Sosial Media
Live Skor Bola - Flashscore
0
Mensinkronisasi logo dan berita terbaru...
    Home Berita Timnas Portugal Cristiano Ronaldo Featured Rafael Leao Sepak Bola Sepak Bola Internasional Spesial

    Ronaldo Tantrum Gara-gara Pelatih Portugal, Rafael Leao: Bukan Urusan Saya - Semua Halaman - Bolasport

    4 min read


    Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

  • Home
  • Internasional
  • Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:22 WIB

    Gestur kesal Cristiano Ronaldo dalam laga Timnas Portugal melawan Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Toronto Stadium (2/7/2026).Gestur kesal Cristiano Ronaldo dalam laga Timnas Portugal melawan Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Toronto Stadium (2/7/2026). (COLE BURSTON/AFP)

    BOLASPORT.COM - Penyerang Timnas Portugal, Rafael Leao, enggan bicara banyak soal konflik antara Cristiano Ronaldo dan Jorge Jesus.

    Hubungan Cristiano Ronaldo dengan pelatih Timnas Portugal, Jorge Jesus, sedang tidak baik-baik saja.

    Mereka terlibat konflik yang menjadi konsumsi media.

    Suasana memanas lantaran Ronaldo merasa dikhianati dan dibohongi oleh Jesus.

    Sebelumnya, sang nakhoda berjanji akan meminta maaf secara terbuka kepada publik usai tidak memainkan CR7 dalam laga kedua UEFA Nations League 2026-2027 melawan Norwegia.

    Namun, saat melakoni konferensi pers sebelum matchday ketiga kontra Denmark, yang terjadi justru tidak demikian.

    Jesus malah mengisyaratkan bakal melakukan hal serupa jika tim tidak membutuhkan Ronaldo.

    "Jika saya membutuhkannya (Ronaldo), dia akan bermain. Kalau tidak, dia tak akan bermain," kata Jesus.

    "Status tidak memberikan seorang pemain hal untuk diperlakukan berbeda dari pemain lain."

    "Status seseorang adalah tentang menghormati karier mereka. Saya selalu mengangkat masalah ini."

    Baca Juga: Jadi Monster Gol Timnas Indonesia, Mitchell Baker Ukir Prestasi yang Tak Pernah Dilakukan Cristiano Ronaldo

    "Rencana disusun bersama pemain, tapi saya-lah yang mengambil keputusan. Mereka tahu itu," pungkasnya.

    Alhasil, Ronaldo marah besar.

    Kapten Al Nassr itu sempat absen latihan tiga hari berturut-turut sebelum meninggalkan kamp pelatihan Portugal.

    Sempat mampir di kota Madrid, Ronaldo kemudian kembali ke Arab Saudi.

    Ketika ditanya soal konflik internal dalam tubuh tim nasiona, Leao tak mau ambil pusing.

    Dia menyatakan bahwa masalah tersebut bukanlah urusan pemain.

    "Itu bukan urusan kami," tutur sang mantan bintang AC Milan seperti dikutip BolaSport.com dari Marca.

    "Kami telah membuktikan diri sebagai tim hebat."

    "Saya yakin dia senang dengan kemenangan ini. Sebagai rekan setim, saya tahu betul seperti apa sosoknya."

    "Yang terpenting adalah tim, kini kami perlu beristirahat dan bersiap untuk pertandingan ke depan," pungkas Leao.

    Ronaldo memilih desersi alias mangkir dari tugas negara yang bisa mendatangkan hukuman berat.

    Menurut aturan Federasi Sepak Bola Portugal (FPF), pemain yang meninggalkan tugas tanpa seizin pelatih ataupun otoritas tim nasional akan dikenai sanksi larangan bermain dan denda.

    "Seorang pemain, yang setelah dipanggil secara sah (oleh tim nasional), meninggalkan atau tidak hadir tanpa alasan yang valid dalam sesi latihan, pertandingan, atau kegiatan tim nasional, maupun yang berkaitan dengan perwakilan olahraga FPF atau Portugal, akan dikenai sanksi skors selama satu hingga enam bulan dan, selain itu, jika ia adalah pemain profesional, dengan denda sebesar 5 hingga 10 UC (sekitar 500-1.000 euro)," begitu bunyi aturan disiplin FPF yang dikutip A Bola.

    Komentar
    Additional JS