Reaksi FIFA usai Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Sebut Garuda Resmi Jadi Raja Asia Tenggara - Viva

Jakarta, VIVA – Timnas Indonesia akhirnya menorehkan sejarah setelah keluar sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai menaklukkan Thailand dalam laga final yang berlangsung dramatis di Jakarta.
Baca Juga
FIFA pun memberikan reaksi khusus terhadap keberhasilan skuad Garuda dengan menyebut Indonesia sebagai raja Piala ASEAN.
“Indonesia dinobatkan sebagai raja Piala ASEAN,” demikian pernyataan FIFA setelah pertandingan.
Baca Juga
Gelar tersebut diraih Indonesia setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti dalam pertandingan yang berakhir 2-2 hingga babak perpanjangan waktu.
Keberhasilan tersebut terasa semakin spesial karena Indonesia sebelumnya melewati periode panjang tanpa mampu menaklukkan Thailand.
Baca Juga
Sudah delapan pertandingan dan sekitar satu dekade sejak terakhir kali Garuda meraih kemenangan atas rival kuatnya tersebut.
Namun, Timnas Indonesia justru mengakhiri catatan buruk itu pada pertandingan paling menentukan.
Pasukan Garuda menaklukkan Thailand di final dan memastikan diri sebagai penguasa baru sepak bola Asia Tenggara dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026.
Pertandingan berlangsung ketat sejak menit pertama dengan Indonesia lebih agresif menguasai bola.
Sementara itu, Thailand memilih bermain lebih dalam sambil menunggu kesempatan melakukan serangan balik.
Kebuntuan baru pecah menjelang berakhirnya waktu normal setelah Thailand harus bermain dengan 10 orang.
Nicholas Mickelson menerima dua kartu kuning dalam tempo sekitar lima menit sehingga membuat situasi pertandingan berubah.
Indonesia kemudian membuka keunggulan pada menit ke-84 lewat tendangan bebas Dean James.
Bola yang sempat mengenai pemain Thailand, Iklas Sanron, berubah arah dan membuat kiper Saranon Anuin tidak mampu melakukan penyelamatan.
Thailand ternyata tidak menyerah begitu saja meski kehilangan satu pemain.
Hanya tiga menit berselang, Iklas Sanron membayar kesalahannya dengan mencetak gol spektakuler untuk membuat skor menjadi 1-1.
Drama semakin menjadi-jadi ketika pertandingan berlanjut ke babak tambahan.
Thailand bahkan mampu membalikkan keadaan melalui Peeradol Chamrasamee pada menit ke-111 setelah memanfaatkan umpan Anan Yodsangwal.
Timnas Indonesia kembali menunjukkan mentalitas luar biasa ketika berada dalam posisi tertinggal.
Elkan Baggott menyelamatkan Garuda lewat gol pada menit ke-116 setelah tembakannya menghantam bagian bawah mistar sebelum masuk ke gawang Thailand.
Golnya membuat kedudukan berubah menjadi 2-2 sekaligus memaksa penentuan juara dilakukan melalui adu penalti.
Pada fase inilah Emil Audero muncul sebagai salah satu tokoh utama kemenangan Indonesia.
Kapten Thailand, Sarach Yooyen, gagal menuntaskan penalti ketiga timnya sebelum Audero menggagalkan eksekusi Nattapong Sayriya.
Penyelamatan tersebut memastikan Indonesia memenangi adu penalti dan berpesta di hadapan publik sendiri.
Garuda akhirnya mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup 2026 setelah melewati salah satu final paling dramatis di turnamen tersebut.
Keberhasilan tersebut juga melengkapi perjalanan penuh drama Indonesia sepanjang kompetisi.
Sebelum mencapai final, Garuda bahkan harus mencetak sembilan gol ketika menghadapi Bangladesh untuk memastikan tiket ke partai puncak setelah bersaing ketat dengan Malaysia.
FIFA sebelumnya mencatat Indonesia menjadi tim paling produktif di fase grup setelah kemenangan 9-2 atas Bangladesh.
Pada akhirnya, perjalanan yang penuh tekanan itu ditutup dengan kemenangan atas Thailand dan trofi juara di Jakarta. (ecp)
![]()
5 Rekor Pecah usai Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kutukan 35 Tahun Akhirnya Tamat
Timnas Indonesia mencetak sejarah usai juara FIFA ASEAN Cup 2026. Lima rekor pecah, termasuk berakhirnya kutukan 35 tahun melawan Thailand di partai final.

VIVA.co.id
5 Oktober 2026