat, Rabu (7/10/2026). (MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM)
BOLASPORT.COM - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, angkat bicara perihal kasus The Jakmania yang melakukan penyerangan ke bus Persib Bandung EPA di Batang, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.
Ia tidak setuju apabila Persija sampai dikurangi poin akibat ulah The Jakmania.
Eks pelatih timnas Indoneaia itu menyayangkan adanya kejadian yang sangat merugikan bagi Persija.
Terlebih, Persija baru saja meraih kemenangan 4-0 atas PSIM Yogyakarta.
"Menurut saya, kejadian seperti itu sama sekali tidak boleh terjadi," kata Shin Tae-yong kepada awak media termasuk BolaSport.com.
Shin Tae-yong meminta Persija untuk memberikan teguran kepada The Jakmania.
Pendukung Persija itu diharapkan bisa menjadi suporter yang dewasa tanpa merugikan klub.
"Jika memang terjadi, pihak klub harus memberikan teguran keras kepada suporter."
"Namun, aparat penegak hukum juga harus menindak tegas orang-orang yang terlibat."
"Hal seperti ini tidak boleh terulang kembali," kata Shin Tae-yong.
Lanjut Shin Tae-yong, Persija punya sikap tanggung jawab untuk menegaskan kepada The Jakmania agar bersikap sopan selama mendukung tim di laga tandang.
Meski begitu, Persija juga tidak bisa mengontrol suporter yang kejadiannya jauh dari stadion.
"Bagaimana mungkin pihak klub bisa terus mengikuti setiap orang ke mana pun mereka pergi untuk mencegah semua kejadian seperti itu?"
"Misalnya, insiden terjadi di rest area."
Baca Juga: Pelatih Viettel FC Kagum dengan Kekuatan Persib, Kecewa Gagal Permalukan Maung Bandung
"Klub tentu tidak mungkin mengawasi semua orang setiap saat," kata Shin Tae-yong.
Atas kejadian itu, Persija kabarnya dibayangi hukuman berat oleh Komdis PSSI.
Salah satunya banyak yang meminta PSSI menghukum pengurangan poin kepada Persija.
Shin Tae-yong tidak setuju dengan hukuman tersebut.
Menurutnya, ini sangat merugikan Persija.
"Karena itu, menurut saya, tidak masuk akal jika seluruh tanggung jawab dibebankan kepada klub, termasuk sampai pada pengurangan poin."
"Orang-orang yang melakukan pelanggaran harus ditangkap dan ditindak tegas oleh aparat penegak hukum agar kejadian serupa tidak terulang."
Baca Juga: Absen Lama hingga Tersisih dari Timnas Indonesia, Sandy Walsh Akhirnya Debut buat Persib Bandung
"Tanggung jawab hukum harus diberikan kepada individu yang melakukan pelanggaran."
"Kita tidak bisa begitu saja melimpahkan seluruh tanggung jawab tersebut kepada pihak klub," tutup Shin Tae-yong.