Rintihan Pemain Malaysia Kena Prank Timnas Indonesia - Viva

VIVA – Striker Timnas Malaysia, Paulo Josue, mengaku sulit percaya Timnas Indonesia mampu mencetak sembilan gol ke gawang Bangladesh dalam laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Baca Juga
Malaysia sebenarnya menutup fase grup dengan kemenangan telak 6-0 atas Singapura. Hasil tersebut sempat membuat Harimau Malaya berada di posisi teratas klasemen dan berpeluang besar melaju ke final.
Namun, situasi berubah setelah di pertandingan lainnya Timnas Indonesia menghancurkan Bangladesh dengan skor 9-2.
Baca Juga
Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi tujuh poin serta memiliki selisih gol +7. Skuad Garuda berhak melaju ke final karena unggul dalam jumlah gol yang dicetak, yakni 11 berbanding sembilan milik Malaysia.
Drama semakin terasa karena para pemain Malaysia sempat merayakan kemenangan atas Singapura. Mereka mengira tiket final sudah berada di tangan.
Baca Juga
Beberapa menit kemudian, kabar Indonesia mencetak gol kesembilan membuat suasana berubah. Selebrasi pemain Malaysia berganti menjadi kekecewaan.
Paulo Josue mengakui para pemain Malaysia sudah merasa tugas mereka selesai setelah menghancurkan Singapura.
"Saya pikir tugas telah diselesaikan, apa yang telah kami rencanakan untuk pertandingan ini, Anda tahu, bahkan untuk kompetisi ini," kata Paulo Josue saat jumpa pers seusai pertandingan pada Kamis (1/10/2026).
"Kami mengharapkan permulaan yang baik melawan Bangladesh, lalu pertandingan yang sengit melawan Indonesia Dan hari ini adalah pertandingan di mana kami perlu mencetak gol dan memenangkan pertandingan," tambahnya.
Meski Malaysia mampu mencetak enam gol, hasil tersebut ternyata belum cukup untuk membawa mereka ke final. Paulo Josue pun mengaku sulit mempercayai Indonesia bisa mencetak sembilan gol dalam satu pertandingan.
"Kami mencetak banyak gol tetapi sayangnya itu tidak cukup, Sepertinya, dilihat, sangat sulit untuk mempercayai bahwa lawan (Indonesia) telah kebobolan 9 gol dalam turnamen seperti itu, tetapi memang begitulah adanya."
"Jadi kami harus tetap menegakkan kepala dan kemudian menghadapi pertandingan berikutnya serta mencoba menyelesaikannya sebaik mungkin yang kami bisa," tambahnya.
Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, juga mengapresiasi penampilan anak asuhnya saat menghadapi Singapura. Namun, dia tidak bisa menyembunyikan kekecewaan setelah Malaysia gagal melaju ke final.
"Saya ingin memberi selamat kepada pemain kami, kami menginginkan laga semacam ini yang memberikan perasaan senang bahwa kami bisa melanjutkan perjalanan," kata Tan Cheng Hoe.
"Sebagai pelatih, saya bangga dengan hasil yang diraih ini, mencetak sejarah dengan mengalahkan Singapura lewat skor besar."
"Tentunya di saat bersamaan, kami juga sedih karena tidak bisa melaju ke final," tambahnya.
Sementara itu, Timnas Indonesia memastikan tiket ke final FIFA ASEAN Cup 2026 dan akan menghadapi Thailand pada partai puncak yang dijadwalkan berlangsung pada 5/10/2026.
![]()
Tragis, Timnas Indonesia Ciptakan Sejarah Kelam untuk Pelatih Bangladesh
Pelatih Timnas Bangladesh, Thomas Dooley, mengakui kekalahan 2-9 dari Timnas Indonesia pada FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi kekalahan terbesar sepanjang 25 tahun karier kepel

VIVA.co.id
3 Oktober 2026